Puluhan pemuda dan mahasiswa telah menggelar aksi unjuk rasa di depan mapolres pinrang senin 15 oktober 2023.

Pinrang, Aliansinews-
Aksi yang di pinmpin oleh Alifra (jendral lapangan) menyoroti terkait pendistribusian BBM bersubsidi yang tidak tepat sasaran.
Dalam forum audensi dengan aparat kepolisian selalu penegak hukum dalam fungsi pengawasan kemudian melakukkan taken kontrak terkait point aspirasi yang dibawakan massa aksi. Ada 3 tuntutan yang tertuang dalam surat pernyataan yaitu :
1.meminta kapolres pinrang mengevalusi kinerja kasat reskrim dan kanit tipidter polres pinrang
2. Meminta kapolres pinrang mengusut tuntas mafia BBM subsidi
3.meminta kapolres pinrang meningkatkan pengawasan pendistribusian BBM bersubsidi.
turut hadir dan bertanda tangan kasat reskrim, kasat intelkam, dan kabag OPS terkait 3 tuntutan massa aksi sebagai komitmen siap melakukan peningkatan pengawasan(senin,15 oktober)
Dalam investigasi lanjut yang di lakukan oleh salahsatu massa aksi yang tidak ingin di sebut namanya di beberapa SBPU pinrang masih banyak mendapati pelanggaran dan penyalahgunaan BBM ( jumat,20 oktober 2023)
Ternyata aparat kepolisian tidak melakukan evasulasi setelah kami melakukan aksi unjuk rasa, ucap massa aksi berisian L.
Tentu hal ini akan menjadi dasar kami untuk melakukan aksi jilid 2 sebagai komitmen terhadap poin aspirasi yang kami sampaikan sekaligus ini menjadi bukti bahwa kepolisian (kanit tipidter) tidak mampu memenuhi tuntutan kami.
Selanjutnya dalam aksi jilid 2 kami akan membawa jumlah massa yang lebih besar dan mendesak kapolres pinrang mundur dari jabatannya ucap jendral lapangan, alifra. (Jumat,20 oktober 2023) (Manda)












