Advertisement

Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami Soroti Skandal Pemilihan PPK di KPUD

JABAR
Sabtu, 25 Mei 2024  16:33
Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami Soroti Skandal Pemilihan PPK di KPUD
 

aliansinews.id - Sukabumi, Dalam beberapa hari terakhir, muncul tuduhan serius terhadap Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Sukabumi terkait proses perekrutan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK). Tuduhan tersebut mencakup dugaan ketidaknetralan dan keberpihakan yang dilakukan oleh Ketua KPUD dalam menjalankan tugasnya.

Dan pemberitaan terkait hal tersebut juga sempat menghiasi beberapa media massa dan menjadi perbincangan di masyarakat.

Advertisement

Hal ini tentu saja menimbulkan kegaduhan di kalangan masyarakat ataupun pemerhati politik, serta para pemangku kepentingan di Kabupaten Sukabumi.

Namun anehnya, hingga saat ini, KPUD Kabupaten Sukabumi belum memberikan tanggapan resmi atas tuduhan yang telah mencoreng kredibilitas lembaga penyelenggara Pemilu tersebut.

Sebelumnya menurut pernyataan yang disampaikan oleh Koalisi 11 melalui beberapa media online, mereka mengungkapkan bahwa ada dugaan kuat bahwa nama-nama calon Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) yang akan terpilih sudah ada di kantong para komisioner jauh sebelum proses seleksi resmi dimulai.

Advertisement Jaro Ade

Tuduhan ini sebetulnya sangatlah berbahaya karena menyangkut integritas dan kredibilitas Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Sukabumi dalam Pemilukada sebagai lembaga penyelenggara pemilu yang seharusnya bersifat independen dan netral.

Apalagi saat ini tuduhan oleh Koalisi 11 tersebut juga diperkuat oleh tudingan orang nomor 1 di kabupaten Sukabumi H. Marwan Hamami. Marwan Hamami menyatakan dalam sebuah wawancara dengan beberapa media, bahwa proses perekrutan Panitia Pemilihan Kecamatan PPK tidak netral. Dan dengan tegas pula dikatakan oleh H. Marwan Hamami, bahwa proses pemilihan PPK  ada intervensi dari golongan tertentu.

Bupati Sukabumi Marwan Hamami menyebutkan dalam proses seleksi itu ada arogansi dari komunitas/lembaga yang mengintervensi kebijakan KPUD.

Advertisement

“PPK ini kan tengah disorot bermasalah di perekrutan. Kita tidak bisa pungkirilah, karena ketika kita ricek dari hasil dari pelantikan dan kemudian dilihat dari data itu larinya jelas kemana, kemana, kemana. Jadi ada arogansi komunitas, ada arogansi lembaga,” jelas Marwan Hamami dalam sebuah wawancara dengan  media Jubir TV  Rabu 22 Mei 2024 lalu

1
2
Berikutnya
TAG:
marwan hamami
bupati sukabumi
skandal kpud

Berita Terkait
1
2
3
4
5
6
7

KIM bantah tawari PKS posisi cawagub untuk Ridwan Kamil

Politik   Rabu, 19 Jun 2024  17:11

Patahkan omongan Menko PMK soal korban judi online dapat bansos, Jokowi: Enggak ada!

Nasional   Rabu, 19 Jun 2024  14:49

Kantor pelayanan Pajak Pratama Kotabumi Lakukan Penyembelihan Hewan Kurban Pada Idul Adha 2024..

Lampung   Rabu, 19 Jun 2024  14:33

Jaro Ade minta APDESI Kabupaten Bogor jaga kekompakan saat pemilihan ketua

Bogor Raya   Rabu, 19 Jun 2024  14:23

Jokowi tinjau program Pompanisasi sawah tadah hujan di Klaten

Nasional   Rabu, 19 Jun 2024  13:10
Musholla At-Taqwa Qurban Satu Ekor Sapi, Tujuh Ekor Kambing
Karena jalani ilmu kebatinan, seorang ayah tega gorok anaknya yang masih balita
Mobil mewah Porsche seruduk truk di Tol Dalam Kota, pengemudi tewas
Kapolres OKI AKBP Hendrawan Susanto, SH, SIK Bedah rumah  milik warga desa adat Darma Karti Cahaya Mas Kec. Mesuji Makmur

PJ Bupati Bogor perintahkan Inspektorat tindak lanjuti temuan pungli di ratusan sekolah

BOGOR RAYA   Rabu, 19 Jun 2024  09:46

Gunung Semeru alami erupsi pagi ini

PERISTIWA   Rabu, 19 Jun 2024  09:24

Merapi muntahkan awan panas sejauh 1.500 meter, masyarakat diminta waspada

PERISTIWA   Rabu, 19 Jun 2024  08:56

Serentak Tayang 20 Juni di 35 Kota, Nurdin Ajak Masyarakat Tonton Film LAFRAN

BANTEN   Rabu, 19 Jun 2024  08:36

15 personel Polrestabes Medan DPO, ada yang desersi dan terlibat perampokan

HUKUM   Rabu, 19 Jun 2024  02:44

Lembaga Garuda Sakti (LGS) DPD Sukabumi Gelar Menyembelih Hewan Qurban di Hari Raya Idul Adha..

JABAR   Selasa, 18 Jun 2024  22:35

Terekam CCTV serang warga di Tangerang, 50 anggota geng motor diburu polisi

HUKUM   Selasa, 18 Jun 2024  22:35

Pria ngamuk dan tusuk empat orang saat malam Takbiran, dua tewas

BOGOR RAYA   Selasa, 18 Jun 2024  22:14

Dua ormas bentrok di Pasar Minggu Jaksel, langsung dirujak netizen

PERISTIWA   Selasa, 18 Jun 2024  21:46

Gempa darat Magnitudo 2,5 guncang Cianjur Jawa Barat

PERISTIWA   Selasa, 18 Jun 2024  21:20

Identitas jambret di CFD Jakarta yang terpotret kamera sudah dikantongi polisi

HUKUM   Selasa, 18 Jun 2024  18:51

OPM masih meneror Bibida - Papua Tengah, TNI ungsikan warga ke gereja

INFO PAPUA   Selasa, 18 Jun 2024  18:08

Jemaah haji Indonesia yang wafat di tanah suci sebanyak 142 orang

NASIONAL   Selasa, 18 Jun 2024  16:50

Buru pelaku pengeroyokan bos rental di Sukolilo - Pati, Polda Jateng bentuk tim khusus

HUKUM   Selasa, 18 Jun 2024  15:30

Wajah jambret di CFD Jakarta terekam jelas, polisi masih memburunya

HUKUM   Selasa, 18 Jun 2024  14:27

Banjir di Sorong Selatan akibatkan tiga kampung terendam, warga mengungsi ke hutan

INFO PAPUA   Selasa, 18 Jun 2024  13:23

Stres disebut penyebab hewan kurban ngamuk. Kenapa dan bagaimana mencegahnya?

PERISTIWA   Selasa, 18 Jun 2024  12:27

Relawan sosialisasikan dan mantapkan barisan dukung Jaro Ade sebagai calon Bupati Bogor

BOGOR RAYA   Selasa, 18 Jun 2024  11:00

Gegara gagal menyalip, penumpang ojol tewas terlindas bus di Jalan Raya Bogor

PERISTIWA   Selasa, 18 Jun 2024  10:39

Di Sleman, 2 bocah kena tendang sapi kurban yang lepas hingga sejauh 3 km

PERISTIWA   Selasa, 18 Jun 2024  01:04
Selengkapnya