Temuan Granat di Antara Rongsokan di Mojosongo Solo

Tim Gegana Brimob Batalyon C Pelopor Solo diterjunkan untuk mengevakuasi granat tangan yang ditemukan di tempat usaha pengepul rongsokan di Debegan, Mojosongo, Jebres, Solo, Kamis (18/9/2025). Granat selanjutnya bakal dimusnahkan di Gunung Kendil, Boyolali.
Pantauan di lokasi, evakuasi dilakukan setidaknya oleh lima personel Tim Gegana Brimob. Mereka tiba di lokasi sekitar pukul 16.15 WIB dan langsung masuk ke salah satu rumah berwarna hijau toska tempat granat tangan tua itu diamankan.
Tidak butuh waktu lama, hanya sekitar 10 menit berada di dalam rumah tersebut, Tim Gegana keluar dengan membawa granat yang dibungkus alat khusus antiledak berwarna merah. Baik granat maupun personel kemudian masuk ke mobil dan meninggalkan lokasi.
Kapolsek Jebres, Kompol Murtiyoko, menyampaikan granat tersebut ditemukan secara tidak sengaja oleh pengepul barang rongsok. Granat yang disinyalir dibuat pada 1953 itu baru disadari keberadaannya oleh pengepul rongsok pada Rabu (17/9/2025).
“Jadi pengepul itu membeli barang rongsok dari salah satu rumah di kawasan Singosaren. Saat hendak memilah barang-barang itu, pengepul menemukan bungkusan yang dikira awalnya barang antik namun begitu dibuka ternyata granat tangan,” kata Kompol Murtiyoko saat ditemui awak media di lokasi.
Setelah menemukan barang itu, lanjut Kapolsek Jebres, pengepul langsung membuat laporan ke polisi.
“Kami tindaklanjuti dengan langsung terjun ke sini dan mengamankan sekitar, sembari koordinasi dengan Tim Gegana,” tambahnya.
Saat ditanya apakah granat tangan tersebut masih aktif, Kompol Murtiyoko menjawab belum bisa memastikan. Setelah evakuasi, granat tangan tersebut langsung dibawa ke kawasan Gunung Kendil, Boyolali, untuk dimusnahkan.
“Setelah ini Tim Gegana akan memeriksa granat tangan dan kemudian dimusnahkan di kawasan Gunung Kendil,” tambahnya.
Sebelumnya, granat tangan ditemukan seorang pengepul asal Debegan, Mojosongo, Solo, Gunawan, 39, saat ia mengepul barang rongsok yang diambilnya dari rumah yang hendak dikosongkan di kawasan Singosaren, Serengan, Solo, pada 31 Agustus 2025 lalu.
“Itu rumahnya kan mau dikosongkan dan biasanya kan barang-barang yang tidak digunakan dijual ke pengepul kayak kami gini. Ya udah awalnya diambil aja secara bertahap,” kata Gunawan kepada wartawan, Kamis.
Namun, saat barang-barang rongsokan itu dipilah hendak dijual, ia menemukan barang yang kemudian diketahui merupakan granat.
“Itu ditemukan kemarin [Rabu]. Awalnya enggak curiga karena itu bungkusnya kaleng bekas bungkus rokok yang bisa dibuka dari atas dan bawah. Nah, di situ saya buka untuk tahu isinya apa, setelah saya amati ternyata granat,” jelasnya.
Granat tersebut dalam kondisi sudah berkarat dan di bagian bawah tertulis angka tahun 1953. Di bagian atas granat tertulis “Hand Grenade AK II”.
“Setelah sadar kalau itu granat saya langsung lapor ke polisi,” kata dia.












