Dalam Rapat Evaluasi, Bupati Sukabumi H.Marwan Hamami Pastikan Tidak Ada Lagi Kecamatan Yang Berstatus Tanggap Darurat Bencana

Dalam Rapat Evaluasi, Bupati Sukabumi H.Marwan Hamami Pastikan Tidak Ada Lagi Kecamatan Yang Berstatus Tanggap Darurat Bencana
 
JABAR
Selasa, 24 Des 2024  19:59

aliansinews.id - Sukabumi, Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami memastikan tidak ada lagi kecamatan yang berstatus tanggap darurat bencana. Hal itu pasca tiga kecamatan yakni, Kalibunder, Pabuaran, dan Tegalbuleud memasuki masa transisi. Hal itu diputuskan berdasarkan hasil rapat evaluasi penanganan bencana di Kabupaten Sukabumi yang dilaksanakan di Pendopo, Selasa, 24 Desember 2024. 

"Proses perjalanan penanganan bencana telah maksimal dilakukan. Sejumlah aktivitas sudah mengarah ke normal kembali. Sehingga, kita putuskan masuk ke masa transisi," ujarnya.

Meskipun begitu, tugas berikutnya ialah proses penyelesaian assesment rumah yang terdampak. Apalagi, tim assesment telah turun ke 39 kecamatan yang terdampak untuk memastikan jumlah rumah yang rusak berat, sedang, dan ringan. 

"Tim yang turun ke lapangan harus benar-benar cermat dalam menilai rumah yang terdampak bencana," ucapnya.

Selain itu, masih ada pekerjaan rumah lanjutan berupa relokasi rumah. Terutama bagi masyarakat yang terdampak pergerakan tanah. 

"Jadi, masa transisi ini jangan leha-leha. Masih ada sejumlah PR (pekerjaan rumah) yang harus dikerjakan," ungkapnya.

Sementara itu, Sekda Kabupaten Sukabumi H. Ade Suryaman menambahkan, sejumlah sarana dan prasarana telah berjalan lancar. Hal itu seperti air bersih, listrik,akses jalan, serta fasilitas dan pelayanan kesehatan. 

"Hal itu lah yang menjadi acuan kami untuk mengalihkan dari tanggap darurat bencana ke masa transisi," terangnya. 

Berkaitan tim assesment rumah terdampak, menurutnya telah bertugas dari hari ini. Mereka yang berjumlah 120 orang dan dibagi ke dalam 60 tim ini, akan bertugas selama 7 hari ke depan. 

"Tim assesment ini terdiri dari TNI, Polri, mahasiswa, dan tim penilai lapangan Pemda. Tim ini langsung ke lapangan untuk mengecek rumah terdampak. Hasilnya akan terlihat tujuh hari ke depan," bebernya.

Untuk lahan relokasi, dirinya meminta para camat untuk segera mengajukan. Sehingga, bisa segera dicek kelaikan lahan relokasi tersebut. 

"Untuk para camat, kalau bisa minimal mengajukan dua lahan untuk relokasi. Sehingga, bisa dipilih yang terbaik," pungkasnya.

TAG:
#marwan hamami
#bupati sukabumi
Berita Terkait
Peringati Hari Bhakti Ke-79 Dinas PU, Ini Pesan SEKDA Untuk Dinas PU Sukabumi
Peringati Hari Bhakti Ke-79 Dinas PU, Ini Pesan SEKDA Untuk Dinas PU Sukabumi
Peringati Hari Bhakti Ke-79 Dinas PU, Ini Pesan SEKDA Untuk Dinas PU Sukabumi
Peringati Hari Bhakti Ke-79 Dinas PU, Ini Pesan SEKDA Untuk Dinas PU Sukabumi
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
LKS SMK Swasta Palembang 2026 Sukses Digelar, Bibit Unggul Disiapkan ke Level Nasional
LKS Palembang 2 Tunjukkan Taring, Raih Emas hingga Tingkat Nasional
Tabrakan maut bus ALS, 16 korban dievakuasi ke RSUD Lubuklinggau
Respon Cepat Laporan Warga, Tim Opsnal Polres Prabumulih Sita Sabu 1,66 Gram dari Tangan Pengedar
Kejar Pelaku Curanmor di Palembang, Polisi Amankan Barang Bukti Motor yang Telah Diubah Identitasnya
Indeks Berita