Begini cerita rasa dendam Nanang Gimbal terhadap Sandy Permana

Begini cerita rasa dendam Nanang Gimbal terhadap Sandy Permana
Foto: Konferensi pers kasus pembunuhan aktor laga, Sandy Permana.
HUKUM
Kamis, 16 Jan 2025  14:04

Kasus pembunuhan aktor laga, Sandy Permana, yang dilakukan Nanang Irawan alias Gimbal diketahui bermotif dendam. Polisi menyebut bibit rasa sakit hati tersangka berawal sejak 2019.

Bermula saat Sandy Permana hendak mengadakan pesta pernikahan di rumahnya dengan mendirikan tenda.

Namun, pada prosesnya tanda itu masuk ke pekarangan rumah Nanang Gimbal.

Rumah Sandy dan Nanang Gimbal diketahui bersebelahan. Tepatnya, di Perumahan Cibarusah Jaya RT 005 RW 008 Desa Cibarusah Jaya, Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat

"Korban mengadakan pesta perkawinan dan akan mendirikan tenda dengan memasuki pekarangan rumah tersangka serta melakukan penebangan pohon di pekarangan tersangka tanpa seiizin terlebih dulu," ujar Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Wira Satya Triputra kepada wartawan, Kamis (16/1/2025).

Namun, Nanang Gimbal memutuskan tidak menegur aktor laga tersebut dan memilih memendam kekesalannya.

Alasannya, karena tahu Sandy Permana merupakan sosok yang emosional.

Hal itu menyebabkan hubungan bertentangga keduanya tak harmonis. Mereka tak saling sapa.

"Sehingga pada 2020, tersangka dan keluarga memutuskan untuk menjual rumah tersangka dan kemudian pindah untuk mengontrak di blok lain," ucapnya.

Beberapa tahun berselang, tepatnya Oktober 2024. Masyarakat sekitar mengadakan rapat dengan tujuan menggulngikan ketua RT setempat dengan alasan tertentu.

Pada rapat tersebut, Sandy Permana berdebat dengan istri ketua RT. Saat itu, tersangka Nanang Gimbal menegur aktor laga tersebut dengan memintanya agar tidak berteriak.

"Namun korban melototi tersangka dan berkata kepada tersangka 'lo bukan warga sini, ngga usah ikut-ikutan'," ucap Wira menirukan pernyataan Sandy Permana.

Memdengar ucapan tersebut, Nanang Gimbal diam dan mencoba menenangkan diri. Namun, tak dipungkiri tindakan itu semakin memperbesar rasa dendamnya.

Keesokan harinya, istri tersangka berinisial Y mendapat pesan singkat dari Sandy Permana. Isinya, somasi yang menjelaskan bila Nanang Gimbal sempat mencoba menyerangnya saat pelaksanaan rapat.

Hanya saja, Nanang Gimbal yang mengetahui hal itu tak merespon. Tapi, rasa bencinya semakin menjadi-jadi.

Hingga akhirnya, tepat pada Minggu, 12 Januari 2025, tersangka Nanang Gimbal yang sedang memperbaiki sepeda motornya melihat Sandy Permana hendak melintas.

Saat itu, Sandy meludah sembari menatap Nanang Gimbal dengan sinis. Saat itulah emosi tersangka tak terbendung.

Tersangka langsung mengambil pisau yang berada di kandang ayam sebelah rumah.

Hingga akhirnya, Nanang Gimbal meluapkam emosinya dengan menikam Sandy Permana dengan pisau tersebut.

"Tersangka berlari mengejar korban dengan maksud untuk melukai korban serta meluapkan kekesalan yang selama jni terpendam," kata Wira.

Dalam kasus ini, Nanang Gimbal dipersangkakan dengan Pasal 338 tentang pembunuhan junto Pasal 354 KUHP tetang penganiayaan yang menyebabkan luka berat.

TAG:
#sandy permana
#nanang gimbal
#pembunuhan
#bekasi
Berita Terkait
Pembunuh aktor "Mak Lampir" Sandy Permana sudah ditangkap
Pembunuh aktor "Mak Lampir" Sandy Permana sudah ditangkap
Pembunuh aktor "Mak Lampir" Sandy Permana sudah ditangkap
Pembunuh aktor "Mak Lampir" Sandy Permana sudah ditangkap
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
Dijanjikan Ribuan Foodtray MBG Impor, Pengusaha Kayu Agung Malah Rugi Rp500 Juta
Dandim 1016/Plk Berikan Motivasi Kepada Ratusan Siswa SMA Negeri 5 Palangka Raya
Sorotan terhadap Proyek Rehabilitasi Kantor Camat Muara Belida
Logo Mitra Aliansi Terpajang Bertahun-tahun di Kantor PT SAIND, Status Kemitraan Dipertanyakan
Jalan Kecamatan Muara Telang Rusak Parah, Warga Soroti Ketimpangan Status Lumbung Pangan Nasional
Indeks Berita