Anggaran Fantastis Kemhan Jawara di 2025, Disusul Polri

Anggaran Fantastis Kemhan Jawara di 2025, Disusul Polri
Foto: Ilustrasi alutsista TNI.
NASIONAL
Jumat, 05 Sep 2025  10:39

Anggaran Kementerian Pertahanan (Kemhan) tahun 2025 diproyeksikan mencapai Rp247,5 triliun, yang merupakan angka tertinggi di antara semua kementerian/lembaga, dan menunjukkan kenaikan sekitar 48,83% dari target APBN 2025 awal sebesar Rp166,3 triliun. 

Angka yang "fantastis" ini mencakup berbagai kebutuhan prioritas pertahanan seperti pengadaan alutsista, perawatan, serta peningkatan kesejahteraan prajurit. 

Dalam laporannya pada bulan Juli lalu, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyatakan kinerja belanja K/L pada semester II 2025 akan sangat dipengaruhi oleh upaya akselerasi belanja pemerintah yang difokuskan pada percepatan pelaksanaan program prioritas dalam rangka mewujudkan pembangunan nasional.

“Akselerasi tersebut terutama diarahkan pada program prioritas untuk mendukung Astacita, antara lain Makan Bergizi Gratis (MBG), penyaluran bantuan sosial (bansos), penguatan pendidikan guna mencetak SDM (sumber daya manusia) unggul dan berdaya saing, peningkatan layanan kesehatan untuk mewujudkan masyarakat yang sehat dan produktif, penguatan ketahanan pangan, serta pembangunan pertahanan semesta,” demikian petikan laporan pemerintah. 

Untuk mendukung realisasi belanja tersebut, outlook belanja K/L pada 2025 diproyeksikan sebesar Rp 1.275,6 triliun atau 98,6 persen dari perkiraan pagu revisi Rp 1.294,3 triliun.

Adapun setelah mengalami penambahan, Kementerian Pertahanan (Kemenhan) menempati peringkat pertama sebagai K/L dengan anggaran terbesar pada 2025, yaitu Rp 247,5 triliun.

Anggaran belanja Kemenhan dalam APBN 2025 sebelumnya ditetapkan sebesar Rp 166,3 triliun, dengan realisasi semester I sebesar Rp 102,3 triliun atau 61,5 persen dari APBN.

Selanjutnya, di urutan kedua ada Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dengan outlook belanja 2025 diperkirakan sebesar Rp 138,5 triliun, dari semula sebesar Rp 126,6 triliun dalam APBN 2025. Realisasi belanja Polri pada semester I sebesar Rp 65,9 triliun atau 52 persen dari APBN 2025. 

Kemudian, Badan Gizi Nasional (BGN) berada di urutan ketiga dengan outlook belanja 2025 diperkirakan sebesar Rp 116,6 triliun, dari sebelumnya sebesar Rp 71 triliun dalam APBN 2025. Realisasi belanja BGN pada semester I sebesar Rp 5 triliun atau 7 persen dari APBN 2025. 

Berikut 10 K/L dengan anggaran terbesar pada 2025 setelah mengalami perubahan:

1. Kementerian Pertahanan: Rp 247,5 triliun, naik dari semula Rp 166,3 triliun dalam APBN 2025.

2. Polri: Rp 138,5 triliun, naik dari semula Rp 126,6 triliun dalam APBN 2025.

3. Badan Gizi Nasional (BGN): Rp 116,6 triliun, naik dari semula Rp 71 triliun dalam APBN 2025.

4. Kementerian Kesehatan (Kemenkes): Rp 86,1 triliun, turun dari semula Rp 105,6 triliun dalam APBN 2025.

5. Kementerian Pekerjaan Umum (PU): Rp 85,7 triliun, turun dari semula Rp 111 triliun dalam APBN 2025.

6. Kementerian Sosial (Kemensos): Rp 79,6 triliun, tetap dari semula Rp 79,6 triliun dalam APBN 2025.

7. Kementerian Keuangan (Kemenkeu): Rp 71,5 triliun, naik dari semula Rp 53,2 triliun dalam APBN 2025.

8. Kementerian Agama (Kemenag): Rp 69,8 triliun, turun dari semula Rp 78,6 triliun dalam APBN 2025.

9. Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek): Rp 52,9 triliun, turun dari semula Rp 57,7 triliun dalam APBN 2025.

10. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen): Rp 47 triliun, naik dari semula Rp 33,5 triliun dalam APBN 2025.

TAG:
#kemhan
#polri
#apbn
#kemenkeu
Berita Terkait
Jokowi: Polri miliki peran sentral jaga stabilitas dan keamanan demokrasi
Jokowi: Polri miliki peran sentral jaga stabilitas dan keamanan demokrasi
Jokowi: Polri miliki peran sentral jaga stabilitas dan keamanan demokrasi
Jokowi: Polri miliki peran sentral jaga stabilitas dan keamanan demokrasi
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
Maung Pamekasan Minta Penegakan Hukum Tanpa Kompromi di Kasus Korwil BGN
Tegas! DPN MAUNG Nilai Penanganan Kasus Ria Norsan Terkesan Lambat & Kurang Transparan
2 tersangka kasus narkoba di Polres Ngawi dinikahkan
Boros Rp1 T per bulan, BGN evaluasi insentif SPPG Rp6 Juta per hari
Sadis! Pelajar SMA di Luwu Timur bunuh gadis tetangga gegara cinta tak sampai
Indeks Berita