Kabur, pelaku pembunuhan aktor "Mak Lampir" Sandy Permana masih diburu Polisi

Kabur, pelaku pembunuhan aktor "Mak Lampir" Sandy Permana masih diburu Polisi
Foto: Kapolsek Cibarusah AKP Yendrizen saat diwawancara wartawan di kediaman aktor Sandy Permana, Bekasi Jawa Barat pada Minggu 12 Januari 2025.
HUKUM
Senin, 13 Jan 2025  09:46

Polisi masih memburu pelaku pembunuhan terhadap aktor laga drama kolosal pemeran Arya Soma dalam sinetron Misteri Gunung Merapi 3, Sandy Permana.

Pasalnya, pelaku terbilang licin dan berhasil menghindari kejaran aparat kepolisian.

Terduga pelaku, Nanang Irawan alias Gimbal berusia 45 tahun yang merupakan tetangga korban, langsung menghilang setelah menikam Sandy Permana hingga tewas pada Minggu (12/1/2025) pagi.

Kapolsek Cibarusah AKP Yendrizen mengatakan, anggota kepolisian dari Polres Metro Bekasi dan Polsek Cibarusah, dibantu tim Polda Metro Jaya masih memburu pelaku yang melarikan diri seusai membunuh aktor tersebut.

Dalam penyelidikan, anggota kami di lapangan sedang bekerja. Doakan saja agar kasus ini cepat terungkap," kata Yendrizen kepada saat ditemui di rumah duka di Perumahan TNI Polri Umum, RT 05 RW 08, Desa Cibarusah Jaya, Kecamatan Cibarusahi, pada Minggu (12/1/2025) malam.

Yendrizen juga meminta agar masyarakat yang mengetahui keberadaan pelaku segera melaporkan informasi tersebut kepada pihak kepolisian karena Ppmbunuh Sandy Permana licin, sehingga masih hingga kini masih dalam pengejaran polisi.

"Bagi masyarakat yang tahu, melihat, atau mendengar sesuatu, apabila ada informasi, silakan sampaikan kepada kami. Itu saja intinya. Saksi sementara sudah beberapa orang yang kami periksa," jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, terduga pelaku penusukan mantan aktor laga pemeran Arya Soma dalam sinetron Gunung Merapi 3 atau Mak Lampir, Sandy Permana adalah tetangga korban yang rumahnya berjarak hanya 20 meter dari rumah Sandy.

Ketua RT, Sudarmadji mengungkapkan, terduga pelaku, Nanang Irawan dan Sandy Permana sempat terlibat perselisihan dalam sebuah rapat warga yang membahas permasalahan warga. Sudarmadji menyebutkan, dalam rapat forum warga pada Oktober 2024, keduanya sempat berdebat sengit.

"Itu sempat terjadi cekcok pada Oktober 2024. Kami sedang dalam forum warga yang saya pimpin, dan ada perbedaan pendapat. Sebenarnya hanya saling tuding di forum," ujar Sudarmadji, Minggu (12/1/2025).

TAG:
#sandy permana
#pembunuhan
#bekasi
Berita Terkait
Abaikan bukti rekaman CCTV, putusan hakim bebaskan Ronald Tannur dalam kasus pembunuhan dinilai penuh kejanggalan
Abaikan bukti rekaman CCTV, putusan hakim bebaskan Ronald Tannur dalam kasus pembunuhan dinilai penuh kejanggalan
Abaikan bukti rekaman CCTV, putusan hakim bebaskan Ronald Tannur dalam kasus pembunuhan dinilai penuh kejanggalan
Abaikan bukti rekaman CCTV, putusan hakim bebaskan Ronald Tannur dalam kasus pembunuhan dinilai penuh kejanggalan
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
​Kontraktor harus berkomitmen dan kredibel dalam menangani pekerjaan proyek yang di kerjakannya
Dinas Pendidikan dan Gubernur Sumsel Apresiasi Pentas Kreativitas SMK Penerbangan Sriwijaya, Tampilkan Talenta Taruna di Bidang Seni dan Prestasi
Dijanjikan Ribuan Foodtray MBG Impor, Pengusaha Kayu Agung Malah Rugi Rp500 Juta
Dandim 1016/Plk Berikan Motivasi Kepada Ratusan Siswa SMA Negeri 5 Palangka Raya
Sorotan terhadap Proyek Rehabilitasi Kantor Camat Muara Belida
Indeks Berita