Advertisement

Kasus Dugaan Korupsi Sertifikat Lahan di Mijen Semarang Masih Berlanjut, Sebanyak 13 Saksi di Panggil Polda Jateng

SOLO RAYA
Kamis, 20 Apr 2023  09:07
Kasus Dugaan Korupsi Sertifikat Lahan di Mijen Semarang Masih Berlanjut, Sebanyak 13 Saksi di Panggil Polda Jateng
Foto: Istimewa (dok)

SEMARANG – Penyidik Subdirektorat Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jateng terus mengusut dugaan perkara korupsi yang tak kunjung usai itu. 

Diberitakan sebelumnya, terkait kasus dugaan korupsi yang terjadi di BPKAD Kota Semarang dilakukan penyelidikan Dit Reskrimsus Polda Jateng setelah menerima aduan dari Aliansi di Kota Semarang.

Advertisement

Data yang dihimpun, Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Tengah masih terus mengusut kasus dugaan korupsi seputar sertifikasi lahan di wilayah Kecamatan Mijen, Kota Semarang.

Kemudian soal kasus itu yang dipersoalkan perihal kegiatan pensertifikatan tanah fasum, fasos dan utility dari PT. KAL kepada Pemkot Semarang sebanyak 8 bidang yang lokasinya berada di Kecamatan Mijen, Kota Semarang.

Advertisement Jaro Ade

Perkembangan yang saat ini dilakukan, terkait jalannya kasus ada sejumlah belasan saksi dipanggil dan dimintai keterangan termasuk mantan Wali Kota Semarang Sukawi Sutarip hari ini, beberapa waktu lalu. 

“Iya, kita klarifikasi kepada siapapun yang ada kaitannya. Saksi ada tambahan-tambahan ada 13 saksi (yang sudah diperiksa). Semua pihak yang terkait kami cek dan klarifikasi, kan belum jelas siapa-siapanya makanya kita klarifikasi. Intinya kasus ini tetap dilanjutkan,” Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jateng Kombes Pol Dwi Subagio, Rabu petang via WhatsApp. 

Baca juga:
Kasus Suap Seleksi Perdes Jebloskan 8 Kades di Demak, Jual Beli Jabatan Sampai Tingkat Kini..
Kantor Bupati Karanganyar di Geruduk Warga, Kisruh Soal BUMDes Berjo Minta di Usut Sampai Tuntas..
Terjerat Kasus Suap, Dari Kepala Satpol PP Sampai Kepala Bapenda di Tetapkan jadi Tersangka...
Soal Kasus Polisi yang Jadi Calo Penerimaan Bintara Polri di Jateng, Penyetor Ada Yang Capai..

Salah satu saksi yang sedianya akan memberikan keterangan kepada penyidik, yakni Paulus Iwan Budi Prasetyo urung hadir. Sedianya dijadwalkan pada Kamis 25 Agustus 2022, Iwan tak hadir. Keluarga melaporkannya hilang, sehari sebelumnya.

Advertisement

Setelah dilakukan berbagai pencarian, ternyata ditemukan sudah meninggal dunia di Kawasan Marina Kota Semarang pada 8 September 2022. Kondisinya hangus terbakar dan kepalanya hingga saat ini belum ditemukan. Sepeda motor Iwan dan aneka barang lain juga ditemukan di dekat Tempat Kejadian Perkara (TKP) penemuan jenazah itu. Polisi memastikan kondisi jenazah hangus terbakar tak utuh itu adalah Iwan Budi dari hasil pemeriksaan DNA. (sin/ren) 

TAG:
kasus
sertifikat
korupsi
semarang

Berita Terkait
1
2
3
4
5
6
7

Mobil jeblos ke dalam septic tank di Depok, gimana ceritanya?

Peristiwa   Rabu, 26 Jun 2024  01:01

Promosikan judol, 5 selebgram asal Banten ditangkap

Hukum   Rabu, 26 Jun 2024  00:15

Pastikan tidak ada aplikasi Judol, Benyamin Sidak Ponsel ASN

Banten   Selasa, 25 Jun 2024  23:41

Kementerian Kominfo dan BSSN mestinya dipimpin orang yang kompeten

Nasional   Selasa, 25 Jun 2024  22:48

Sultan Iskandar Mahmud Badaruddin Menjadi Narasumber Utama dalam Musyawarah Wilayah Forkomnas..

Sumsel   Selasa, 25 Jun 2024  21:20
Sultan Palembang Apresiasi Polda Sumsel Sebagai Juara Kedua Layanan Masyarakat Bidang Kesehatan Nasional dalam rangka hari bhayangkara ke 78
Mengenal `Brain Cipher`, ransomware yang lumpuhkan Pusat Data Nasional
Waka BSSN Komjen Putu Jayan Menghadiri Kegiatan Tabur Bunga Sebagai Rangkaian HUT Bhayangkara Ke-78
PPP tunjuk Elly Yasin maju di Pilbup Bogor, Jaro Ade sampaikan apresiasi

Nama Aliansi Indonesia dicatut dalam plang di Cibeber 1 - Bogor, Ini penjelasannya

BOGOR RAYA   Selasa, 25 Jun 2024  15:10

Baksos dan Bansos Serentak, Polda Sumsel Serahkan Bantuan Bedah Rumah, Berikan Layanan Kesehatan..

SUMSEL   Selasa, 25 Jun 2024  14:01

DPD REI Sumsel Hadiri Bansos dan Baksos Serentak di Hari Bhayangkara ke-78

SUMSEL   Selasa, 25 Jun 2024  13:56

Kodim 0418/Palembang Komsos Bersama Aparatur Pemerintah Sinergi Mengantisipasi Dampak Perubahan..

SUMSEL   Selasa, 25 Jun 2024  13:51

Banyak janda baru di Cianjur akibat judol

HUKUM   Selasa, 25 Jun 2024  11:39

Oknum polisi di Sumbar diduga tewaskan seorang anak dan siksa anak lainnya

PPA & TPPO   Selasa, 25 Jun 2024  09:57

Catat! Jadwal dan Rute DAMRI ke Bandara Soekarno-Hatta, Lengkap dengan Tarifnya 2024

BANTEN   Selasa, 25 Jun 2024  08:45

Percepatan Penurunan Stunting, Kejari Kabupaten Tangerang bangun 25 Jamban sehat di Teluk..

BANTEN   Selasa, 25 Jun 2024  08:13

Oknum Panwascam Muara Telang Diduga Pungli Rekrutmen PKD

SUMSEL   Selasa, 25 Jun 2024  07:23

Tiga Kelurahan Pemenang Lomba Kelurahan Terbaik Tingkat Kota Tangerang Tahun 2024

BANTEN   Selasa, 25 Jun 2024  07:18

Pj Bupati Lepas Kontingen Kabupaten Tangerang ke Peparpeda VIII Banten

BANTEN   Senin, 24 Jun 2024  23:09

Kasus korupsi pengadaan LNG, eks Dirut Pertamina Karen Agustiawan divonis 9 tahun

TIPIKOR   Senin, 24 Jun 2024  20:35

Pemkab OKU Timur Hadiri Penutupan Rapat Paripurna Ke-48 DPRD OKU TIMUR

OKU TIMUR   Senin, 24 Jun 2024  19:18

Diduga periksa anak di bawah umur tanpa pendampingan, begini kata pihak Polsek Cibungbulang..

BOGOR RAYA   Senin, 24 Jun 2024  18:54

Di Delanggu - Klaten, cucu tega habisi nenek karena ngiler kuasai harta

HUKUM   Senin, 24 Jun 2024  18:37

433 jemaah haji Kota Tangerang tiba di Asrama Haji Provinsi Banten Hotel Grand El Hajj Cipondoh..

BANTEN   Senin, 24 Jun 2024  17:33

Pusat Data Nasional masih disandera, Hacker minta tebusan Rp 132 Miliar

NASIONAL   Senin, 24 Jun 2024  17:32

Pengadilan Tinggi Jakarta batalkan putusan bebas Hakim Agung non aktif Gazalba Saleh

TIPIKOR   Senin, 24 Jun 2024  14:43

Sudah ditangkap, pemasok narkoba Virgoun ternyata salah satu kru dari band pengiringnya

HUKUM   Senin, 24 Jun 2024  13:42

Alwi Jaya Terpilih sebagai Formateur Ketua Umum HMI Palopo Periode 2024/2025

LUWU UTARA   Senin, 24 Jun 2024  12:11
Selengkapnya