Kawal Kasus Koni Massa Bakar Ban Di Depan Gedung Kejati, BPAN Sumsel: Kejati Sudah Benar Namun Perlu Diuji Berkeadilan.

Kawal Kasus Koni Massa Bakar Ban Di Depan Gedung Kejati, BPAN Sumsel: Kejati Sudah Benar Namun Perlu Diuji Berkeadilan.
Foto: Kejaksaan Tinggi Sumsel.
SUMSEL
Selasa, 29 Ags 2023  07:15

PALEMBANG, Aliansinews – 

Ratusan Massa yang tergabung dari beberapa penggiat anti korupsi atau Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) mendatangi Kantor Kejati Sumsel, dalam orasinya meraka menuntut agar Kejati Sumsel mengusut tuntas kasus Koni Sumsel yang tengah berjalan. Dalam aksi unjuk rasa juga massa sempat membakar ban lantaran ungkapan kekesalan dan perlu menguji keadilan dalam menuntaskan kasus ini.

Dalam pantauan media online Aliansinews dilapangan, bahwa di luar pagar Gedung Kejati Sumsel membumbung asap hitam berasal dari ban yang dibakar sempat menghalangi pandangan mata antara pihak pendemo dan aparat penegak hukum, walaupun sedikit panas demo yang dijaga ketat ratusan petugas kepolisian dan pihak kejaksaan ini berjalan dengan damai. 

Baca juga: Diancam Mau Dibunuh Oknum Polisi, Warga Muara Enim Trauma Satu Bulan Tinggalkan Rumah.

Dalam orasinya, Syamsudin Djoesman Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Lembaga Aliansi Indonesia (LAI) Badan Penelitian Aset Negara (BPAN) Provinsi Sumatera Selatan menilai bahwa penegak hukum Kejati Sumsel itu berjalan dalam rel hukum sudah benar namun belum teruji berkeadilan, untuk itu LAI BPAN Sumsel meminta Kejati Sumsel harus berani mengungkap siapa dalang dibalik permasalahan ini. 

“Kami perwakilan dari Lembaga Aliansi Indonesia, Badan Penelitian Aset Negara, hari angkat bicara kami mendukung sepenuhnya program Kejaksaan Tinggi dalam hal ini Kejaksaaan Tinggi Sumatera Selatan sudah kami anggap benar tapi belum berkeadilan, kenapa belum berkeadilan, ungkap kasus ini sebenar-benarnya, siapa dalang dibalik semua ini. itu permintaan kami berkumpul disini, maka pembakaran ban ini adalah simbol bahwasannya kami datang kesini dalam keadaan marah, marah bukan berarti jahat namun kami cinta dan sayang kepada Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan,“ tegas Syamsudin saat menyampaikan orasi di depan Gedung Kejati Sumsel, Senin (28/08/23).

Sementara disela-sela aksi pengunjuk rasa, Ruben Alqatiri perwakilan dari Nasional Corruption Watch (NCW).SCW.GARDA API.LAAGI.GPS.LSM Grebek.LSM OBOR.RIB SS..dll menuturkan, kedatangan massa aksi ke Kejati Sumsel, untuk mendukung Kejati Sumsel dalam pemberantasan korupsi di Sumatera Selatan selain itu terhadap kasus Koni Sumsel harus dibuka secara transparan, adil dan tidak ada interpensi siapapun didalamnya. 

Baca juga: Pengelolaan Dana BOS di SMP Xaverius Diduga Jadi Ajang Korupsi.

“Agar kami masyarakat ini merasa keadilan itu memang adil dan kami meminta seluruh laporan kami dari Lembaga LSM untuk di proses jangan ada tebang pilih kasus kasus yang akan terbit di Kejati. Serta kami minta bahwa pejabat kejaksaan yang lagi viral belum lagi melaporkan harta kekayaan sebagai pejabat publik, dan ini bentuk etik pejabat publik menciderai kepercayaan publik terhadap Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan,” ungkap Ruben. 

Hal:
1
2
Berikutnya
Formasi Indonesia Satu Jaro Ade
TAG:
Kejati dukung aksi korupsi
Berita Terkait
Selengkapnya