BBWS Sumatera VIII dan P3A Berhasil Jaga Irigasi Tersier, Petani Banyuasin Rasakan Dampak Nyata

BBWS Sumatera VIII dan P3A Berhasil Jaga Irigasi Tersier, Petani Banyuasin Rasakan Dampak Nyata
Foto: Ilustrasi
SUMSEL
Rabu, 01 Jul 2026  15:12

Banyuasin, AliansiNews.id. 

Hasil investigasi lapangan yang dilakukan AliansiNews.id di sejumlah wilayah pertanian Kabupaten Banyuasin menunjukkan bahwa program pemeliharaan rutin jaringan irigasi tersier yang dikelola Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Sumatera VIII melalui Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) memberikan dampak positif terhadap aktivitas pertanian masyarakat.

Sejumlah petani yang ditemui di lokasi mengaku merasakan perubahan signifikan setelah saluran irigasi dibersihkan dari rumput liar, gulma, semak belukar, dan endapan lumpur. Kondisi saluran yang sebelumnya mengalami penyumbatan kini kembali berfungsi normal sehingga aliran air menuju lahan persawahan menjadi lebih lancar.

Dalam penelusuran di lapangan, tim AliansiNews.id menemukan sebagian besar jaringan irigasi tersier yang telah dipelihara berada dalam kondisi bersih dan mampu mengalirkan air hingga ke petak-petak sawah. Kondisi tersebut berbeda dengan sebelumnya, ketika banyak saluran dipenuhi tumbuhan liar dan sedimentasi yang menghambat distribusi air.

"Setelah dibersihkan, air cepat masuk ke sawah. Kami tidak lagi kesulitan mendapatkan air untuk mengolah lahan maupun saat tanaman membutuhkan pengairan. Mudah-mudahan hasil panen tahun ini lebih baik," ujar salah seorang petani di Kecamatan Air Salek, Rabu (1/7/2026).

Petani lainnya juga menyampaikan bahwa kelancaran sistem irigasi sangat menentukan keberhasilan musim tanam. Menurut mereka, ketersediaan air yang cukup membuat pertumbuhan tanaman lebih merata dan mengurangi risiko gagal panen akibat kekurangan air.

Program pemeliharaan rutin tersebut merupakan bagian dari pengelolaan jaringan irigasi di Wilayah Sungai Musi–Sugihan–Banyuasin–Lemau yang menjadi kewenangan BBWS Sumatera VIII. Kegiatan dilakukan secara berkala melalui P3A dengan fokus pada pembersihan saluran, pengangkatan sedimentasi ringan, serta perawatan jaringan agar tetap berfungsi optimal.

Selain memperlancar distribusi air, kondisi saluran yang terpelihara juga dinilai mampu mengurangi potensi genangan akibat penyumbatan sekaligus menjaga kelancaran aktivitas pertanian masyarakat.

Para petani berharap program pemeliharaan rutin tersebut dapat terus dilaksanakan secara berkesinambungan. Menurut mereka, keberadaan jaringan irigasi yang berfungsi baik menjadi salah satu faktor utama dalam meningkatkan produktivitas pertanian serta mendukung upaya pemerintah mewujudkan ketahanan pangan.

Keberhasilan pemeliharaan jaringan irigasi tersier ini menunjukkan pentingnya sinergi antara pemerintah, P3A, dan masyarakat dalam menjaga infrastruktur pertanian. Dengan sistem irigasi yang terawat, sektor pertanian Banyuasin diharapkan terus berkembang dan mampu meningkatkan produksi gabah serta kesejahteraan petani di Sumatera Selatan. (Tri Sutrisno)

TAG:
#
Berita Terkait
HUT Bhayangkara ke-80, Polda Sumsel Tegaskan Komitmen Presisi untuk Masyarakat dan Kemajuan Bangsa
HUT Bhayangkara ke-80, Polda Sumsel Tegaskan Komitmen Presisi untuk Masyarakat dan Kemajuan Bangsa
HUT Bhayangkara ke-80, Polda Sumsel Tegaskan Komitmen Presisi untuk Masyarakat dan Kemajuan Bangsa
HUT Bhayangkara ke-80, Polda Sumsel Tegaskan Komitmen Presisi untuk Masyarakat dan Kemajuan Bangsa
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
Dugaan Korupsi Rp121,7 Miliar di KIG Gresik, DPW Rajawali Jatim: Polda Diminta Usut Tuntas — Siapa Bertanggung Jawab Atas Kerugian Negara
Bentrok antar geng motor di Makassar: 1 mahasiswa tewas, 1 terluka
Seren Taun Ka-658 Kasepuhan Gelar Alam, Bupati: Bukti Keteguhan dan Kecintaan Melestarikan Warisan Budaya
Kegiatan Duta Persahabatan Supporter Fun Football Wilkum Polres Tangerang Selatan 
Guru di Tangsel jadi tersangka kekerasan seksual, ICM sampaikan permohonan maaf
Indeks Berita