Purbaya: Jangan terlalu khawatir ekonomi global, 80 persen arah ekonomi RI ditentukan pasar domestik

Purbaya: Jangan terlalu khawatir ekonomi global, 80 persen arah ekonomi RI ditentukan pasar domestik
Foto: Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa.
EKONOMI
Senin, 03 Nov 2025  16:38

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa perekonomian Indonesia sangat bergantung pada kekuatan pasar domestik.

Ia menyebut, sekitar 80 persen arah ekonomi nasional ditentukan oleh aktivitas dalam negeri, sementara pengaruh ekonomi global hanya sekitar 10 persen, dan ekspor sekitar 20 persen.

“Jadi, kita masih menguasai 80 persen arah ekonomi kita sendiri,” ujar Purbaya dalam rapat kerja dengan Komite IV DPD RI di Jakarta, Senin (3/11/2025).

Menurutnya, kekhawatiran terhadap ketidakpastian ekonomi global sudah menjadi hal yang rutin terjadi setiap tahun.

Selama lebih dari dua dekade menjadi ekonom, Purbaya menyimpulkan bahwa gejolak global selalu muncul dari berbagai sisi, namun bukan berarti harus menjadi alasan untuk pesimistis.

“Yang paling bijak bagi kita adalah menetapkan kebijakan domestik yang kuat. Dengan begitu, walaupun ekonomi global gonjang-ganjing, kita tetap bisa stabil,” tegasnya.

Purbaya juga menilai kondisi ekonomi dunia saat ini tidak seburuk yang diperkirakan banyak pihak.

Berdasarkan proyeksi Bank Dunia (World Bank), pertumbuhan ekonomi global pada 2025 masih diperkirakan mencapai 2,3 persen dan akan meningkat menjadi 2,4 persen pada tahun berikutnya.

Selain itu, likuiditas global juga dinilai lebih longgar dibanding tahun sebelumnya.

Dalam kesempatan tersebut, Purbaya menekankan pentingnya penguatan sektor industri pengolahan atau manufaktur sebagai kunci utama untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Ia mencontohkan negara-negara, seperti China, Korea Selatan, dan Jerman yang berhasil mencapai lompatan ekonomi berkat transformasi industri mereka.

“Negara-negara maju itu berhasil karena melakukan transformasi ekonomi dari berbasis pertanian menjadi berbasis manufaktur, lalu berkembang ke sektor jasa. Kuncinya konsisten mengelola dan memperkuat basis manufaktur,” tuturnya.

Langkah ini, lanjut Purbaya, menjadi arah strategis bagi Indonesia untuk memperkuat fondasi ekonomi domestik dan menghadapi gejolak global dengan lebih percaya diri.

TAG:
#ekonomi global
#ekonomi domestik
#purbaya
#menkeu
Berita Terkait
Presiden Jokowi: Tahun 2022 Ketidakpastian Global Semakin Meningkat
Presiden Jokowi: Tahun 2022 Ketidakpastian Global Semakin Meningkat
Presiden Jokowi: Tahun 2022 Ketidakpastian Global Semakin Meningkat
Presiden Jokowi: Tahun 2022 Ketidakpastian Global Semakin Meningkat
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
Polres Klungkung Ungkap Dugaan Pembunuhan Berencana.
Puluhan Warga Ulak Pianggu dan Keman Baru Setop Alat Berat PT Kelantan Sakti 3, Sengketa Lahan Memanas
Ini pesan Prabowo saat lantik 1.177 Perwira TNI-Polri
Sinergi KKP dan Pemangku Kepentingan Diperkuat, Sukabumi Disiapkan Jadi Pilot Project Percepatan Layanan Sektor Kelautan dan Perikanan
Dinas Perikanan Kabupaten Sukabumi Gelar Pelatihan Diversifikasi Produk Perikanan, Dorong UMKM Tingkatkan Nilai Tambah dan Daya Saing
Indeks Berita