Ketua LAI Jateng: Kunci Kemajuan Aliansi Indonesia adalah DPP yang Solid dan Pengurus Daerah yang Loyal

Ketua Lembaga Aliansi Indonesia DPD Provinsi Jawa Tengah (LAI Jateng), Yoyok Sakiran, mengungkapkan kesan dan pesannya setelah mengikuti acara Halal bi Halal Keluarga Besar Lembaga Aliansi Indonesia, Jumat (19/05/2023).

"Kesan saya sangat positif melihat semangat jajaran pengurus DPP LAI dalam mempersiapkan hingga menyelenggarakan acara halal bi halal," ujar Yoyok saat berbincang santai sehari setelah acara, Sabtu (20/05/2023).
Acara halal bi halal itu menurutnya penting, bukan hanya untuk silaturahi, tapi juga konsolidasi LAI, baik internal DPP maupun DPP dengan pengurus daerah dari tingkat DPD, DPC dan DPAC.

"Kalau DPP-nya solid dan bersemangat, pasti menular juga ke kami jajaran pengurus daerah," imbuhnya.
Acara tersebut juga penting untuk mengukur tingkat loyalitas pengurus terutama loyalitas pengurus daerah, meski tidak bisa jadi pathokan mutlak karena kondisi ekonomi yang belum bisa sepenuhnya pulih pasca pandemi covid-19 maupun sebab lainnya.
"Kami dari Jateng pun tidak bisa hadir dengan jumlah personil seperti yang dulu-dulu, namun tetap kami upayakan sedapat mungkin ada perwakilan," jelasnya.
Yoyok menambahkan bahwa dia hadir bersama Ketua DPC Kudus dan Pengurus DPC Jepara.

Yoyok juga mengajak serta Watomo, seorang pengusaha dari Pasar Induk Kramat Jati yang juga kader LAI yang sudah cukup lama.
Untuk pengurus daerah yang berhalangan hadir namun sangat antusias mengikuti melalui 'live streaming' serta di berbagai platform media sosial, bagi Yoyok, itupun merupakan bentuk loyalitas.
"Yang berhalangan hadir karena satu dan lain hal tentu tidak bisa disamakan dengan mereka yang masa bodoh atau malah sengaja tidak hadir," jelasnya.
Lebih lanjut Yoyok menggaris bawahi sambutan Ketua Umum LAI, Irawati Djoni Lubis, khususnya ajakan untuk menghilangkan egoisme.
"Egoisme adalah penghalang nomor satu bagi terjalinnya silaturahmi maupun kepengurusan yang solid. Semua menjadi pengurus lembaga setelah melalui mekanisme sedemikian rupa, dengan posisi dan wewenang masing-masing. Tidak boleh ada ruang bagi yang merasa di atas lembaga atau lebih besar dari lembaga," paparnya.
Jika kepengurusan DPP solid, ditambah pengurus daerah yang loyal, dia optimis LAI akan semakin maju dan berkembang.
"Kuncinya di situ," pungkasnya.











