Istri alm. Dul Kosim masih mengganjal soal Pengacara dan mengalami trauma

Istri alm. Dul Kosim masih mengganjal soal Pengacara dan mengalami trauma
Foto: Muimah didampingi keluarga dan Agustinus Gultom dari LAI saat memberikan kuasa di kantor pengacara Fitriyanti Dian di Bambu Apus - Cipayung, Jakarta Timur (03/10/2023)
HUKUM
Kamis, 05 Okt 2023  13:24

Muimah, istri dari Dul Kosim, masih merasa mengganjal bahkan cenderung trauma terkait pengacara yang pertama mendampinginya terkait kasus almarhum suaminya. 

Hal itu kembali diungkapkan oleh Muimah kepada Fitriyanti Dian dan tim kuasa hukumnya saat berkunjung ke rumah kontrakan Muimah di Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara, Rabu (04/10/2023). 

Muimah dan keluarganya pada dasarnya sudah mengikhlaskan kepergian Dul Kosim. Terhadap para tersangka pelaku pun Muimah juga tidak mau lagi mempermasalahkan dan juga tidak ingin lebih memberatkan. Muimah dan para tersangka telah saling memaafkan. 

Baca juga: Babak baru kasus Dul Kosim, sang Istri cabut kuasa dari pengacara dan menguasakan ke Pengacara baru

Namun masalah pengacara yang diduga ditunjuk sepihak di salah satu ruangan PMJ tersebut yang belum hilang dari pikirannya dan terus mengganjal. 

"Yang masih menjadi ganjalan bagi Bu Muimah ini ialah beliau yang sehari setelah pemakaman almarhum Dul Kosim didatangkan dari kampungnya di Bangkalan - Madura dengan tujuan yang disampaikan adalah untuk melihat ke-7 pelaku yang sudah ditahan oleh Polda Metro Jaya, namun sesampai di Polda beliau harus menanda tangani sejumlah berkas di antaranya surat kuasa kepada pengacara saudara Ramzy Brata Sungkar," Fitriyanti Dian menjelaskan. 

Muimah juga tidak faham betul dan tidak ingat berkas-berkas apa saja yang dia tanda tangani di Polda Metro Jaya saat itu. 

"Begitupun dengan bingkisan yang isinya sejumlah uang yang dikatakan sebagai uang kerahiman, beliau tidak tahu persis itu dari siapa. Bu Muimah sebagai orang yang sangat awam hukum serta masih dalam suasana berduka ya tidak bisa berbuat apa-apa selain nurut dan menerima," imbuh Dian. 

Baca juga: Polisi pastikan proses laporan dugaan malpraktek di RS Kartika Husada Bekasi

Kemudian setelah pertemuan di Polda Metro Jaya, Ramzy selaku pengacara belum pernah sekalipun menemui atau mengunjungi Muimah, dan hanya berkomunikas via telpun dan pesan Whatsapp. Anehnya tidak lama menerima kuas, Ramzy malah melakukan ibadah umroh dan terkesan meninggalkan Muimah.

Yang membuat trauma ialah selama komunikasi via telpun dan pesan Whatsapp itu, Muimah bukannya mendapatkan rasa aman dan nyaman dari pengacaranya, namun justru merasakan tekanan baru, termaksud  mempengaruhi Muimah untuk tidak lagi berkomunikasi dengan LAI sebagai penerima kuasa awa. Hal ini justru menjadi tanda tanya keluarga korban.

Hal:
1
2
Berikutnya
Formasi Indonesia Satu Jaro Ade
TAG:
dul kosim
fitriyanti dian
polda metro
Berita Terkait
Selengkapnya