Diskusi Publik Forum Masyarakat Berdaya Sumsel Kampanyekan Pemilu Damai 2024 Anti Anarkisme dan Anti Kekerasan

Diskusi Publik Forum Masyarakat Berdaya Sumsel Kampanyekan Pemilu Damai 2024 Anti Anarkisme dan Anti Kekerasan
Foto: Forum Masyarakat berdaya
SUMSEL
Selasa, 28 Nov 2023  11:48

Palembang, Aliansinews-

Forum Masyarakat Berdaya Sumsel gelar Diskusi Publik pada Senin (27/11/2023) di gelar pukul 10.00 WIB bertempat di Jl. Komering Demang Lebar Daun Kec. Ilir Barat I Kota Palembang. Kegiatan yang dihadiri oleh 50 orang aktivis FMB ini mengambil tema "Ciptakan Pemilu 2024 Damai Tanpa Kekerasan dan Tindakan Anarkis", dengan tujuan terciptanya rasa aman dan damai bagi masyarakat.

Kegiatan juga dihadiri oleh para pemateri yaitu Advokat / Praktisi Hukum Sdr. M. JASMADI PASMEINDRA, S.HI, MH, MED, CLMA, CNPHRP; Pengamat Sosial dan Politik Sdri. ELITA AIDILLAH, S.Sos, MA; dan DR. MAULANA, MM Akademisi Pascasarjana Universitas Taman Siswa Palembang,Selasa(28/11/2023).

Baca juga: Sultan Palembang Darussalam hadiri Simposium Guru Penggerak Provinsi Sumatera Selatan 2023.

Dalam sambutannya KI EDI SUSILO selaku Founder FMB menyampaikan, pada 28 November 2023 mendatang, ruang publik akan di penuhi oleh spanduk dan alat peraga kampanye, silahkan laksanakan Demokrasi namun ciptakan pemilu damai anti anarkis dan kekerasan. Selain itu pihaknya berharap siapapun di tahun 2024 pemimpin yang terpilih agar memperhatikan nilai-nilai budaya bangsa dan memperdulikan generasi muda serta tidak ada lagi penyerobatan lahan milik masyarakat. Dengan berpedoman pada pancasila keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Dalam kegiatan ini, pihaknya berharap para peserta dapat ikut mensosialisasikan kepada masyarakat dan generasi millenial untuk menjaga pemilu yang damai, bersih tanpa anarkisme. 

Penyampaian materi dari Pengamat Sosial dan Politik Sdri. ELITA AIDILLAH, S.Sos, MA, seperti yang kita ketahui Demokrasi itu dari rakyat dan untuk rakyat dengan tujuan kesejahteraan. Keberhasilan negara dilihat dari kesejahteraan rakyatnya itu sendiri. Semakin sering terjadi demonstrasi oleh rakyat berarti dapat disimpulkan negara tersebut tidak berhasil mensejahterahkan rakyatnya.

Dalam forum ini mari kita ciptakan Pemilu damai yang anti anarkis dan anti kekerasan, yang tidak menjatuhkan satu sama lain baik secara langsung maupun melalui media sosialsosial akibat penyebaran isu-isu hoaks di masyarakat. 

Baca juga: Support UMKM, Indosat Pasang Puluhan Brandingan Nama Toko-toko.

Penyampaian materi dari Advokat / Praktisi Hukum Sdr. M. JASMADI PASMEINDRA, S.HI, MH, MED, CLMA, CNPHRP, Mayoritas pemilih pada pemilu 2024 mayoritas adalah Gen Z yang rata-rata baru berusia 18 tahun dengan kondisi yang labil. Persoalan kekerasan dan anarkis didasari dari fenomena jiwa dan hati nurani. Namun hati nurani harus di tunjang dengan pengetahuan sehingga pilihan tidak hanya didasari dengan emosi, yang dapat berdampak pada kekerasan dan anarkis akibat perbedaan pilihan.

Minimal tingkatkan pengetahuan tentang berpolitik dalam tingkat keluarga. Dari sisi hukum apapun bentuk anarkisme adalah perbuatan terlarang, bahkan akibat dari ujaran kebencian dapat berdampak pada perbuatan melanggar hukum.

Hal:
1
2
Berikutnya
Formasi Indonesia Satu Jaro Ade
TAG:
Berita Terkait
Selengkapnya