Khotmil Quran Masjid Alhuda Kampung Sukosari Meriahkan Hari jadi Kota Palembang ke-1.343 Wujud Syukur dan Doa untuk Kota Palembang
Palembang, Aliansinews"–
Suasana khidmat dan penuh kekhusyukan menyelimuti Masjid Alhuda Kampung Sukosari Kecamatan Alang alang lebar Palembang pada Sabtu malam (20/6) dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Palembang yang ke-1.343. Takmir Masjid Alhuda Kampung Sukosari bersama seluruh elemen masyarakat menggelar Khotmil Quran sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT atas usia Kota Palembang
Acara ini dihadiri oleh perangkat Kampung Sukosari , tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh agama,ibu ibu pengajian , ustad /Ustadzah anak anak pengajian jamaah masjid Alhuda dan masyarakat dari RT 15 RW 05 kelurahan talang kelapa Kecamatan alang alang lebar Palembang . Kegiatan ini tidak hanya menjadi perayaan seremonial, tetapi juga momentum spiritual yang mempererat kebersamaan dan memperkuat nilai-nilai keimanan warga Kampung Sukosari
Kegiatan Khotmil Quran diawali Sholat magrib berjamaah diimami Bapak Mansyur dilanjutkan khotaman Alquran yang dikoordinir bapak Adi Syaputra
S.S
Terpisah saat dihubungi Ketua Takmir Masjid Alhuda Kampung Sukosari H.Darul Jalal menyampaikan rasa syukur atas sejarah panjang Kota Palembang yang telah dilalui dengan berbagai tantangan dan pencapaian.
“Kita patut bersyukur karena Kota kita Palembang telah mencapai usia ke-1.343 tahun ditahun 2026 Sebuah usia yang menunjukkan bahwa Kota kita memiliki akar sejarah yang panjang serta kaya akan budaya dan kearifan lokal dari berbagai corak ragam masyarakatnya ,
kota yang dikenal indentifikasi khas daerahnya dengan sebutan *Wong* *kito* galo * dan terkenal kulinernya dengan sebutan kota Pempek
Selain itu Khotmil Quran ini adalah bentuk rasa syukur kita kepada Allah SWT dan doa agar Kampung kita khususnya Sukosari terus diberi keberkahan, kedamaian, keselamatan, dan kemajuan,” ujarnya.
Sementara itu Walikota Palembang Ratu Dewa menyampaikan jika kekuatan spiritual juga harus menjadi salah satu yang difokuskan karena menjadi pondasi utama dalam pembangunan kota.
"Kemajuan sebuah kota tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, infrastruktur, dan pertumbuhan ekonomi semata, tetapi juga dari kekuatan spiritual, moral, dan akhlak masyarakatnya," ujar Ratu Dewa,saat acara Khotmil quran 11 Juni 2026 dikediaman Rumah Dinas Kota Palembang (hanny**)


