Selvi Gibran harapkan batik Indonesia terus lestari dan mendunia

Selvi Gibran harapkan batik Indonesia terus lestari dan mendunia
 
NASIONAL
Rabu, 29 Okt 2025  22:29

Di tengah derasnya arus budaya global, pemerintah terus memperkuat upaya pelestarian batik sebagai identitas dan kebanggaan bangsa Indonesia. Sebagai warisan budaya takbenda yang telah diakui UNESCO sejak 2009, batik menjadi simbol keindahan, filosofi, serta kreativitas bangsa yang perlu terus dijaga dan dikembangkan agar tetap berdaya saing hingga ke mancanegara.

Hal ini disampaikan oleh Ibu Selvi Gibran Rakabuming saat meresmikan pembukaan Jejak Canting Indonesia 2025 di Museum Batik Indonesia, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, pada Selasa (28/10/2025). Acara yang digelar bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda tersebut, mengusung tema “Menelusuri Makna dan Pesona Batik Menghidupkan Keberlanjutan.”

“Menginisiasi inovasi-inovasi yang hebat yang pada akhirnya mampu menjadikan batik Indonesia agar terus lestari dan berkembang hingga ke mancanegara,” ujar Ibu Selvi dalam sambutannya.

Kegiatan pelestarian batik ini sejalan dengan semangat Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat identitas nasional. Untuk itu, Ibu Selvi menekankan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga warisan budaya ini agar tetap relevan dan diminati lintas zaman.

“Harus dikolaborasikan dengan gaya anak muda seperti apa kemudian trend fashion yang sedang berkembang seperti apa sehingga para generasi millenial generasi gen Z ini merasa nyaman dan merasa tetap bangga tetap percaya diri mengenakan batik tidak hanya untuk acara-acara formal saja tapi di keseharian kehidupan sehari-harinya mereka,” jelas Ibu Selvi.

Lebih jauh, Ibu Selvi mengungkapkan bahwa setiap motif batik memiliki makna dan nilai filosofis yang dalam, serta merupakan hasil karya tangan yang penuh ketelatenan.

“Batik bukan hanya selembar kain, tapi ada setiap cerita doa dan pesan di balik setiap motif yang dihasilkan dan kita tahu proses pembuatan batik itu juga tidak sebentar, kita harus menghargai perajin bagaimana proses menghasilkan satu lembar kain itu bisa dibuat hingga berbulan-bulan,” tegasnya.

Melalui momentum Bulan Batik Nasional yang diperingati setiap tanggal 2 Oktober, Ibu Selvi mendorong kolaborasi lintas generasi, mulai dari perajin, komunitas kreatif, pelaku budaya, hingga kalangan muda, untuk bersama-sama menjaga keberlanjutan batik.

“Dengan gotong royong dan semangat kerjasama Insyaallah ke depannya kita akan membawa batik ini lebih baik lagi dan lebih maju lagi sebagai salah satu warisan budaya yang memang harus kita lestarikan bersama,” harapnya.

Sebagai bentuk apresiasi, Ibu Selvi mengucapkan terima kasih kepada tujuh perajin batik unggulan dari berbagai daerah, yaitu Batik Nitik Yogyakarta, Batik Sogan Solo, Batik Merah Getih Pitik Lasem, Batik Indigo Pekalongan, Batik Gentongan Madura, Batik Megamendung Cirebon, dan Batik Gedog Tuban.

Ia juga menyampaikan penghargaan kepada anggota Solidaritas Perempuan untuk Indonesia Kabinet Merah Putih (Seruni KMP), Kementerian Kebudayaan, serta Museum dan Cagar Budaya atas terselenggaranya acara tersebut.

“Kita harapkan acara pada sore hari ini membawa dampak positif untuk para perajin-perajin kita, tidak hanya tujuh perajin tadi tapi masih banyak sekali ribuan perajin di seluruh pelosok Indonesia yang tadi sudah disampaikan bahwa hampir di setiap daerah batik mempunyai ciri khasnya masing-masing,” pungkasnya.

TAG:
#selvi ananda
#gibran
#wapres
#canting
#batik
Berita Terkait
Gaya pidato Ibu Wapres Selvi Ananda jadi sorotan
Gaya pidato Ibu Wapres Selvi Ananda jadi sorotan
Gaya pidato Ibu Wapres Selvi Ananda jadi sorotan
Gaya pidato Ibu Wapres Selvi Ananda jadi sorotan
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
2 tersangka kasus narkoba di Polres Ngawi dinikahkan
Boros Rp1 T per bulan, BGN evaluasi insentif SPPG Rp6 Juta per hari
Sadis! Pelajar SMA di Luwu Timur bunuh gadis tetangga gegara cinta tak sampai
Viral TNI hadang massa demo mahasiswa, ini kata Kapuspen
Hendak terbang dengan jet pribadi, penyelundup narkoba buronan Interpol ditangkap di bandara Bali
Indeks Berita