Saking Jengkelnya, Spanduk Protes Terpasang Warnai Jalan Simpang Empat Kartosuro Sukoharjo. Aksi Mereka Dongkol Karena Jalan Rusak Yang Molor Nggak Jelas Kapan di Perbaiki

Saking Jengkelnya, Spanduk Protes Terpasang Warnai Jalan Simpang Empat Kartosuro Sukoharjo. Aksi Mereka Dongkol Karena Jalan Rusak Yang Molor Nggak Jelas Kapan di Perbaiki
Foto: Spanduk yang dibuat warga karena efek rusaknya Jalan Adi Soemarmo, di kawasan Kartasura-Colomadu. (Dok)
SOLO RAYA
Sabtu, 08 Apr 2023  01:28

SUKOHARJO – Karena terlanjur jengkel dan dongkol, berbagai warga masyarakat dengan kompak akhirnya memajang spanduk protes terpasang di simpang empat Kartasura, sejak pekan lalu.

Data yang dihimpun, aksi protes tersebut terkait adanya penampakan diwilayah mereka yang selama ini rusak tepatnya di Jalan Adi Sumarmo, Kartasura-Colomadu.

Dari ungkapan jengkel dan konyol yang ditahan selama ini, kini mereka memasang spanduk berbahasa pedas dijalan itu dengan bertuliskan:

-“*Selamat Datang di Wisata Jeglongan Sewu Kartasura*”

-“*Jalan Ini Sedang Diperbaiki, Tapi Boong*”

-"*Pajak Tertib, Jalan Rusak Sulit Diperbaiki*”

Ada yang lebih pedes lagi, dari aksi mereka muncul penampakan warga yang memasang boneka tapi menyerupai bentuk pocong, bertuliskan “korban”.

Terkait akses jalan tersebut, merupakan jalur umum dan banyak kendaraan berat yang berbelok di sana dari arah barat ke utara diarea lokasi tersebut. 

Terpisah, Camat Kartasura Joko Miranto pada dasarnya juga mengaku sudah sering mendapatkan keluhan warga terkait jalan rusak itu, khususnya jalan Adi Soemarmo yang menghubungkan Kartasura (Sukoharjo) dan Colomadu (Karanganyar).

"Aksi pemasangan spanduk ini mungkin buntut dari kejengkelan dan kekecewaan warga. Kemudian soal jalan Adi Soemarmo itu jalan kabupaten. Saya sudah melaporkannya ke Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Sukoharjo,” terang Joko Miranto, pekan lalu. 

Masih menurutnya, bahwa terkait perbaikan jalan informasinya sudah dalam penandatangan kontrak, namun informasi dari DPUPR pengerjaan masih menunggu cuaca membaik.

“Di APBD 2023, Bupati sudah menganggarkan perbaikan jalan di Sukoharjo senilai Rp 80 miliar. Tapi, pelaksanaannya kan masih menunggu cuaca. Kalau hujan seperti ini kan eman-eman, nanti rusak lagi,” ungkapnya.

Selama ini pihaknya pun juga meminta masyarakat untuk bersabar karena perbaikan tidak bisa langsung dikerjakan. Sebab, cuaca yang sering turun hujan, akan membuat perbaikan jalan kurang efektif.

“Memang untuk perbaikan aspal di musim hujan seperti ini, kalau dilaksanakan kurang efektif. Penggunaan uang negara juga ada timing yang tepat, agar perbaikan awet,” imbuhnya. (ras/han) 

TAG:
#jalan rusak
#warga
#spanduk
#kartosuro
#sukoharjo
Berita Terkait
Pengguna Jalan Hati-hati..!! Tikungan Jalan Lintas Menuju Kuwu-Sragen Ambrol Longsor Kembali, Padahal Pengerjaan Proyek Baru Usai di Bangun Sebulan Lalu
Pengguna Jalan Hati-hati..!! Tikungan Jalan Lintas Menuju Kuwu-Sragen Ambrol Longsor Kembali, Padahal Pengerjaan Proyek Baru Usai di Bangun Sebulan Lalu
Pengguna Jalan Hati-hati..!! Tikungan Jalan Lintas Menuju Kuwu-Sragen Ambrol Longsor Kembali, Padahal Pengerjaan Proyek Baru Usai di Bangun Sebulan Lalu
Pengguna Jalan Hati-hati..!! Tikungan Jalan Lintas Menuju Kuwu-Sragen Ambrol Longsor Kembali, Padahal Pengerjaan Proyek Baru Usai di Bangun Sebulan Lalu
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
Reaksi Cepat Polsek Semendo Menindaklanjuti Dugaan Pengeroyokan Terhadap Wartawan Selidik Kasus
Penemuan Janin Bayi di Kali Irigasi Kemang Bogor, Warga Digegerkan Temuan Dikira Boneka
Wartawan Media Selidik Kasus Dikeroyok Saat Liput Proyek Provinsi Sumatra Selatan Tanpa Papan Proyek Di Desa Karya Nyata
Dies Natalis ke-66, Unsri Tegaskan Komitmen Berdampak bagi Negeri dan Perkuat Kiprah Internasional
Setiap Hari Ada Berita KKN, Tapi Yang Paling Utama Adalah Endingnya! MAUNG: Berapa yang Dituntaskan
Indeks Berita