Hari Bhayangkara ke-80, Polda Sumsel Tebar Semangat Toleransi melalui Bakti Religi di Rumah Ibadah
LUBUK LINGGAU, Aliansinews"—
Polda Sumatera Selatan terus memperkuat komitmennya dalam menjaga keberagaman, toleransi, dan stabilitas sosial melalui pelaksanaan bakti religi di berbagai wilayah hukum jajaran. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 sekaligus implementasi nyata program Polri Presisi yang mengedepankan pendekatan humanis kepada masyarakat.
Kegiatan bakti religi tersebut dilaksanakan pada Selasa, 12 Mei 2026, dan dipusatkan di Klenteng Wie Teng Bio yang berlokasi di Jalan Riau, Kelurahan Taba Koji, Kecamatan Lubuk Linggau Timur II, Kota Lubuk Linggau. Sejak pukul 08.15 WIB, personel kepolisian dari Polres Lubuk Linggau bersama masyarakat melaksanakan kerja bakti membersihkan area rumah ibadah secara gotong royong.
Kapolres Lubuk Linggau AKBP Adithia Bagus Arjunadi, S.H., S.I.K., M.I.K., melalui Kanit Turjawali Sat Lantas IPTU Indrayatno selaku Perwira Pengendali (Padal), memimpin langsung kegiatan yang melibatkan personel Regu III. Kehadiran personel Polri di tengah masyarakat lintas agama ini menjadi simbol kuat bahwa Polri hadir sebagai pelindung seluruh elemen bangsa tanpa membedakan latar belakang keyakinan.
Selama pelaksanaan kegiatan, personel melakukan pembersihan halaman, lingkungan sekitar, hingga bagian dalam tempat ibadah. Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan dan kekeluargaan, serta mendapat apresiasi positif dari pengurus klenteng dan warga sekitar yang menilai kegiatan tersebut mempererat hubungan harmonis antara Polri dan masyarakat.
Program bakti religi ini juga merupakan bagian dari strategi cooling system Polda Sumsel dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif. Melalui pendekatan sosial dan kemanusiaan, Polri berupaya memperkuat ketahanan sosial masyarakat sekaligus menumbuhkan semangat gotong royong dan toleransi antarumat beragama.
Kapolres Lubuk Linggau AKBP Adithia Bagus Arjunadi menegaskan bahwa kegiatan bakti religi bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bentuk nyata pengabdian Polri kepada masyarakat.
“Kegiatan bakti sosial religi ini adalah wujud pengabdian terbaik kami bagi masyarakat. Kami ingin memastikan kehadiran Polri memberikan manfaat nyata, terutama dalam merawat nilai-nilai toleransi dan persatuan di Sumatera Selatan,” ujar AKBP Adithia Bagus Arjunadi.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa kegiatan sosial keagamaan akan terus digelorakan secara berkelanjutan di seluruh wilayah hukum Polda Sumsel sebagai bagian dari implementasi Polri Presisi.


