Soroti kerusuhan di Banda Aceh, JK ingatkan perjanjian damai Helsinki

Soroti kerusuhan di Banda Aceh, JK ingatkan perjanjian damai Helsinki
Peringatan Hari Damai Aceh di Banda Aceh, diwarnai kerusuhan. 
DAERAH
Minggu, 16 Agu 2026  00:09

Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla (JK) mengajak seluruh elemen masyarakat Aceh menjaga stabilitas dan tidak mengorbankan kemajuan yang telah dicapai selama 21 tahun setelah perjanjian damai Helsinki.

Ia mengingatkan jangan sampai kemajuan tersebut terganggu akibat konflik baru.

"Yang penting masyarakat memahami bahwa perdamaian telah membawa kemajuan dan kesejahteraan. Jangan sampai apa yang sudah dicapai selama 21 tahun ini terganggu," kata JK di Jakarta, dikutip dari Antara, Sabtu (15/8/2026).

JK yang merupakan tokoh sentral perdamaian Aceh menyoroti kerusuhan yang terjadi di Banda Aceh bersamaan dengan peringatan 21 tahun perdamaian Aceh hari ini.

Ia menilai peristiwa tersebut tidak mencerminkan keinginan mayoritas masyarakat Aceh yang selama ini menikmati kondisi damai setelah perjanjian Helsinki.

Peringatan 21 tahun perdamaian Aceh yang jatuh pada 15 Agustus 2026 seharusnya menjadi momentum mengenang keberhasilan penyelesaian konflik panjang melalui jalur damai.

"Awalnya itu sebenarnya peringatan ke-21. Kebetulan MoU Helsinki ditandatangani pada tanggal 15 Agustus 2005, sekarang sudah 21 tahun. Diperingati dengan doa dan zikir di Masjid Baiturrahman," ujarnya.

Namun, situasi kemudian berkembang setelah muncul aksi demonstrasi dan pengibaran bendera tertentu yang memicu perhatian aparat keamanan. JK menyebut TNI dan Polri berupaya mencegah kondisi berkembang menjadi konflik terbuka.

"Keamanan, polisi dan TNI tentu menolak atau berusaha agar tidak terjadi kerusuhan dan apalagi pengibaran bendera. Tidak terjadi konflik," terangnya.

1
2
3
Berikutnya
Tampilkan Semua
TAG:
#banda aceh
#aceh
#kerusuhan
Lembaga Aliansi Indonesia
Berita Terkait
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
Indeks Berita