Terlilit Utang Gara-gara Judi Online, Kepala Cabang J N T Tewas Gantung Diri

Terlilit Utang Gara-gara Judi Online, Kepala Cabang J N T Tewas Gantung Diri
Foto: Ilustrasi
DAERAH
Minggu, 14 Mei 2023  08:49

*Berita atau artikel ini tidak bertujuan memberi contoh tindakan bunuh diri.
Pembaca yang merasa memerlukan layanan konsultasi masalah kejiwaan, terlebih pernah terbersit keinginan melakukan percobaan bunuh diri, jangan ragu bercerita, konsultasi atau memeriksakan diri ke psikiater di rumah sakit yang memiliki fasilitas layanan kesehatan jiwa.*

Keberadaan judi online di era digital semakin marak. Otomatis korbannya pun makin bertambah. Tak pandang tua atau muda dan apa pun statusnya.

Kali ini, judi online telah merenggut seorang Kepala Cabang pengiriman J&T berinisial ALG. Pekerja yang masih berusia 26 tahun itu mengakhiri hidupnya lantaran terlilit utang yang disebabkan oleh judi online.

ALG ditemukan tewas menggantung diri di kantornya daerah Tanah Sereal, Tambora, Jakarta Barat pada Rabu (10/05/2023) lalu. Kapolsek Tambora Kompol Putra Pratama mengatakan, dugaan terlilit utang karena judi online itu didapat pihaknya dari keterangan saksi. 

"Berdasarkan keterangan keluarga dan saksi-saksi, korban sedang dalam masalah utang-piutang dan sedang dalam masalah keluarga. Utang piutang karena kalah judi online," ujar Putra dalam keterangannya kepada wartawan, Minggu (14/05/2023). 

Awal mula penemuan aksi bunuh diri itu, kata Putra langsung diketahui oleh istri dari yang bersangkutan. Sang istri bersama para karyawan kantor ekspedisi itu menemukan korban di lantai tiga kantornya sudah dalam keadaan tak bernyawa.

Setelah itu, Unit Reskrim Polsek Tambora Polres Metro Jakarta Barat dipimpin Kanit Reskrim Iptu Rachmad Wibowo mendatangi TKP penemuan mayat yang meninggal dunia diduga gantung diri pada sekitar jam 16.30 WIB.

"Korban sudah menikah, dikaruniai 2 anak laki-laki umur 6 tahun dan 1 tahun," jelas Putra.

Sementara itu menurut Kapolsek Tambora, Kompol Putra Pratama, sebelum gantung diri korban sempat mengirim pesan kepada istrinya untuk mengucapkan kata perpisahan dan menitipkan kedua anaknya. 

"Sebelum melakukan tindakan bunuh diri ini korban sempat berkomunikasi terlebih dahulu dengan istrinya, menyampaikan yang akan dilakukan (bunuh diri) dan menitip anak-anak," ujar Putra dalam keterangannya, Minggu (14/05/2023).

Setelah menerima pesan tersebur, sang istri langsung bergegas mendatangi kantor korban. 

TAG:
#jakarta barat
#gantung diri
#bunuh diri
#jnt
Berita Terkait
Ada Dua Wanita dalam Komplotan Curanmor Spesialis Masjid yang Diringkus Polisi
Ada Dua Wanita dalam Komplotan Curanmor Spesialis Masjid yang Diringkus Polisi
Ada Dua Wanita dalam Komplotan Curanmor Spesialis Masjid yang Diringkus Polisi
Ada Dua Wanita dalam Komplotan Curanmor Spesialis Masjid yang Diringkus Polisi
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
Reaksi Cepat Polsek Semendo Menindaklanjuti Dugaan Pengeroyokan Terhadap Wartawan Selidik Kasus
Penemuan Janin Bayi di Kali Irigasi Kemang Bogor, Warga Digegerkan Temuan Dikira Boneka
Wartawan Media Selidik Kasus Dikeroyok Saat Liput Proyek Provinsi Sumatra Selatan Tanpa Papan Proyek Di Desa Karya Nyata
Dies Natalis ke-66, Unsri Tegaskan Komitmen Berdampak bagi Negeri dan Perkuat Kiprah Internasional
Setiap Hari Ada Berita KKN, Tapi Yang Paling Utama Adalah Endingnya! MAUNG: Berapa yang Dituntaskan
Indeks Berita