Ledakan SMAN 72, pelaku rakit bom dari tutorial internet

Ledakan SMAN 72, pelaku rakit bom dari tutorial internet
Foto: Ilustrasi.
PERISTIWA
Selasa, 11 Nov 2025  07:43

Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror mengungkap, bahwa terduga pelaku peledakan di SMAN 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara, diduga merakit bom sendiri.

Juru Bicara Densus 88 Antiteror Polri, AKBP Mayndra Eka Wardhana, menyebutkan bahwa pelaku mempelajari cara membuat bom melalui tutorial di internet.

“Dirakit sendiri, dan pelaku mengakses melalui internet cara-cara merakit bom,” kata Mayndra, Selasa (11/11/2025).

Ia menuturkan, berdasarkan hasil penelusuran media sosial, terduga pelaku kerap menonton konten kekerasan ekstrem (gore) seperti pembunuhan, kecelakaan perang, hingga peristiwa brutal yang mematikan.

Video dan foto terkait aksi pembunuhan tersebut sering ditontonnya melalui komunitas daring di media sosial.

Bahkan, yang bersangkutan juga diketahui kerap mengunjungi situs gelap (dark web).

“Yang bersangkutan kerap mengunjungi komunitas daring, terutama di forum dan situs-situs gelap, yang menampilkan video atau foto orang yang benar-benar meninggal dunia, biasanya akibat kecelakaan, perang, pembunuhan, atau kejadian brutal lainnya,” ujar Mayndra.

Sebagai informasi, ledakan di SMAN 72 Kelapa Gading terjadi pada Jumat (7/11/2025).

Tidak ada korban meninggal dunia dalam insiden tersebut. Namun, jumlah korban luka tercatat sebanyak 96 orang.

Densus 88 Antiteror Polri menyebut terdapat tujuh bahan peledak yang dibawa oleh terduga pelaku ke SMAN 72 Jakarta.

Dari total peledak tersebut, empat di antaranya meledak di dua lokasi berbeda.

Sementara tiga peledak lainnya belum sempat digunakan dan telah disita oleh petugas untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

TAG:
#sman 72
#ledakan
#densus 88
#jakut
#jakarta
Berita Terkait
Korban ledakan SMAN 72  bertambah jadi 96 orang
Korban ledakan SMAN 72  bertambah jadi 96 orang
Korban ledakan SMAN 72  bertambah jadi 96 orang
Korban ledakan SMAN 72  bertambah jadi 96 orang
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
Boros Rp1 T per bulan, BGN evaluasi insentif SPPG Rp6 Juta per hari
Sadis! Pelajar SMA di Luwu Timur bunuh gadis tetangga gegara cinta tak sampai
Viral TNI hadang massa demo mahasiswa, ini kata Kapuspen
Hendak terbang dengan jet pribadi, penyelundup narkoba buronan Interpol ditangkap di bandara Bali
Heboh CCTV di kawasan Bundaran HI mati saat demo mahasiswa, ini kata Pemprov DKI
Indeks Berita