Rekening Ustaz Das'ad Latif Diblokir PPATK, Harus Bayar dan Menunggu 7 Hari untuk Aktif Lagi

Rekening Ustaz Das'ad Latif Diblokir PPATK, Harus Bayar dan Menunggu 7 Hari untuk Aktif Lagi
Foto: Ustaz Das`ad Latif.
NASIONAL
Jumat, 08 Agu 2025  12:12

Pendakwah kondang ustaz Das`ad Latif mengaku resah setelah mengetahui rekening bank miliknya yang digunakan untuk pembangunan masjid diblokir oleh Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

Menurut Das`ad, rekening di bank berpelat merah itu sudah tidak digunakan selama tiga bulan terakhir.

Namun, dana yang tersimpan dalam rekening tersebut rencananya akan dipakai untuk pembangunan masjid Hj. Sitti Mang di Kecamatan Tamalanrea, Makassar, Sulawesi Selatan.

Ia mengaku dirinya baru mengetahui rekening banknya diblokir setelah hendak membayar material semen dan besi di toko bangunan.

"Kemarin saya rencananya mau membayar besi dan semen untuk masjid yang saya bangun, jadi saya datang mengambil uang yang ditabung di bank pemerintah. Setelah tiba, ternyata rekening saya diblokir," ujar kepada awak media, Jumat (8/8/2025).

Ia menyampaikan, menurut pihak bank pemblokiran dilakukan untuk menghindari hal-hal negatif.

Namun menurut Das`ad, kebijakan tersebut justru dapat menimbulkan keresahan di masyarakat, apalagi proses pengaktifan kembali rekening memakan waktu hingga tujuh hari dan dikenai biaya Rp 100.000.

"Setahu saya, negara selalu mengiklankan ajakan menabung. Kenapa setelah kita simpan malah diblokir? Kalau ingin aktifkan kembali rekening harus bayar Rp 100.000. Saya disuruh menunggu tujuh hari," tuturnya.

Ia menilai, pemblokiran bukan hanya soal akses dana, namun juga menyangkut nama baik. Ia menegaskan uang di rekeningnya tersebut adalah hasil tabungan dari berdakwah keliling Indonesia. Jumlahnya pun tak banyak, hanya berkisar Rp 300 juta.

"Orang yang rekeningnya diblokir biasanya dicurigai terlibat tindak pidana atau transaksi kejahatan. Andai di rekening saya tiba-tiba ada Rp 1 triliun, barulah wajar dicurigai. Masjid tersebut sepenuhnya dari hasil ceramah saya dan tanpa bantuan pihak lain sebagai bentuk kecintaan terhadap dakwah. Saya ingin membuktikan, ustaz bukan hanya mengajak bersedekah lewat lisan, tetapi juga memberi teladan dengan tindakan nyata," tegasnya.  

Ia berharap kebijakan perbankan dan lembaga pengawas keuangan lebih berpihak pada kepentingan masyarakat, bukan justru menyulitkan.

"Saya menabung untuk aman dan membantu negara, tetapi malah diblokir. Mudah-mudahan ini hanya terjadi pada saya tidak pada masyarakat yang lebih kecil dari saya," tandas Das`ad.

TAG:
#ppatk
#rekening
#das''ad latif
#bank
Berita Terkait
Semarakkan Asian Games, Kemensetneg Gelar ‘Setneg Fun Run Asian Games 2018’
Semarakkan Asian Games, Kemensetneg Gelar ‘Setneg Fun Run Asian Games 2018’
Semarakkan Asian Games, Kemensetneg Gelar ‘Setneg Fun Run Asian Games 2018’
Semarakkan Asian Games, Kemensetneg Gelar ‘Setneg Fun Run Asian Games 2018’
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
Kadis PU Kabupaten Sukabumi Uus Firdaus Hadiri Penandatanganan Komitmen Bersama GNSTA
Kasus Hibah APBD Jatim 2019–2022, Rajawali Jatim Minta KPK Pastikan Tidak Ada Penghambat Penyidikan
Tersanjung lewati gol Ronaldo, Messi: Dia idola saya! 
Demo di gedung DPRD Salatiga memanas, mahasiswa-polisi saling dorong
Bupati Sukabumi H.Asep Japar Sidak Proyek Jalan Cijaksa–Mataram, Tegaskan Tak Ada Ruang Main Mata dengan Uang Rakyat
Indeks Berita