Ancaman Iran: Basis Pertahanan Amerika di Timur Tengah Kami Libas

Ancaman Iran: Basis Pertahanan Amerika di Timur Tengah Kami Libas
Foto: Peta pangkalan militer AS di Timur Tengah.
INTERNASIONAL
Senin, 23 Jun 2025  19:16

Wakil luar negeri (Wamenlu) Iran Saeed Khatibzadeh menyebut, Iran akan menghabisi basis pertahanan Amerika di Timur Tengah akibat dampak dari Amerika turut serta membantu Israel dalam menyerang negaranya.

"Kami akan melihat sejauhmana mereka (Amerika) akan menyerang kita. Apabila tingkat kerusakan di negara kami tinggi, maka kami akan menyerang dan menghabisi basis pertahanan mereka di Timur Tengah," jelas Saeed Khatibzadeh dikutip dari Al Jazeera, Senin (23/6/2025).

Saeed Khatibzadeh mengatakan, keputusan Amerika menyerang pusat nuklir di negaranya merupakan kesalahan yang besar.

Iran mengancam Amerika akan menyerang semua pangkalan Amerika Serikat di Teluk Persia dan menutup Selat Hormuz yang merupakan jalur perdagangan minyak yang juga berbatasan dengan UEA dan Oman.

Bahkan, Qatar menjadi tuan rumah pangkalan Amerika Serikat. Sementara, untuk Bahrain sudah menjadi armada kelima bagi Angkatan Laut Amerika.

Sementara itu Kementerian Kesehatan Iran menyebut sebanyak 13 orang anak telah meninggal akibat serangan udara Israel.

"Sedikitnya 13 anak telah tewas sejak Israel menyerang Iran pada 13 Juni, paling muda baru berusia dua bulan. Bahkan 44 orang wanita juga meninggal, termasuk dua wanita sedang hamil akibat serangan dari Israel," ujar perwakilan Kementerian Kesehatan Iran Hossein Kermanpour.

Akibat dampak konflik tersebut, Hossein Kermanpour mengatakan lebih dari 400 orang meninggal dunia dan sedikitnya 3.056 orang terluka.

"Mayoritas korban dan yang terluka adalah warga sipil," tuturnya.

Sebelumnya, Presiden Amerika Donald Trump mengatakan pesawat pembom miliknya menyerang tiga pusat nuklir  di Iran dan mengancam akan melakukan lebih banyak serangan apabila Iran tidak menyerah.

Pernyataan Trump itu merupakan pengingkaran Amerika yang telah lama berjanji untuk menghindari adanya perang yang baru.

TAG:
#amerika
#iran-israel
#iran
#israel
#perang
Berita Terkait
Ceritakan detik-detik penembakan, Donald Trump: Saya merasakan peluru menembus telinga kanan
Ceritakan detik-detik penembakan, Donald Trump: Saya merasakan peluru menembus telinga kanan
Ceritakan detik-detik penembakan, Donald Trump: Saya merasakan peluru menembus telinga kanan
Ceritakan detik-detik penembakan, Donald Trump: Saya merasakan peluru menembus telinga kanan
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
Pemasangan Besi WF Hampir Selesai, Pembangunan Jembatan Terus Dikebut
Aktivitas Nelayan Lumpuh Akibat BBM Mahal, DPC Maung Kubu Raya Desak Pemda Tangani Serius
​Kontraktor harus berkomitmen dan kredibel dalam menangani pekerjaan proyek yang di kerjakannya
Dinas Pendidikan dan Gubernur Sumsel Apresiasi Pentas Kreativitas SMK Penerbangan Sriwijaya, Tampilkan Talenta Taruna di Bidang Seni dan Prestasi
Dijanjikan Ribuan Foodtray MBG Impor, Pengusaha Kayu Agung Malah Rugi Rp500 Juta
Indeks Berita