Dibuka di Tengah Konflik Internal, Wisata Keraton Solo Berbuntut Panjang dan di Sebut Tanpa Ijin Sinuhun

Dibuka di Tengah Konflik Internal, Wisata Keraton Solo Berbuntut Panjang dan di Sebut Tanpa Ijin Sinuhun
Foto: Masyarakat mendatangi Keraton Solo untuk berwisata. (Dok)
SOLO RAYA
Minggu, 01 Jan 2023  22:35

SOLO — Wisata di Keraton Kasunanan Solo kembali dibuka di tengah konflik internal yang tengah bergejolak saat ini. Pembukaan wisata di Keraton Solo itu sejak awal pekan lalu.

“Dalam sehari, bisa mencapai 1.000-an pengunjung. Ini digratiskan sampai pergantian tahun ini,” terang Ketua Eksekutif Lembaga Dewan Adat (LDA), KPH Eddy Wirabhumi, Sabtu (31/12).

Setiap wisatawan yang datang akan dipandu dengan sejumlah tour guide. Setiap wisatawan tidak ditarik tarif masuk dan setiap rombongan dibatasi waktu hanya 15 menit saja di dalam lingkungan Keraton Kasunanan Solo.

“Sebelumnya banyak yang kecele sudah datang ke Keraton tapi tidak bisa masuk. Ini kan Kota Wisata, sekalian momen tahun baru juga,” kata Eddy.

Meskipun banyak wisatawan berantusias untuk masuk, akan tetapi keadaan internal keraton sedang tidak baik-baik saja. Pasalnya, pembukaan ini, berada di tengah konflik dalam satu kerabat.

Konflik memanas pada akhir tahun 2022, lantaran dugaan pencurian, penganiayaan dan pengeroyokan. Sehingga, memunculkan adanya masalah terkait pengelolaan wisata Keraton Kasunanan yang diklaim tidak memiliki izin dari Sri Susuhunan Pakubuwana XIII.

Wakil Pengageng Sasana Wilapa Keraton Solo, KP Dani Nur Adiningrat mengatakan, pembukaan wisata di Keraton Solo itu tidak se-izin atas Sri Susuhunan Pakubuwana XIII.

“Jadi gini, wisata yang dibuka itu tidak seizin dari Sinuhun. Area yang dibuka itu, area privat untuk abdi dalem dan sentono atau masyarakat umum yang dapat otoritas khusus dari Raja,” kata Dani.

Di sisi lain, Dani mengaku, alasan sebenarnya pembukaan wisata itu juga tidak diketahui olehnya. Dimungkinkan, akan dilaksanakan penutupan kembali atas tindakan yang dilaksanakan LDA.

“Biar yang masuk itu abdi dalem yang bertugas dan yang diutus. Tidak serta merta masuk bebas. Yang sebenarnya, otoritas dari Raja. Pada struktur Keraton Kasunanan Solo, tidak mengenal Lembaga Dewan Adat secara turun-temurun, itu tidak ada,” katanya.*(tim/din)

Editor: Awi

TAG:
#pembukaan
#wisata
#keraton solo
Berita Terkait
Dibuka Presiden Jokowi, Asian Games 2018 Diharapkan Jadi Kebangkitan Olahraga Indonesia
Dibuka Presiden Jokowi, Asian Games 2018 Diharapkan Jadi Kebangkitan Olahraga Indonesia
Dibuka Presiden Jokowi, Asian Games 2018 Diharapkan Jadi Kebangkitan Olahraga Indonesia
Dibuka Presiden Jokowi, Asian Games 2018 Diharapkan Jadi Kebangkitan Olahraga Indonesia
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
Cetak Generasi Bhayangkara Berkualitas, Polda Sumsel Gelar Rikkes Tahap II Taruna Akpol 2026
Apresiasi Tinggi Ketum Maung & Rajawali: Langkah Prabowo Tegaskan Tak Ada Yang Kebal Hukum
Polda Sumsel Perkuat Komitmen Rekrutmen Presisi, Ribuan Casis Ikuti Sidang Menuju Rikkes II Tahun 2026
Perkuat Solidaritas Sosial, Pimpinan RAJAWALI Kalbar dan PBM Sintang Bahas Pelestarian Budaya dan Stabilitas Masyarakat
Dari Pesantren untuk Indonesia, Polda Sumsel dan JKSN Kolaborasi Perkuat Wawasan Kebangsaan
Indeks Berita