DPUPR Kota Tangerang Luncurkan 2 Program Digital,Lengkap dengan 9 Lokasi Pos Duga TMA yang bisa di Pantau Publik

DPUPR Kota Tangerang Luncurkan 2 Program Digital,Lengkap dengan 9 Lokasi Pos Duga TMA yang bisa di Pantau Publik
Foto: Layanan Digital Perjaka Gesit atau Perbaikan jalan,gerakan satu hari tuntas,
BANTEN
Minggu, 25 Agu 2024  10:01

Pemkot Tangerang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR) Kota Tangerang baru-baru ini meluncurkan dua program digital terbaru dalam acara Tangerang Digital Festival Volume 2. Program tersebut mencakup perbaikan jalan melalui gerakan satu hari tuntas, atau yang dikenal dengan nama Perjaka Gesit, serta aplikasi Pos Duga untuk memantau tinggi muka air (TMA).

AliansiNews.ID-Kota Tangerang,Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang, Taufik Syahzaeni, mengatakan bahwa saat ini Pemkot Tangerang memiliki 4.169 ruas jalan di seluruh wilayah.

Jalan-jalan tersebut dikategorikan berdasarkan kriteria dan wewenangnya, mulai dari 6 ruas jalan nasional, 5 ruas jalan provinsi, hingga 3.907 ruas jalan kota dan jalan lingkungan yang mencakup 829,9 kilometer.

Analis Tata Ruang DPUPR Kota Tangerang,Idham Dio Fathullah, menjelaskan bahwa DPUPR meluncurkan dua program perbaikan jalan melalui gerakan satu hari tuntas, atau yang dikenal dengan nama Perjaka Gesit, serta aplikasi Pos Duga untuk memantau tinggi muka air (TMA).juga memperkenalkan aplikasi TMA, yang memberikan informasi tentang tinggi muka air sungai secara real-time. Aplikasi ini, yang diluncurkan pada 2022, bertujuan memberikan peringatan dini mengenai potensi bencana banjir,Jumat,23/8/2024

“Kami ingin membantu masyarakat dalam melakukan aduan terkait perbaikan jalan dan fasilitas lainnya melalui program Perjaka Gesit. Kamu bisa menggunakan aplikasi Laksa di Tangerang Live untuk melaporkan masalah seperti perbaikan jalan, saluran drainase, pembersihan sungai, perizinan tata ruang, dan banyak lagi,” Ujarnya

Lanjut Idham, menjelaskan bahwa DPUPR juga memperkenalkan aplikasi TMA, yang memberikan informasi tentang tinggi muka air sungai secara real-time. Aplikasi ini, yang diluncurkan pada 2022, bertujuan memberikan peringatan dini mengenai potensi bencana banjir.

Kamu bisa mengakses aplikasi Pos Duga TMA di situs resmi DPUPR di dpupr.tangerangkota.go.id dengan memilih menu Pos Duga Air, lalu Data Tinggi Muka Air. Alternatifnya, bisa langsung cek di link posduga.dpuprkotang.info/v2.

Ini sembilan lokasi Pos Duga TMA diKota Tangerang yang  bisa dipantau oleh publik

1.Pondok Arum Karawaci

2.Kompleks DDN Karang Tengah

3.Pintu Air Sarakan Sukadiri

4.Jembatan Alamanda Periuk

5.Jembatan Galeong Karawaci

6.Jembatan Polor Cipondoh

7.Perumahan Duren Villa Larangan

8.Embung Nusa Jaya Karawaci

9.Taman Cipulir Estate Larangan

Selain memperkenalkan program digital, DPUPR juga memberikan informasi mengenai Tata ruang Kota Tangerang. Idham mengajak semua pengunjung dan warga Kota Tangerang untuk mengunjungi stan DPUPR agar bisa mengetahui lebih lanjut tentang program-program tersebut. “Kami juga menampilkan video edukasi tentang struktur pola ruang yang sedang dikerjakan oleh DPUPR Kota Tangerang,” tambah Idham. (Arm)

TAG:
#
Berita Terkait
Siap siap 2 hari lagi The Changcuters dan Guyon Waton akan Manggung di Alun-alun Kota Tangerang
Siap siap 2 hari lagi The Changcuters dan Guyon Waton akan Manggung di Alun-alun Kota Tangerang
Siap siap 2 hari lagi The Changcuters dan Guyon Waton akan Manggung di Alun-alun Kota Tangerang
Siap siap 2 hari lagi The Changcuters dan Guyon Waton akan Manggung di Alun-alun Kota Tangerang
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
Pemasangan Besi WF Hampir Selesai, Pembangunan Jembatan Terus Dikebut
Aktivitas Nelayan Lumpuh Akibat BBM Mahal, DPC Maung Kubu Raya Desak Pemda Tangani Serius
​Kontraktor harus berkomitmen dan kredibel dalam menangani pekerjaan proyek yang di kerjakannya
Dinas Pendidikan dan Gubernur Sumsel Apresiasi Pentas Kreativitas SMK Penerbangan Sriwijaya, Tampilkan Talenta Taruna di Bidang Seni dan Prestasi
Dijanjikan Ribuan Foodtray MBG Impor, Pengusaha Kayu Agung Malah Rugi Rp500 Juta
Indeks Berita