Kuatir hadapi Banjir, Warga Komplek BAP 1 Serang kosongkan Rumah

Kuatir  hadapi Banjir, Warga Komplek BAP 1  Serang kosongkan Rumah
 
BANTEN
Sabtu, 29 Jun 2024  09:12

AliansiNews.ID-Serang,  Sudah bertahun tahun lamanya  Komplek Bumi Agung Permai 1 Kota Serang  dilanda banjir walau curah hujan tidak seberapa.Hal Ini membuat  wargnyanya khususnya RW 11 memilih meninggalkan rumahnya.  Warga juga telah lama memasang Plang rumahnya di Jual, di Kontrakan, ada juga yang dibiarkan kosong hingga roboh akibat tidak terawat

 Ketua RW 11, BAP 1, Mahmudin mengatakan, "Warga di sekitar merasa khawatir karena lokasi rumahnya tersebut menjadi salah satu langganan banjir ,warga juga   merasa jenuh dan lelah  setiap kali hujan turun, sehingga mereka terpaksa meninggalkan tempat tinggalnya."

Lanjutnya  "Setidaknya terdapat 2.000 Kartu Keluarga (KK) yang bermukim di lokasi terdekat dengan saluran drainase berukuran kecil, dan melintas di bawah Jalan Tol Tangerang-Merak.

“Mudah-mudahan segera teratasi oleh pemerintah daerah. Karena penduduk di sini kurang lebih 2.000 KK,” katanya.

Pihaknya berharap, Pemerintah Kota (Pemkot) Serang dapat membantu untuk melakukan pembangunan agar dapat mengatasi banjir yang selalu terjadi di wilayahnya.

“Kalau sudah ada hujan itu pasti banjir, ini banyak rumah kosong karena kena dampak banjir, sudah ada yang pindah ada juga rumah nya di naikin lagi biar tinggi,” tuturnya.

Sebelumnya Wakil Ketua DPRD Kota  Serang ,Roni Alfanto mengatakan, Pihaknya   sudah meminta Pemkot Serang dengan tegas untuk segera menindaklanjuti keluhan warga BAP 1 Kelurahan Unyur, termasuk Kaligandu. Sebab, persoalan banjir di wilayah tersebut telah terjadi selama bertahun-tahun dan belum terselesaikan secara tuntas hingga saat ini. 

"Memang masalahnya satu-satunya di situ. Ada gorong-gorong tapi kecil sekali diameternya, dan itu menampung air dari Pasar Rau, Mandala, Unyur, Bumi Agung dan sekitarnya tumpah di situ semua ketika hujan. Tentu tidak akan surut, karena terlalu kecil," ucapnya.

Lanjutnya, Sulitnya penyelesaian permasalahan banjir di kawasan tersebut karena adanya perbedaan kewenangan antara Pemerintah Kota Serang dengan  Pemerintah Pusat. "Karena ada dua kewenangan, dan kami tentunya akan berupaya untuk melakukan komunikasi dengan sejumlah pihak terkait. Salah satunya pihak jalan tol, untuk diminta membuat diameter drainase lebih besar," ujarnya

Pj Wali Kota Serang Yedi Rahmat menjelaskan, "Saya sendiri sudah berkirim surat ke BPJT untuk pelaksanaan pembangunan yang dekat dengan jalan tol," ucapnya.

Adapun isi surat yang telah dikirimkan oleh Pemkot Serang diantaranya tentang peningkatan inovasi di ran tol Tangerang-Merak kilometer 73, pembangunan drainase, saluran pembuangan air sebagai bentuk upaya pengendalian banjir di lima lokasi, yaitu Linkungan Pabuaran Unyur, Linkungan Perumahan Bumi Agung I, Lingkungan Cilampang, Linkungan Bogeg dan akses tol Serang (Yessi)

TAG:
#kota serang
#banjir
Berita Terkait
Permasalahan Banjir Desa Tanjung Pasir Teluk naga Kampung Gaga Pemkab Buatkan Tandon Air
Permasalahan Banjir Desa Tanjung Pasir Teluk naga Kampung Gaga Pemkab Buatkan Tandon Air
Permasalahan Banjir Desa Tanjung Pasir Teluk naga Kampung Gaga Pemkab Buatkan Tandon Air
Permasalahan Banjir Desa Tanjung Pasir Teluk naga Kampung Gaga Pemkab Buatkan Tandon Air
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
Kapolsek Leuwiliang Buka Turnamen di stadion Mini Leuwimekar HUT Bhayangkara ke-80
Sudah 5 hari TPA Jatiwaringin belum padam, helikopter BNPB dikerahkan
Suasana Meriah, Polsek Leuwiliang Nonton Bareng Bersama Masyarakat
Polsek leuwiliang peringatan hari ulang tahun HUT Bhayangkara ke-80
Jadwal lengkap 16 Besar Piala Dunia 2026, ada 'big match' Spanyol vs Portugal dan Brasil vs Norwegia
Indeks Berita