Ketua Umum Aliansi Indonesia Minta ''Filtering'' Rekruitmen Anggota Diperketat

Ketua Umum Aliansi Indonesia Minta ''Filtering'' Rekruitmen Anggota Diperketat
 
NASIONAL
Jumat, 26 Agu 2022  00:22

Ketua Umum Lembaga Aliansi Indonesia (LAI) Irawati Djoni Lubis meminta dilakukan 'filtering' (penyaringan) anggota baru LAI, terutama di tingkat DPP atau yang beraktifitas di DPP lebih diperketat.

Hal itu disampaikan oleh Irawati Djoni Lubis saat menerima laporan kerja Wakil Ketua Umum Muhammad Safei, di ruang kerjanya, Kamis (25/08/2022).

'Filtering' itu untuk mengetahui latar belakang maupun rekam jejak calon anggota baru, sehingga memudahkan pengendalian internal dan dapat diambil langkah atau tindakan yang tepat terhadap calon anggota tersebut setelah menjadi anggota atau pengurus nantinya.

“Jadi bukan untuk melarang calon anggota dengan latar belakang atau rekam jejak tertentu untuk menjadi anggota. Bukan begitu,” kata Irawati Djoni Lubis.

Mengetahui latar belakang calon anggota penting agar memudahkan untuk menempatkan atau pemberian tugas-tugas sesuai dengan latar belakang atau keahliannya masing-masing.

“Misalnya, kalau latar belakang jurnalis nanti kita tempatkan di sini dengan tugas begini. Yang berlatar belakang TNI beda lagi penempatan dan tugasnya, yang Polri juga beda, begitu pun dengan yang berlatar belakang aktifis, profesional, pengusaha, dan lain sebagainya,” imbuh Ketua Umum LAI.

Mengenai rekam jejak, hal itu juga sangat penting, terutama untuk calon anggota yang memiliki rekam jejak miring atau punya catatan tertentu.

“Nah, calon anggota dengan catatan tertentu itu juga bukan tidak boleh menjadi anggota, namun harus disertai dengan pengawasan, pengarahan atau pembinaan khusus. Tidak boleh dilepas begitu saja sehingga justru akan menimbulkan masalah baru atau membuat buruk citra lembaga. Jangan sampai lembaga kita hanya digunakan sebagai bendera atau tempat berlindung untuk perilaku yang bersangkutan,” terangnya.

Irawati Djoni Lubis menegaskan hal  itu berlaku bagi semua departemen dengan Kornasnya masing-masing, maupun keanggotaan di luar departemen-departemen yang ada.

Dia juga secara khusus meminta kepada Safei untuk membantu 'filtering' tersebut dengan kewenangannya sebagai Wakil Ketua Umum serta sebagai kepanjangan tangan Ketua Umum.

“Kita sudah tidak lagi mengejar jumlah anggota, tapi sudah saatnya setiap penerimaan anggota bisa dioptimalkan untuk lembaga sesuai latar belakang maupun keahlian masing-masing,” pungkas Irawati.

TAG:
#aliansi
#aliansi indonesia
#ketua umum
Berita Terkait
Aliansi Indonesia Selalu Mendukung Pemerintahan yang Sah, Tidak Tahu Menahu apalagi Terlibat Seruan Demo 11 April
Aliansi Indonesia Selalu Mendukung Pemerintahan yang Sah, Tidak Tahu Menahu apalagi Terlibat Seruan Demo 11 April
Aliansi Indonesia Selalu Mendukung Pemerintahan yang Sah, Tidak Tahu Menahu apalagi Terlibat Seruan Demo 11 April
Aliansi Indonesia Selalu Mendukung Pemerintahan yang Sah, Tidak Tahu Menahu apalagi Terlibat Seruan Demo 11 April
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
Cetak Generasi Bhayangkara Berkualitas, Polda Sumsel Gelar Rikkes Tahap II Taruna Akpol 2026
Apresiasi Tinggi Ketum Maung & Rajawali: Langkah Prabowo Tegaskan Tak Ada Yang Kebal Hukum
Polda Sumsel Perkuat Komitmen Rekrutmen Presisi, Ribuan Casis Ikuti Sidang Menuju Rikkes II Tahun 2026
Perkuat Solidaritas Sosial, Pimpinan RAJAWALI Kalbar dan PBM Sintang Bahas Pelestarian Budaya dan Stabilitas Masyarakat
Dari Pesantren untuk Indonesia, Polda Sumsel dan JKSN Kolaborasi Perkuat Wawasan Kebangsaan
Indeks Berita