3 meninggal korban longsor di Cilacap, Prabowo perintahan BNPB gerak cepat!

3 meninggal korban longsor di Cilacap, Prabowo perintahan BNPB gerak cepat!
Foto: Tim gabungan melakukan operasi pencarian dan pencarian dalam bencana tanah longsor yang terjadi di Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Jumat (14/11).
JATENG-DIY
Jumat, 14 Nov 2025  14:52

Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian khusus terhadap bencana tanah longsor yang terjadi di Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah pada Jumat (14/11/2025).

Prabowo meminta Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto segera menuju lokasi bencana. 

Suharyanto akan memastikan penanganan darurat berjalan optimal dan menyeluruh.

“Atas arahan Presiden Prabowo Subianto, kami langsung berangkat ke sana,” ujar Suharyanto usai mengisi pelatihan manajemen bencana di Sentul, Bogor.

Sebelumnya, Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB Mayjen TNI Budi Irawan bersama Tim Reaksi Cepat dan tim Pusdatinkom sudah lebih dulu diberangkatkan.

Mereka langsung meninjau lokasi, memberikan bantuan logistik, dan berkoordinasi dengan berbagai pihak.

“Deputi Bidang Penanganan Darurat, Mayjen TNI Budi Irawan sudah hadir di sana hari ini, membawa dukungan logistik dan peralatan,” ucapnya.

Suharyanto menegaskan bahwa pencarian dan penyelamatan korban menjadi prioritas utama. Longsor dipicu oleh cuaca ekstrem dan kondisi tanah yang labil.

Menurut laporan sementara, 20 orang masih hilang dan diduga tertimbun longsor. Tiga korban ditemukan meninggal dunia.

Sekitar 200 personel gabungan dari Basarnas, BPBD, TNI, Polri, PMI, relawan, dan warga ikut dalam proses pencarian.

“Kurang lebih ada 200 personel. Semoga seluruh masyarakat yang hilang dapat segera ditemukan,” katanya.

Menurutnya, BNPB juga berencana merelokasi warga yang tinggal di daerah rawan longsor. Saat ini, ada 28 warga yang masih tinggal di kawasan berisiko.

“Ada 28 rumah yang harus direlokasi. Itu pun pemerintah daerah telah menyiapkan lokasi relokasinya. Sehingga setelah proses tanggap darurat ini selesai, relokasinya sudah kita siapkan,” jelas Suharyanto.

“Kita ungsikan dulu yang berada di titik-titik rawan supaya meninggalkan rumah jangan sampai ada longsor susulan yang mengakibatkan korban tambahan,” tambahnya.

Data dari Pusdalops BNPB mencatat, hingga pukul 11.16 WIB, tiga orang meninggal dunia dan 20 lainnya masih dicari. Sebanyak 23 orang selamat namun berada di zona rawan.

Korban tewas telah dibawa ke RS Majenang, sementara warga selamat mengungsi ke rumah kerabat.

Sebanyak 12 rumah rusak berat dan 16 rumah lainnya di Dusun Cibuyut dan Tarukahan terancam longsor.

Tim gabungan terus melakukan pencarian, meski cuaca buruk, tanah labil, dan minimnya penerangan menjadi tantangan besar. Operasi SAR tetap berjalan dengan mempertimbangkan kondisi alam sekitar.

TAG:
#cilacap
#longsor
#bnpb
#prabowo
Berita Terkait
Ketua BPAN LAI Cilacap: Kami Sedang Investigasi Laporan Dugaan Pemerasan Oleh Oknum LAI
Ketua BPAN LAI Cilacap: Kami Sedang Investigasi Laporan Dugaan Pemerasan Oleh Oknum LAI
Ketua BPAN LAI Cilacap: Kami Sedang Investigasi Laporan Dugaan Pemerasan Oleh Oknum LAI
Ketua BPAN LAI Cilacap: Kami Sedang Investigasi Laporan Dugaan Pemerasan Oleh Oknum LAI
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
Apresiasi Tinggi Ketum Maung & Rajawali: Langkah Prabowo Tegaskan Tak Ada Yang Kebal Hukum
Polda Sumsel Perkuat Komitmen Rekrutmen Presisi, Ribuan Casis Ikuti Sidang Menuju Rikkes II Tahun 2026
Perkuat Solidaritas Sosial, Pimpinan RAJAWALI Kalbar dan PBM Sintang Bahas Pelestarian Budaya dan Stabilitas Masyarakat
Dari Pesantren untuk Indonesia, Polda Sumsel dan JKSN Kolaborasi Perkuat Wawasan Kebangsaan
Proyek Peningkatan Jalan Trans Sabbang Tallang Sae di Seko Disorot, Material Yang Digunakan Diduga Ilegal
Indeks Berita