Advertisement

Mendagri Ingatkan Daerah Jangan Terlena Meski Inflasi Nasional Terkendali

BANTEN
Sabtu, 18 Mei 2024  23:00
Mendagri Ingatkan Daerah Jangan Terlena Meski Inflasi Nasional Terkendali
 

AliansiNews.ID-Jakarta , Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengingatkan pemerintah daerah (Pemda) agar tidak terlena meski inflasi nasional terkendali sebesar 3,05 persen secara year on year pada Maret 2024. Pemda tetap perlu waspada mengingat angka inflasi di masing-masing daerah masih beragam, sehingga upaya pengendalian perlu terus dilakukan.

“Kita jangan terlena dengan angka ini, karena inflasi dari bulan ke bulan, Februari ke Maret itu adalah 0,52 persen,” ujar Mendagri saat memimpin Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah di Gedung Sasana Bhakti Praja (SBP) Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Senin (29/4/2024).

Advertisement

Dia menilai, kenaikan inflasi dari Februari ke Maret 2024 tersebut merupakan dampak dari momen Ramadan dan Idulfitri yang membuat permintaan terhadap barang meningkat. Selain itu, situasi global seperti adanya perang Rusia dengan Ukraina dan konflik di Timur Tengah juga turut mempengaruhi pola supply dan demand di tingkat internasional.

Lebih lanjut, Mendagri mengungkapkan, tak sedikit daerah yang saat ini angka inflasinya masih di atas 3,05 persen. Dirinya pun memberikan atensi terhadap daerah-daerah yang inflasinya tinggi agar segera melakukan langkah pengendalian.

Mendagri membeberkan sejumlah provinsi, kabupaten, dan kota yang saat ini inflasinya tinggi. Di tingkat provinsi, yakni Papua Barat, Gorontalo, Papua Tengah, Sumatera Barat, Jambi, Sulawesi Utara, Papua Selatan, Sumatera Utara, Bali, dan Nusa Tenggara Barat. Kemudian kabupaten tertinggi, yakni Minahasa Selatan, Tolitoli, Pasaman Barat, Labuhanbatu, Minahasa Utara, Gorontalo, Kerinci, Rembang, Nabire, dan Kampar. Kemudian di tingkat kota, yakni Sibolga, Padangsidimpuan, Bekasi, Gunungsitoli, Pematangsiantar, Ternate, Medan, Tangerang, Dumai, dan Batam.

Advertisement Jaro Ade

Di lain sisi, Mendagri juga telah melaporkan kepada Presiden mengenai perkembangan komoditas yang perlu menjadi atensi. Hal itu seperti beras, daging ayam ras, telur ayam ras, jagung, bawang merah, dan cabai. Presiden, kata dia, selalu mengecek perkembangan harga pangan di sejumlah daerah. Pengecekan tersebut akan terus berlangsung, sehingga perlu menjadi perhatian Pemda.

Selain itu, lanjut Mendagri, Presiden menyampaikan ucapan terima kasih karena saat ini hampir semua kepala daerah memahami persoalan inflasi dan cara mengendalikannya. “Nah ini karena ada rakor-rakor kita minggu seperti ini, sekaligus bisa di-update terus menerus [perkembangannya] karena [inflasi] sangat dinamis,” jelas Mendagri( MAN)

Advertisement

TAG:
mendagri-presiden-inflasi-

Berita Terkait
1
2
3
4
5
6
7

KIM bantah tawari PKS posisi cawagub untuk Ridwan Kamil

Politik   Rabu, 19 Jun 2024  17:11

Patahkan omongan Menko PMK soal korban judi online dapat bansos, Jokowi: Enggak ada!

Nasional   Rabu, 19 Jun 2024  14:49

Kantor pelayanan Pajak Pratama Kotabumi Lakukan Penyembelihan Hewan Kurban Pada Idul Adha 2024..

Lampung   Rabu, 19 Jun 2024  14:33

Jaro Ade minta APDESI Kabupaten Bogor jaga kekompakan saat pemilihan ketua

Bogor Raya   Rabu, 19 Jun 2024  14:23

Jokowi tinjau program Pompanisasi sawah tadah hujan di Klaten

Nasional   Rabu, 19 Jun 2024  13:10
Musholla At-Taqwa Qurban Satu Ekor Sapi, Tujuh Ekor Kambing
Karena jalani ilmu kebatinan, seorang ayah tega gorok anaknya yang masih balita
Mobil mewah Porsche seruduk truk di Tol Dalam Kota, pengemudi tewas
Kapolres OKI AKBP Hendrawan Susanto, SH, SIK Bedah rumah  milik warga desa adat Darma Karti Cahaya Mas Kec. Mesuji Makmur

PJ Bupati Bogor perintahkan Inspektorat tindak lanjuti temuan pungli di ratusan sekolah

BOGOR RAYA   Rabu, 19 Jun 2024  09:46

Gunung Semeru alami erupsi pagi ini

PERISTIWA   Rabu, 19 Jun 2024  09:24

Merapi muntahkan awan panas sejauh 1.500 meter, masyarakat diminta waspada

PERISTIWA   Rabu, 19 Jun 2024  08:56

Serentak Tayang 20 Juni di 35 Kota, Nurdin Ajak Masyarakat Tonton Film LAFRAN

BANTEN   Rabu, 19 Jun 2024  08:36

15 personel Polrestabes Medan DPO, ada yang desersi dan terlibat perampokan

HUKUM   Rabu, 19 Jun 2024  02:44

Lembaga Garuda Sakti (LGS) DPD Sukabumi Gelar Menyembelih Hewan Qurban di Hari Raya Idul Adha..

JABAR   Selasa, 18 Jun 2024  22:35

Terekam CCTV serang warga di Tangerang, 50 anggota geng motor diburu polisi

HUKUM   Selasa, 18 Jun 2024  22:35

Pria ngamuk dan tusuk empat orang saat malam Takbiran, dua tewas

BOGOR RAYA   Selasa, 18 Jun 2024  22:14

Dua ormas bentrok di Pasar Minggu Jaksel, langsung dirujak netizen

PERISTIWA   Selasa, 18 Jun 2024  21:46

Gempa darat Magnitudo 2,5 guncang Cianjur Jawa Barat

PERISTIWA   Selasa, 18 Jun 2024  21:20

Identitas jambret di CFD Jakarta yang terpotret kamera sudah dikantongi polisi

HUKUM   Selasa, 18 Jun 2024  18:51

OPM masih meneror Bibida - Papua Tengah, TNI ungsikan warga ke gereja

INFO PAPUA   Selasa, 18 Jun 2024  18:08

Jemaah haji Indonesia yang wafat di tanah suci sebanyak 142 orang

NASIONAL   Selasa, 18 Jun 2024  16:50

Buru pelaku pengeroyokan bos rental di Sukolilo - Pati, Polda Jateng bentuk tim khusus

HUKUM   Selasa, 18 Jun 2024  15:30

Wajah jambret di CFD Jakarta terekam jelas, polisi masih memburunya

HUKUM   Selasa, 18 Jun 2024  14:27

Banjir di Sorong Selatan akibatkan tiga kampung terendam, warga mengungsi ke hutan

INFO PAPUA   Selasa, 18 Jun 2024  13:23

Stres disebut penyebab hewan kurban ngamuk. Kenapa dan bagaimana mencegahnya?

PERISTIWA   Selasa, 18 Jun 2024  12:27

Relawan sosialisasikan dan mantapkan barisan dukung Jaro Ade sebagai calon Bupati Bogor

BOGOR RAYA   Selasa, 18 Jun 2024  11:00

Gegara gagal menyalip, penumpang ojol tewas terlindas bus di Jalan Raya Bogor

PERISTIWA   Selasa, 18 Jun 2024  10:39

Di Sleman, 2 bocah kena tendang sapi kurban yang lepas hingga sejauh 3 km

PERISTIWA   Selasa, 18 Jun 2024  01:04
Selengkapnya