Ronny Pasla, kiper legendaris Indonesia, wafat, berikut karir dan rekam jejaknya

Dunia sepak bola Indonesia sedang berduka dengan kepergian Ronny Pasla yang tutup usia di 79 tahun.
Ronny Pasla menghembuskan nafas terakhirnya pada Senin (24/11) dini hari WIB. Ia meninggalkan istri dan 6 anaknya.
Ronny Pasla dianggap sebagai salah satu legenda Timnas Indonesia di posisi penjaga gawang. Ia adalah kiper utama Timnas Indonesia pada 1960an - 1970an.
Karir dan rekam jejak Ronny Pasla
Ronny Pasla lahir di Medan, Sumatera Utara pada 15 April 1947. Ia mengawali karirnya sebagai atlet tenis.
Dalam karirnya di klub, Ronny Pasla pernah memperkuat Dinamo Medan, PSMS Medan, Persija Jakarta, dan Indonesia Muda. Ia turut mengantar Persija meraih gelar juara kompetisi perserikatan pada 1975.
Sebelum menjadi pesepak bola, Ronny Pasla sempat berkarir sebagai atlet tenis dan tercatat mewakili Sumatera Utara untuk Pekan Olahraga Nasional VII 1965. Namun, PON tersebut batal diselenggarakan akibat tragedi G-30S.
Ronny bergabung dengan PSMS Medan pada tahun 1967. Ronny menjadi sosok penting penjaga gawang yang mengantarkan klub juara di Perserikatan 1967 dan 1971 dan Aga Khan Gold Cup 1967 di Bangladesh.
Ronny bergabung dengan PSMS Medan pada tahun 1967. Ronny menjadi sosok penting penjaga gawang yang mengantarkan klub juara di Perserikatan 1967 dan 1971 dan Aga Khan Gold Cup 1967 di Bangladesh.
Si Macan Tutul
Kehebatan serta ketangkasan Ronny di bawah mistar gawang membuatnya dijuluki si Macan Tutul. Salah satu momen ikonik tercipta pada 1972.
Ketika itu, Santos FC yang diperkuat Pele menyambangi Indonesia untuk melakukan tur. Ronny yang tampil bersama Timnas Indonesia, memang menderita kekalahan 2-3.
Namun, sang kiper berhasil menepis eksekusi penalti Pele! Momen ikonik itu melambungkan namanya di kancah sepakbola.
Apalagi, lawannya itu baru saja membawa Timnas Brasil juara Piala Dunia 1970.
Tak hanya Pele yang dibuat frustrasi, Ronny juga bikin Manchester United gigit jari. Dalam kunjungan ke Indonesia pada 1975, The Red Devils ditahan 0-0 oleh Timnas Indonesia berkat ketangkasan sang penjaga gawang.
Kepergian Ronny Pasla tidak hanya meninggalkan duka mendalam, tetapi juga mengingatkan kembali betapa besarnya peran dia dalam sejarah olahraga Indonesia.
Namanya akan terus disebut ketika publik membahas kiper-kiper terbaik yang pernah dimiliki Timnas Indonesia, dan kisah hidupnya menjadi teladan bagi para atlet muda yang tengah berjuang membangun karier.












