Dituduh Tidak Amanah dan Tak Merespon Laporan Masyarakat, Begini Jawaban Tegas Ketua RW 03 Sukajadi Banyuasin

BANYUASIN, Aliansinews.id
Apa yang menjadi tuduhan diduga segelintir masyarakat warga Jalan Pasir Putih RT17 RW03 Kelurahan Sukajadi Kecamatan Talang Kelapa Kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan.
Untuk menggulingkan Ketua RW 03 Sukajadi, lantaran kinerja Ketua RW 03 Sukajadi tidak amanah serta tidak merespon laporan terkait Jalan Rusak, Parit Jebol dan listrik putus 3 kali dan trapo meledak. Hal ini dibantah keras oleh Ketua RW 03 bahwa tuduhan tidak berdasar dan tidak benar.
Apa yang menjadi tuduhan terhadap dirinya menurut Yohan Aidi. AS, Permasalahan itu sebenarnya permasalahan pribadi, karena kurang senangnya saudara Medi Armadi terhadap dirinya.
“Semua tuduhan terhadap saya, awal ceritanya karena kurang senangnya beliau terhadap saya, pernah saya memperbaiki jalan kearah rumahnya, dan saya diminta perusahaan sendiri untuk melaksanakan pengecoran. Setelah kami mengadakan pengecoran, beliau (Medi,red) meminta mentahnya (minta uang,red),”ungkap Yohan.
Menurut Yohan, kebetulan saat itu, mobil ekspedisi masuk dalam perkarangan rumah mereka, itupun dirinya menjadi sasaran karena terkait atas izin darinya.
“Padahal saya tidak tahu menahu. Lalu usulan-usulan dari masyarakat disampaikan kepada RT, katanya ada 2 kali itu dilaporan pak RT, kalau memang ada laporan ke pak RT dan saya tidak merasa ditemui oleh pak RT, itu semua saya katakan bohong,” terang Ketua RW 03 Sukajadi Banyuasin mengatakan kepada wartawan, Senin (01/07/24) .
Yohan menjelaskan, adapun menurut laporan yang masuk, permasalahan yang ditujukan terhadap dirinya yang diberikan langsung copyannya oleh pak Camat,
“Isi dari laporan untuk menurunkan/menggulingkan Ketua RW 03 adalah bapak Yohan Aidi AS. Bahwasannya beliau tidak tidak proaktif lagi terhadap warga, terutama jalan rusak, parit rusak tidak perbaiki lagi, selain itu katanya trapo listrik pernah meledak tidak ada respon, maupun kabel listrik pernah putus tidak ada respon yang sudah disampaikan kepada Ketua RT, padahal semua itu saya katakan bohong. Tidak ada pak RT menyampaikan berita itu kepada pak RW,” ucapnya.
Disinggung apakah dari tuduhan-tuduhan laporan itu bahwa benar oknum tersebut mengajak masyarakat untuk menggulingkan Ketua RW.
“Memang benar ada sebagian masyarakat kita, akan tetapi diantara warga yang mendukung usulan Medi Armadi, itu ada 42 orang warga diantaranya banyak suami isteri, dan anak-anak yang belum ada KTP. Bahkan sebagian masyarakat itu ditipu tidak mengetahui isi surat KOP atas. Katanya dukungan masyarakat itu untuk mengusulkan perbaikan jalan. Ada lagi informasi yang saya dapat dari TIM kami bahwa nama dan tangan tangan masyarakat untuk pendataan saja. Bukan berkaitan untuk menggulingkan Ketua RW 03 Kelurahan Sukajadi,” ungkap bapak yang menjabat juga sebagai sebagai Ketua FKPM ini.
Yohan Aidi AS melanjutkan, sedangkan Ketua RT sendiri yang condong (mendukung,red) keputusan Medi Armadi yakni RT 17.
“Namun kita masih ada RT 5. Syukur alhamdullilah beliau tetap mendukung. Kepemimpinan Ketua RW 03 Kelurahan Sukajadi yakitu Yohan Aidi AS, beliau sudah ada membuat surat pernyataan akan diberikan kepada Lurah dan Camat. Didalam kawasan RW 03, ada 6 RT dan satu diantaranya ada yang kurang senang dengan saya, kalau yang 5 RT lagi InshaAllah masih pro dengan kita,” imbuhnya.
Sebagai Tim Lembaga Aliansi Indonesia Badan Penelitian Aset Negara menurut pandangan Yohan Aidi AS, terhadap masalah ini, apa yang sudah dituduhkan terhadap dirinya itu tidak benar.
“Seharusnya semua tuduhan beliau (Medi,red) terhadap saya harusnya dikonfirmasi dulu pada perusahaan-perusahaan dan dikaji dulu tentang kebenarannya, serta beliau tidak konfirmasi lagi terhadap yang bersangkutan kepada Ketua RT 03, jadi tuduhan itu tanpa bukti dan salah sasaran. Menurut informasi dan saya lihat sendiri, Medi ini diduga ada mendapat dukungan dari pak Indra Setiawan SE, untuk menggulingkan saya,”paparnya.
Masih menurut Yohan Aidi AS, dirinya menjalankan sebagai Pamong ini awalnya menjabat sebagai Ketua RT selama 5 tahun dan naik jenjang sebagai Ketua RW lebih kurang 13 tahun lebih, baru kali ini mendapat tuduhan seperti ini, dan menurut penilaiannya, ini ada seperti sentimen atau ketidak senangan secara pribadi. Sehingga diduga Medi Armadi berniat menggulingkan kepemimpinannya sebagai Ketua RW 03.
“Perlu diketahui si Medi ini berdomisili di RW 03 ini belum lama sekitar 2 atau 3 tahun, Kebetulan saya sebagai Ketua Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat (FKPM) ini membidangi tindak pidana ringan dan dari keteladanan kinerja kami sudah berapa kali mendapat penghargaan dari Kapolres, yah piagam penghargaan ada, selain itu sektertariat mendapat 2 kipas angin, 2 jam dinding,” jelasnya bangga.
Secara terpisah Ketua DPD LAI BPAN Wilayah Sumsel, Syamsudin Djoesman menilai apa saja tuduhan-tuduhan yang ditujukan terhadap anggotanya yakni Yohan Aidi AS, ini merupakan fitnah keji, dan hal ini dapat mencemarkan nama baik yang bersangkutan. Disamping itu kasus ini sudah bersinggungan dengan hukum.
“Saya sebagai Ketua DPD Lembaga Aliansi Indonesia Badan Penelitian Aset Negara Wilayah Sumatera Selatan, memberikan dukungan dan semangat terhadap bapak Yohan Aidi AS, untuk jangan takut menghadapi permasalah ini, masalah ini diduga hanya ketidak senangan secara pribadi, lalu oknum tersebut mengajak dan mempengharui warga setempat untuk menggulingkan Ketua RW 03, yang saya sayangkan masyarakat yang tidak mengerti tentang duduk persoalan masalah ini sehingga warga mudah untuk dipengharui padahal tuduhan-tuduhan yang dilontarkan terhadap Ketua RW 03 belum tentu valid kebenarannya,”pungkasnya.
Pada pemberitaan sebelumnya, dikutif dari berita online Kompas86.id, bahwa Ketua Koordinator Aksi Medi Armadi mengatakan bahwa warga akan putuskan menggelar unjuk rasa. dengan jumlah masa 100 s/d 150 Orang warga Pasir Putih.
Dengan rute perjalanan Jalan Pasir Putih Km 17 ke Km 15 Long march jalan kaki, mereka di bekali Spanduk, Poster,Bendera,tali,serta pengeras suara. Menurut Medi, pihaknya sudah menyampaikan pemberitahuan Kepolisian Polsek Talang Kelapa untuk pengamanan jalannya dalam aksi Demonstrasi. Sementara Tokoh Pemuda Banyuasin Indra Setiawan,SE. mengatakan Apa yang menjadi tuntutan Warga itu hak warga. Ia berharap selalu menjaga ketertiban umum yang terpenting tidak anarkis. (Tim)












