Advertisement

Culik dan Bunuh Pemuda Aceh, Oknum Paspampres Sudah Ditahan

HUKUM
Senin, 28 Ags 2023  17:13
Culik dan Bunuh Pemuda Aceh, Oknum Paspampres Sudah Ditahan
 

Oknum Paspampres, Praka Riswandi Manik (RM) dipastikan sudah dikenakan penahanan dalam kasus penculikan dan pembunuhan pemuda asal Aceh, Imam Masykur. Kasus itu tengah ditangani Pomdam Jaya Jayakarta. 

”Terduga saat ini sudah ditahan di Pomdam Jaya untuk diambil keterangan dan kepentingan penyelidikan,” kata Asintel Danpaspampres Kolonel Kav Herman Taryaman dalam keterangan tertulis, Senin (28/08/2023).

Herman memastikan proses hukum kepada Praka RM dan kawan-kawan akan berjalan transparan. Bila terbukti melakukan pelanggaran, hukuman berat akan diberikan kepada pelaku.

Baca juga:
Curi Rel Kereta Api, Oknum Polisi dan TNI Ditangkap
Menko Polhukam: Panglima TNI dan Kapolri Komitmen Tangani Aparat Diduga Beking Tambang Ilegal..

”Apabila benar-benar terbukti adanya anggota Paspampres melakukan tindak pidana seperti yang disangkakan akan diproses secara hukum sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku, tegas dan transparan,” jelas Herman Taryaman.

Sebelumnya, seorang pemuda berusia 25 tahun bernama Imam Masykur, warga Kecamatan Gandapura, Kabupaten Bireuen, Aceh, dilaporkan meninggal dunia. Korban diculik dan dianiaya sejumlah oknum militer.

Advertisement Jaro Ade

Akun media sosial X (dulu Twitter) bernama @Aceh mengungkapkan, oknum tersebut terdiri atas 3 orang TNI yaitu 1 dari Paspampres dan 2 orang lagi dari satuan Kopassus.

Berdasar informasi dari akun tersebut, kejadian bermula saat korban dilaporkan menghilang dan diduga diculik pada 12 Agustus di kawasan Rempoa, Ciputat Timur, Tangerang Selatan. Setelah itu, keluarga korban mengaku masih menerima telepon dari korban. Saat itu korban menyebutkan sedang dianiaya pelaku yang menjemputnya secara paksa.

Baca juga:
Panglima TNI Siapkan Dokter Forensik Bantu Autopsi Ulang Brigadir J
Ketua Umum LAI: Tidak Ada Tawar Menawar Untuk Pertahanan dan Keamanan, Negara Harus Tegas

Para pelaku juga mengirimkan kepada keluarga korban video penyiksaan yang akhirnya saat ini viral di media sosial. Video pertama memperlihatkan korban dipukul berulang kali di bagian punggung menggunakan benda tumpul. Saat yang bersamaan pelaku mengancam pihak keluarga untuk segera mentransfer uang tebusan Rp 50 juta.

Pelaku tersebut juga mengatakan apabila uangnya tidak segera dikirimkan, korban akan dihabisi kemudian dibuang ke sungai. Di video lain terlihat punggung korban yang sudah dipenuhi luka lebam dan berdarah. Korban juga diketahui menelepon temannya guna meminta bantuan agar dapat meminjamkan sejumlah uang sesuai permintaan pelaku. Dia mengaku sudah tidak kuat disiksa lagi.

1
2
Berikutnya
TAG:
#paspampres
#tni
#penculikan
#pembunuhan

Berita Terkait
1
2
3
4
5
6
7

Gertam Cabai dan Bawang Merah Serentak, Sekda OKU Timur Harap Bisa Tekan Inflasi dan Kemandirian..

OKU Timur   Selasa, 16 Jul 2024  19:18

Pra Kompetisi Tenaga Kerja Konstruksi Sumsel 2024: Tingkatkan Kompetensi dan Keamanan Konstruksi..

Sumsel   Selasa, 16 Jul 2024  18:03

Pangkalan Gas Elpiji Wahyu Astuty Ningsih di Tugumulyo Siap Layani Masyarakat

Sumsel   Selasa, 16 Jul 2024  17:58

Bawaslu OKI Mendapat Apresiasi Berbagai Organisasi Wartawan dan Pers di Kabupaten OKI

Sumsel   Selasa, 16 Jul 2024  17:56

Pj Walikota Tangerang Dr.Nurdin Baik hati dan Tidak Sombong

Banten   Selasa, 16 Jul 2024  13:36
Terkait Distributor Pembagian Pupuk Subsidi Kecamatan Tanjung Lubuk Disalahgunakan Oleh Oknum Yang Tidak Bertanggung Jawab
Jaro Ade Hadiri Haul Gus Miek di Pondok Pesantren Al-Bahrain Leuwiliang Bogor
Ingat! Dua Pekan Kedepan  Ini 14  Jenis Pelanggaran yang Akan Dikenakan Pada  Operasi Patuh Jaya 2024 di Tangsel
KNPI Puworejo siap kawal kasus asusila di Desa Kaliwatu Krangan

Waduh, Benarkah Dana Desa Cinangneng Diselewengkan?

BOGOR RAYA   Senin, 15 Jul 2024  21:23

Amankan 4 Pucuk Senpi, 5 Magazen dan 327 Butir Peluru Tajam, Tim Ditreskrimum Polda Sumsel..

SUMSEL   Senin, 15 Jul 2024  18:03

Kasus mafia tanah terbesar senilai Rp 3,41 Triliun ada di Grobogan, Jateng

AGRARIA   Senin, 15 Jul 2024  17:50

VIRAL...!! Seorang Ketua Umum Hari Nelayan 64 Palabuhanratu Diduga Memperkosa Finalis Putri..

JABAR   Senin, 15 Jul 2024  15:50

Indikasi mafia tanah di balik dugaan pencaplokan tanah di Duri Kepa, Jakarta Barat

AGRARIA   Senin, 15 Jul 2024  15:34

Antusiasme Tinggi, SDN 113 Palembang Terima 188 Siswa Baru pada PPDB 2024

SUMSEL   Senin, 15 Jul 2024  14:46

Sesuai SOP Kepolisian, Terlepas Dari Itu Butuh Proses

SUMSEL   Senin, 15 Jul 2024  13:47

Apel Lingkup Sekretariat Daerah, Sekda Sukabumi Ajak ASN Jaga Kekompakan dan Kebersamaan

JABAR   Senin, 15 Jul 2024  12:45

Kebersamaan Makin Erat: SMPN 2 Palembang Gelar Family Gathering di Jakabaring

SUMSEL   Senin, 15 Jul 2024  11:50

PBNU kecam keras 5 Nahdliyin sowan Presiden Israel

NASIONAL   Senin, 15 Jul 2024  10:53

Ini lokasi razia Operasi Patuh Jaya 2024 di Jakarta dan sekitarnya yang mulai digelar hari..

HUKUM   Senin, 15 Jul 2024  09:20

Bupati Dan Wakil Bupati Hadiri Pisah Sambut Kapolres OKU Timur, AKBP Kevin Leleury Gantikan..

OKU TIMUR   Senin, 15 Jul 2024  00:50

Agustus Nanti Guyon Waton Akan Menggoyang Tangerang, GRATIS

BANTEN   Minggu, 14 Jul 2024  21:46

Terkait isu suap pada pembuatan desain RAB kegiatan fisik dana desa, salah seorang PDTI Banyuasin..

SUMSEL   Minggu, 14 Jul 2024  20:45

Ringkus Pengedar Sabu di Sindang Jaya, "Eagle Squad" Polres Musi Rawas Temukan Senpira..

SUMSEL   Minggu, 14 Jul 2024  19:05

"Gerebek" Warga, Tripika Sindang Barang Turun Ke Wilayahnya

BOGOR RAYA   Minggu, 14 Jul 2024  18:53

Mabuk kecubung di Banjarmasin, 53 dirawat dan 2 meninggal. Ini bahayanya kecubung

PERISTIWA   Minggu, 14 Jul 2024  18:42

Jaro Ade mendengar curhatan petani dan peternak

BOGOR RAYA   Minggu, 14 Jul 2024  18:01

Kegiatan minum Kopi serentak di Sumsel: Ribuan Cup Asal-asalan, Peserta Muntah dan KADIN Bungkam..

SUMSEL   Minggu, 14 Jul 2024  14:21

Penembak Donald Trump seorang pemuda 20 tahun, ini identitasnya

PERISTIWA   Minggu, 14 Jul 2024  14:18
Selengkapnya