Advertisement

Kasus ART di bawah umur lompat dari rumah majikan, 3 orang jadi tersangka

PPA & TPPO
Kamis, 06 Jun 2024  09:21
Kasus ART di bawah umur lompat dari rumah majikan, 3 orang jadi tersangka
Foto: Polisi menggelar konferensi pers terkait kasus asisten rumah tangga (ART) lompat dari lantai 3 rumah majikannya di Perumahan Cimone Permai, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, Banten, Rabu 6 Juni 2024.

Buntut kasus asisten rumah tangga (ART) lompat dari lantai 3 rumah majikannya di Perumahan Cimone Permai, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, Banten, Polisi menetapkan tiga orang menjadi tersangka.

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Zain Dwi Nugroho mengatakan, tiga tersangka adalah J (36) berperan sebagai penyalur jasa korban.

Advertisement

Kemudian tersangka kedua berinisial K (42), berperan membantu membuat kartu tanda penduduk (KTP) palsu nama korban dengan mendapat imbalan uang Rp 300.000.

"Tersangka yang ketiga adalah inisial L. L adalah majikan tempat korban bekerja. Di samping itu, L diduga telah melakukan kekerasan fisik dan psikis terhadap korban, sehingga korban tertekan dan berusaha kabur," ujar Kombes Pol Zain saat di RSU Kabupaten Tangerang, Rabu (5/6/2024).

Advertisement Jaro Ade

Polisi menetapkan tiga orang tersangka tersebut berdasarkan hasil gelar perkara mulai dari proses penyelidikan, penyidikan, hingga barang bukti yang dikumpulkan.

Zain menyatakan dalam kasus tersebut pihaknya masih melakukan pengejaran dua pelaku lain.

Baca juga:
ART di bawah umur yang lompat dari lantai 3 rumah majikan, meninggal dunia di RS
Kasus eksploitasi anak di Tangerang, penyalur ART jadi tersangka
Dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di bawah umur diungkap orangtua korban
Polres Metro Jaksel Bongkar Sindikat Perdagangan Orang di Apartemen Kalibata City

"Kemudian yang terakhir kami juga sedang mengejar dua orang lagi yang diduga terlibat dalam tindak pidana, yaitu atas nama RT dan AN, ini sedang kita kerjar, nanti perkembangannya akan kita sampaikan," ucapnya.

Advertisement

Dia menyatakan, tersangka bakal dijerat dengan pasal berlapis, baik kekerasan terhadap anak maupun tindak pidana perdagangan orang atau TPPO.

Pasal yang disangkakan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) atau sekaligus eksploitasi terhadap anak, kemudian kekerasan fisik atau psikis dalam rumah tangga, kemudian pemalsuan surat atau akta autentik berupa KTP yang isinya tidak sesuai dengan fakta. Usia korban seharusnya 16 tahun, tetapi di dalam KTP dituakan menjadi 21 tahun," jelas Zain. 

1
2
Berikutnya
TAG:
tppo
eksploitasi anak
kota tangerang

Berita Terkait
1
2
3
4
5
6
7

Pj Bupati Lepas Kontingen Kabupaten Tangerang ke Peparpeda VIII Banten

Banten   Senin, 24 Jun 2024  23:09

Kasus korupsi pengadaan LNG, eks Dirut Pertamina Karen Agustiawan divonis 9 tahun

Tipikor   Senin, 24 Jun 2024  20:35

Pemkab OKU Timur Hadiri Penutupan Rapat Paripurna Ke-48 DPRD OKU TIMUR

OKU Timur   Senin, 24 Jun 2024  19:18

Diduga periksa anak di bawah umur tanpa pendampingan, begini kata pihak Polsek Cibungbulang..

Bogor Raya   Senin, 24 Jun 2024  18:54

Di Delanggu - Klaten, cucu tega habisi nenek karena ngiler kuasai harta

Hukum   Senin, 24 Jun 2024  18:37
433 jemaah haji Kota Tangerang tiba di Asrama Haji Provinsi Banten  Hotel Grand El Hajj Cipondoh Kota Tangerang.
Pusat Data Nasional masih disandera, Hacker minta tebusan Rp 132 Miliar
Pengadilan Tinggi Jakarta batalkan putusan bebas Hakim Agung non aktif Gazalba Saleh
Sudah ditangkap, pemasok narkoba Virgoun ternyata salah satu kru dari band pengiringnya

Alwi Jaya Terpilih sebagai Formateur Ketua Umum HMI Palopo Periode 2024/2025

LUWU UTARA   Senin, 24 Jun 2024  12:11

Sebut-sebut Taylor Swift dan Coldplay, Jokowi soroti rumitnya perizinan event di Indonesia..

NASIONAL   Senin, 24 Jun 2024  12:02

Sekjen DPW IWO Indonesia Pertanyakan Anggaran & Azas Manfaat Sosialisasi Akbar KPU Prabumulih..

SUMSEL   Senin, 24 Jun 2024  11:58

Tak hadir di Sidang Praperadilan Pegi Setiawan, pihak Polda Jabar dituding mengulur-ulur waktu..

HUKUM   Senin, 24 Jun 2024  10:55

Kapolda Sumsel Pimpin Upacara Ziarah dan Tabur Bunga di TMP Ksatria Ksetra Siguntang

SUMSEL   Senin, 24 Jun 2024  09:50

Dalam Rangka HUT ke-6, Pokja Wartawan Jalin Silaturahmi dengan Mancing Bareng

BOGOR RAYA   Senin, 24 Jun 2024  08:58

Kisruh konser Lentera Festival karena band belum dibayar, Polisi buru panitia

PERISTIWA   Senin, 24 Jun 2024  08:34

Haha! Maling tanaman hias langka tertangkap gegara motor ketinggalan

HUKUM   Senin, 24 Jun 2024  04:56

Penonton konser Lentera Festival di Tangerang ngamuk bakar panggung utama, ini penyebabnya..

PERISTIWA   Senin, 24 Jun 2024  04:25

Joki tong setan bakar tuyul rumah hantu gegara kesal utang tak kunjung dibayar

PERISTIWA   Senin, 24 Jun 2024  01:50

PKS resmi usung Sohibul Iman di Pilgub Jakarta 2024, wakilnya tunggu koalisi

POLITIK   Minggu, 23 Jun 2024  22:10

Kontak senjata di Sorong, Satgas TNI berhasil kuasai markas OPM

INFO PAPUA   Minggu, 23 Jun 2024  21:33

Bukan Anies Baswedan, PKS usung sosok ini sebagai bakal calon Gubernur Jakarta

POLITIK   Minggu, 23 Jun 2024  20:22

Kasus Vina Cirebon, PN Bandung siapkan pengamanan dan pastikan sidang prapreadilan independen..

HUKUM   Minggu, 23 Jun 2024  19:36

3 pemuda asal Jakarta tewas dalam kecelakaan di Tol Cipularang km 76

PERISTIWA   Minggu, 23 Jun 2024  16:48

Ridwan Kamil: Jakarta butuh perubahan, butuh pemimpin yang imajinatif

POLITIK   Minggu, 23 Jun 2024  16:16

Peringati Hari Lingkungan Hidup, Dr. Nurdin Kunjungi TPA Rawa Kucing

BANTEN   Minggu, 23 Jun 2024  16:13

Tanri Abeng, Manajer 1 Miliar itu telah berpulang

PERISTIWA   Minggu, 23 Jun 2024  15:20

Bau busuk dan resahkan warga, Satpol PP Kabupaten Bogor tutup TPA ilegal di Rumpin

BOGOR RAYA   Minggu, 23 Jun 2024  14:27

Viral! Dua pemuda tarung bebas di Ternate, sekali pukul lawan KO dan tewas

PERISTIWA   Minggu, 23 Jun 2024  13:26
Selengkapnya