Tak Kunjung Rampung, Proyek Ke 3 Pasar Nglangon Sragen Molor Lagi. Sebelumnya Jembatan Gilirejo dan Masaran

Tak Kunjung Rampung, Proyek Ke 3 Pasar Nglangon Sragen Molor Lagi. Sebelumnya Jembatan Gilirejo dan Masaran
Foto: Pekerja masih menggarap pemasangan paving di halaman Pasar Nglangon, Rabu (21/12). (dok)
SOLO RAYA
Kamis, 22 Des 2022  00:50

SRAGEN – Pembangunan Pasar Nglangon yang terlambat berlarut-larut menjadi sorotan anggota DPRD Sragen. Pemerintah Kabupaten Sragen dinilai tidak belajar dari pekerjaan sebelumnya yang pernah telat.

Anggota DPRD Sragen Muhammad Haris Effendi menyampaikan, sebelumnya juga pernah kejadian pekerjaan tidak selesai tepat waktu. Seharusnya pengalaman tersebut bisa untuk diambil pelajaran dan tidak terulang.

”Ini tidak hanya satu dua kali saja terjadi di Sragen,” terang Haris, Rabu (21/12).

Dia menyayangkan adanya keterlambatan di proyek tersebut. Dalam hal ini suatu pekerjaan proyek yang nilainya sangat besar, mengawal progres pekerjaan harus dilakukan setiap minggu. Jika tidak sesuai dengan jadwal untuk segera diperingatkan.

”Harus peringatan 1 kemudian 2 dilakukan sejak awal. Kalau pengguna anggaran atau PPK-nya (pejabat pembuat komitmen,Red) tertib seperti itu saya yakin tidak ada keterlambatan,” seloroh politisi Partai Golkar ini.

Haris menambahkan, seharusnya ada kejelasan progres proyek sebelum perpanjangan kontrak ini diputuskan. Setelah itu baru dilakukan penandatanganan perpanjangan kontrak. Sehingga jangan sampai akhir tahun pekerjaan tidak selesai.

Selain itu dengan pekerjaan yang dinilai tergesa-gesa juga mempengaruhi kualitas. Pihaknya berharap dengan perpanjangan waktu 50 hari, bisa lebih cepat. Karena melewati tahun anggaran 2022 sudah mau tutup.

Dia menilai keterlambatan ini seharusnya menjadi tanggungjawab konsultan pengawas dan pejabat pembuat komitmen (PPK). Situasi ini dinilainya sangat merugikan masyarakat. Jika berkaca sebelumnya, proyek jembatan Gilirejo dan jembatan Masaran juga sempat terkendala. Seharusnya Pemkab Sragen menjadikan pengalaman tersebut suatu pelajaran.

Sementara pihak Pelaksana PT Darlin Audiya tidak menjawab saat dihubungi lewat sambungan telepon terkait progres pekerjaan. Dari pantauan, proyek Pasar Nglangon hingga Rabu (21/12), masih berkutat di penataan paving.*(ras/tri)

Editor: Awi

TAG:
#proyek
#pasar nglangon
#molor
#sragen
Berita Terkait
Pihak Kontraktor Kena denda, Proyek Penataan Kawasan Manahan Solo di Sebut Molor Waktu dan Tidak Konsekwen
Pihak Kontraktor Kena denda, Proyek Penataan Kawasan Manahan Solo di Sebut Molor Waktu dan Tidak Konsekwen
Pihak Kontraktor Kena denda, Proyek Penataan Kawasan Manahan Solo di Sebut Molor Waktu dan Tidak Konsekwen
Pihak Kontraktor Kena denda, Proyek Penataan Kawasan Manahan Solo di Sebut Molor Waktu dan Tidak Konsekwen
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
Reaksi Cepat Polsek Semendo Menindaklanjuti Dugaan Pengeroyokan Terhadap Wartawan Selidik Kasus
Penemuan Janin Bayi di Kali Irigasi Kemang Bogor, Warga Digegerkan Temuan Dikira Boneka
Wartawan Media Selidik Kasus Dikeroyok Saat Liput Proyek Provinsi Sumatra Selatan Tanpa Papan Proyek Di Desa Karya Nyata
Dies Natalis ke-66, Unsri Tegaskan Komitmen Berdampak bagi Negeri dan Perkuat Kiprah Internasional
Setiap Hari Ada Berita KKN, Tapi Yang Paling Utama Adalah Endingnya! MAUNG: Berapa yang Dituntaskan
Indeks Berita