Diduga Tolak Pasien "Kadis Kesehatan Diminta Tindak Tegas"

 Diduga Tolak Pasien "Kadis Kesehatan Diminta Tindak Tegas"
 
SULSEL
Senin, 05 Jun 2023  01:03

MEDIA ALIANSI LUWU UTARA

Puskesmas Didirikan oleh pemerintah, dengan orientasinya adalah tempat pelayanan kesehatan masyarakat tingkat pertama, dan orang yang ditugaskan di puskesmas adalah orang yang sudah teruji ilmunya melalui pendidikan kesehatan serta paham tugas dan fungsinya.

Lalu bagaimana bilah ada petugas kesehatan yang menolak pasien apakah itu pantas disebutkan sebagai orang beriilmu, sedangkan tindakan oknum tersebut  sangat bertolak belakang dengan visi misi kesehatan. Seperti yang terjadi di Puskesmas Baebunta, kecamatan baebunta, kabupaten luwu utara, 03/06/2023)

Pasien yang berinisial (KA) 31 tahun, terpaksa dilarikan ke RS HIKMA Masamba untuk mendapat perawatan medis karena diduga oknum petugas yang jaga di ruang UGD puskesmas baebunta menolak.

Berdasarkan keterangan pasien, saat di konfirmasi di ruang UGD RS Hikma Masamba mengatakan," Saya kecewa dengan sikap oknum petugas yang jaga diruang UGD Puskesmas Baebunta, mereka tidak mau melayani saya padahal saya dalam kondisi sakit. 

Saya datang tentu butu pertolongan medis, tapi apa yang saya dapatkan hanya kekecewaan semata, saya turun dari mobil langsung menuju ke ruang UGD belum sampai di pintu oknum petugas langsung menyuru saya pulang dengan alasan ruang inap sudah full.

"Tapi saya tetap masuk kedalam ruang UGD dan langsung baring di bangsal, kemudian saya memohon pada petugas tolong berikan saya obat saya sudah mampu menahan sakit perut saya, tapi apa yang mereka lakukan hanya tensi saya.

Setelah saya ditensi mereka kembali keruang kerjanya, di pikiran saya mereka pergi ambil obat, ternyata mereka pada duduk cerita diruang kecil samping kanan pintu masuk," Ucapnya dengan penuh kekesalan

Lebi lanjut menjelaskan," Demi kesembuhan perut saya, mau tidak mau harus saya keluar dari ruang UGD dan menuju ke RS Hikma untuk segera mendapatkan pertolongan medis agar sakit perut saya bisa berkurang, alhamdulillah setelah saya di RS Hikma, petugas yang jaga langsung melakukan tindakan," ungkap pasien yang ditolak 04/06/2024.

Atas kejadian ini, Kepala puskesmas Baebunta Jamal, telah menghubungi keluarga pasien melalui Whatsaapt dan melakukan permintaan maaf atas kejadian itu, bahkan berjanji akan menindaklanjuti kejadian ini karena menurutnya sudah mencederai nama puskesmas," ucap kepala puskesmas Baebunta melalui Whatsaapt.  

Dikonfirmasi kepada kepala Dinas kesehatan melalui via seluler juga mengatakan," hari Senin saya akan tindak lanjuti masalah ini, dan insya Allah saya akan turun langsung ke Puskesmas Baebunta untuk segera lakukan evaluasi terkait pelayanan kesehatan disana," Ucap Kadia 4/06/2023)  

Menanggapi hal ini, wakil Ketua Lembaga Alianai Indonesia perwakilan Kabupaten Luwu Utara Hariono Wardi menyebutkan," Tindakan oknum petugas tersebut benar-benar tidak memeliki prikemanusian.

Dan saya anggap ketiga petugas yang jaga pada malam kejadian, gagal paham tentang tugas dan fungsinya sebagai pelayan kesehatan, hironisnya lagi oknum yang berinisial  UP dia seorang PNS  masa tidak paham tentang pelayan kesehatan, "Ucapnya

"Ia juga mengatakan, kasus ini bisa dilaporkan ke organisasi profesi yang membawahi atau litigasi sendiri, artinya pasien bisa menempu jalur hukum dengan melaporkan oknum tersebut atas penolakan yang dilakukan terhadap pasien, tindakan ini telah di atur oleh undang-undang kesehatan serta sanksi pidananya,"Terangnya

"Dan Kalau kadis kesehatan dan kepala puskesmas baebunta tidak segera tindak tegas ketiga oknum itu  maka kita tempu jalur hukum agar oknum yang melakukan di proses sesuai undang - undang kesehatan yang berlaku,"tegasnya.

"Hariono menjelaskan, hal ini sangat perluh untuk ditindak tegas sebab ini menyangkut keselamatan pasien, bilah tidak diberikan pelajaran maka kemungkinan bisa terjadi lagi kepada orang lain sehingga perlu adanya pembelajaran sebagai efek jerah bagi oknum yang melakukan. Sisi positifnya bisa menjadi contoh bagi yang yang lain khususnya yang biasa melakukan hal seperti ini," Tegas  Hariono 04/06/2023/ (Andi)

TAG:
#
Berita Terkait
Soal Tambang Ilegal di Rampi, ini Pernyataan Ketua Komisi II DPRD Luwu Utara Saat Menghadiri RDP di Provinsi
Soal Tambang Ilegal di Rampi, ini Pernyataan Ketua Komisi II DPRD Luwu Utara Saat Menghadiri RDP di Provinsi
Soal Tambang Ilegal di Rampi, ini Pernyataan Ketua Komisi II DPRD Luwu Utara Saat Menghadiri RDP di Provinsi
Soal Tambang Ilegal di Rampi, ini Pernyataan Ketua Komisi II DPRD Luwu Utara Saat Menghadiri RDP di Provinsi
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
Kejati Sumsel Selamatkan Uang Negara Rp1,2 Triliun, Tiga Tersangka Baru Kasus KUR Mikro Ditahan
Pemdes Upang Makmur Salurkan BLT Dana Desa (DD) Tahap Pertama untuk Lansia
TNI Hadir Untuk Rakyat, Pembangunan Jembatan Garuda Memasuki Proses Perakitan Besi WF
Imigrasi Klaim Dokumen Lengkap, Keberadaan TKA China di PLTSa Kramasan Tetap Jadi Sorotan
Polda Sumsel Percepat Identifikasi Korban Kecelakaan Maut di Posko DVI Palembang
Indeks Berita