Banjir bandang terjang Bumiayu-Brebes, ratusan rumah terendam

Banjir bandang terjang Bumiayu-Brebes, ratusan rumah terendam
Foto: Banjir bandang akibat luapan Sungai Erang merendam ratusan rumah di Bumiayu, Brebes.
JATENG-DIY
Sabtu, 08 Nov 2025  20:26

Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, pada Sabtu (8/11/2025) sore, memicu banjir bandang yang melumpuhkan aktivitas warga.

Dalam waktu singkat, Sungai Erang di Desa Kalierang meluap deras, menenggelamkan ratusan rumah dan menutup total akses jalan nasional Bumiayu–Purwokerto.

Air bah datang tiba-tiba sekitar pukul 15.00 WIB. Menurut Supriyanto, Sekretaris Desa Kalierang, hujan deras sejak siang membuat debit Sungai Erang meningkat tajam.

“Sekitar jam tiga sore air mulai naik, jam empat sudah sampai jalan nasional. Di lapangan Pendawa tingginya sepinggang orang dewasa, sekitar satu meter lebih,” ungkapnya.

Banjir yang datang dengan arus kuat itu tidak hanya merendam rumah warga, tetapi juga menyeret beberapa kendaraan yang sedang melintas.

“Ada mobil terseret banjir, tiga rumah roboh di RT 3 RW 5. Barang-barang elektronik warga banyak yang rusak, jumlah kerugiannya belum bisa dihitung,” tambah Supriyanto.

Luapan air Sungai Erang menyebar cepat ke berbagai wilayah, terutama di RT 6, RT 7, dan RT 3 Desa Kalierang.

Warga panik dan banyak yang tidak sempat menyelamatkan barang berharga karena air datang sangat cepat. Sebagian bahkan memanjat atap rumah untuk menghindari arus yang terus naik.

“Terakhir banjir sebesar ini terjadi tahun 2018. Sudah tujuh tahun tidak pernah separah ini,” ujarnya.

Ketinggian air di jalan nasional mencapai sekitar satu meter, membuat lalu lintas lumpuh total. Sejumlah kendaraan dari arah Purwokerto dan Tegal terpaksa berhenti atau mencari jalur alternatif.

“Tadi sempat macet panjang, air menutup seluruh badan jalan,” ujar seorang warga yang menyaksikan derasnya arus di jalur utama tersebut.

Hingga Sabtu petang, hujan masih mengguyur kawasan Bumiayu. Tim BPBD Kabupaten Brebes bersama aparat desa terus melakukan asesmen dan evakuasi warga terdampak.

Pemerintah desa mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi banjir susulan, mengingat intensitas hujan masih tinggi.

Bencana banjir bandang di Bumiayu kali ini menjadi peringatan serius bagi warga dan pemerintah daerah akan pentingnya mitigasi bencana.

Sungai Erang telah beberapa kali meluap, dan tanpa penanganan serius, ancaman serupa berpotensi kembali menghantui ribuan warga di wilayah selatan Brebes.

TAG:
#bumiayu
#brebes
#banjir bandang
#banjir
Berita Terkait
Halu !!! Ngaku Dapat Bisikan Gaib, Suami Cekik Istri Hingga Tewas
Halu !!! Ngaku Dapat Bisikan Gaib, Suami Cekik Istri Hingga Tewas
Halu !!! Ngaku Dapat Bisikan Gaib, Suami Cekik Istri Hingga Tewas
Halu !!! Ngaku Dapat Bisikan Gaib, Suami Cekik Istri Hingga Tewas
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
Cetak Generasi Bhayangkara Berkualitas, Polda Sumsel Gelar Rikkes Tahap II Taruna Akpol 2026
Apresiasi Tinggi Ketum Maung & Rajawali: Langkah Prabowo Tegaskan Tak Ada Yang Kebal Hukum
Polda Sumsel Perkuat Komitmen Rekrutmen Presisi, Ribuan Casis Ikuti Sidang Menuju Rikkes II Tahun 2026
Perkuat Solidaritas Sosial, Pimpinan RAJAWALI Kalbar dan PBM Sintang Bahas Pelestarian Budaya dan Stabilitas Masyarakat
Dari Pesantren untuk Indonesia, Polda Sumsel dan JKSN Kolaborasi Perkuat Wawasan Kebangsaan
Indeks Berita