Dihadiri Wakil Bupati dan Ketua DPRD Beserta Jajaran, Pengurus PSHT Cabang Sragen Masa Bakti 2022-2027 Resmi di Lantik. Pemkab Berharap Menjalin Kesinergian Berproduktif

SRAGEN – Pimpinan organisasi pencak silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Sragen resmi dikukuhkan Sabtu (18/2/2023). Bertempat di padepokan PSHT Kroyo, Karangmalang, Sragen, pengurus baru di bawah kepemimpinan Ketua Cabang PSHT Sragen, Suwanto, bakal bertugas memimpin para pendekar ‘irengan’ masa bakti 2022-2027.
Pengukuhan dihadiri Wakil Bupati (Wabup) Sragen, Suroto, Ketua DPRD Suparno serta jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) setempat. Suwanto yang sehari-hari sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) penyuluh Keluarga Berencana (KB) diharapkan bisa meneruskan kejayaan PSHT di Sragen.
Dalam sambutannya, Wabup Sragen, Suroto juga menyampaikan agar pengurus baru PSHT bisa bersinergi dengan Pemkab Sragen dalam mengelola kondusivitas wilayah. Apalagi budaya Sragen yang akrab dengan kesenian campursari, cokekan, serta tayub membutuhkan kesadaran semua pihak untuk turut serta menjaga keamanan dan kondusifitas.
“Kami percaya Mas Wanto (Suwanto) bisa mengelola semua ini dengan berbagai pengalamannya. Penting tetap bersinergi dengan pemkab dan TNI/Polri dalam menjaga kondusivitas,” ujarnya.
Wakil Bupati juga berharap PSHT bisa terlibat membantu pemkab dalam pelaksanaan berbagai program seperti penurunan angka kemiskinan dan stunting. Sinergi PSHT dan pemkab diyakini bisa mempercepat dan memaksimalkan pelaksanaan program.
"Mari bersama pemkab ikut berjuang menangani berbagai masalah sosial. Harus ada kebersamaan dan gotong royong semua pihak termasuk keluarga besar PSHT,” harapnya.
Dengan adanya sinergi antara PSHT bersama Pemkab Sragen, yang diketuai Suwanto harapan besar berbagai program dibumi sukowati ini diyakini bisa mempercepat dan memaksimalkan untuk kepentingan bersama khususnya seluruh warga masyarakat di Kabupaten Sragen.
Kemudian saat ditemui disela sela acara, ketua Cabang PSHT Sragen, Suwanto, juga menyampaikan bahwa ia akan bertugas memimpin dengan masa bakti 2022-2027 semaksimal mungkin.
Tambah Suwanto, Dia merasa bangga dan bersyukur bisa dipercaya menahkodai perguruan silat sebesar PSHT yang memiliki anggota puluhan ribu pendekar. Disisi lain, dengan pengurus yang baru nantinya mampu memberikan warna baru dan harapan baru dengan sinergi dengan pemerintah.
“Ini adalah amanah yang harus saya jalankan, dan kepengurusan baru harus bisa bersinergi dengan pemerintah khususnya terkait bidang pencak prestasi dan pencak budaya,” tuturnya.
Suwanto berpesan semua anggota PSHT untuk mengedepankan persaudaraan dalam menyikapi semua hal. Jika memegang prinsip persaudaraan tanpa mengenal latarbelakang atau lainnya, semua masalah bisa diselesaikan dengan damai.
“Prinsip kita, tidak ada siapa saya dan siapa kamu. Semua adalah sama, hanya satu PSHT sebagai wadah penyaluran energi positif untuk membantu sesama. Sekali lagi kita dengan sinergi dengan cara cara tadi sesuai disampaikan mas ketum nanti ada komunikasi feedback antara pemerintah dan kami, diadakan event pertandingan pencak silat bupati cup, wakil bupati cup, saya udah matur ke ketua DPRD untuk sebagainya. Harapan kedepannya, dengan adanya berbagai event nantinya kita bisa berperan mencari bibit bibit atlit,” tegas dia.
Sementara itu ditempat yang sama, Ketua PSHT Pusat, Muhammad Taufik yang menghadiri acara pengukuhan dan pelantikan pengurus PSHT Cabang Kabupaten Sragen juga mengaku bangga dengan keberadaan PSHT di Sragen saat ini yang terus mengalami kemajuan.
Sosok pria kalem dan bersahaja yang akrab disapa Kangmas Taufik ini juga menghimbau kepada seluruh jajaran pengurus PSHT yang baru, agar bisa terus menjaga kerukunan sesama perguruan silat serta bekerjasama dengan pemkab terutama untuk penanganan berbagai masalah sosial.
“Kita sudah biasa dilatih untuk mengoptimalkan potensi mulai fisik dan sebagainya. Sehingga kalau energi ini tidak disalurkan pada hal-hal yang produktif seperti membantu pemerintah, ujung-ujungnya akan dipakai tawuran dan kerusuhan lainnya. Apalagi kalau menghadapi kebiasaan hiburan hajatan yang disertai minuman keras, makin di luar kendali,” bebernya.
Keterlibatan PSHT dengan energi positif dan segala sumber daya dinilai, lanjut Kangmas Taufik disela acara, akan sangat membantu memecahkan masalah sosial yang ada. Pesan khusus sosoknya yang tak pernah ketinggalan dan tiada bosannya, Dia mewanti-wanti kepada seluruh warga PSHT dimanapun berada dimana pentingnya menjaga nama besar dan menjaga serta menerapkan dengan baik nilai-nilai ajaran dari para leluhur PSHT dalam kehidupan sehari-hari.
"Saya harapkan mari bersama-sama menjaga wasiat dan wejangan para leluhur kita. Saling menjaga makna paseduluran, menjunjung tinggi sesuai ajaran untuk menjadi manusia yang berbudi pekerti yang luhur, memahami dan mengetahui mana yang benar serta mana yang salah. Disatu sisi, dengan menerapkan nilai ajaran tersebut dimulai dari diri sendiri dengan baik, maka dengan siapapun khususnya baik terhadap institusi maupun instansi manapun akan terjalin kerjasama yang baik pula." imbuhnya. (Tim)












