Solo Raya

Giliran Ratusan Perangkat di Wonogiri Yang ke Jakarta, Tuntutannya Ingin di Angkat Jadi ASN Serta Peningkatan Tunjangan Kesejahteraan

Giliran Ratusan Perangkat di Wonogiri Yang ke Jakarta, Tuntutannya Ingin di Angkat Jadi ASN Serta Peningkatan Tunjangan Kesejahteraan
Foto: Puluhan armada bus siap di Pendopo Rumdin Bupati mengantar anggota PPDI Wonogiri menuju Jakarta. (dok)
Rabu, 25 Jan 2023  01:31   |   Dibaca: 51

WONOGIRI — Ratusan perangkat desa yang tergabung dalam Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Wonogiri bertolak ke Jakarta menggunakan puluhan armada bus dari Pendapa Rumah Dinas Bupati Wonogiri, Selasa (24/1).

Adapun tujuan mereka ke Jakarta adalah untuk menghadiri Silaturahmi Nasional (Silatnas) yang merupakan agenda nasional pada Rabu (25/1).

“Tujuan kami adalah untuk memohon kepada Pemerintah Pusat terkait status perangkat desa dan peningkatan kesejahteraan untuk perangkat desa. Sebab status perangkat desa kan belum jelas, ASN ya tidak, PNS ya tidak. Pokoknya ada status dari perangkat desa,” kata Ketua PPDI Wonogiri, Tugino.

Dijelaskan, salah satu tuntutan perangkat desa itu adalah diangkat menjadi ASN serta peningkatan kesejahteraan yang termasuk di dalamnya adalah permintaan soal dana purna bakti.

Menurut dia, penghasilan tetap (siltap) perangkat desa yang diatur dalam PP Nomor 11 tahun 2019 adalah setara dengan gaji golongan 2A. Saat ini perangkat desa menerima siltap sebesar Rp 2.050.000.

“Kalau PNS golongan 2A masa kerja 0 tahun kan sudah Rp 2.700.000, ini kan selisihnya sudah terlalu,” jelasnya.

Kemudian soal dana purna bakti, menurut dia saat ini tak ada tunjangan bagi perangkat desa yang sudah purna dari tugasnya.

Menurut Tugino, masa bakti perangkat desa itu mencapai puluhan tahun, ada yang selama 20 tahun hingga 40 tahun.

“Kalau saat ini maksimal 60 tahun. Perangkat desa ini menjadi ujung tombak tapi harus tombok terus,” ujarnya.

Bupati Wonogiri Joko Sutopo dan Wakil Bupati Wonogiri Setyo Sukarno didampingi Ketua Komisi I DPRD Wonogiri Bambang Sadriyanto secara langsung mengantar keberangkatan para perangkat desa itu.

Sementara itu, Bupati juga sempat berpesan kepada perangkat desa itu agar tertib dan bersikap profesional dan menjaga diri karena membawa identitas Kabupaten Wonogiri.

“Sebagai Bupati karena ini ruang aspirasi maka kita buka, kita harus memfasilitasi dalam konteks apa yang menjadi keinginan dari keluarga besar PPDI,” imbuhnya.*(tim/han)


Editor: Awi

TAG:
Berita Terkait
Fokus
Populer
Populer
Tabloid Media Aliansi Indonesia
<