Selvi Gibran minta Kementerian PPPA hadirkan program berkelanjutan untuk perempuan

Gibran Rakabuming menerima audiensi Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) di Kediaman Resmi Wakil Presiden, Jakarta, Kamis (20/11/2025). Pertemuan ini membahas persiapan serangkaian acara dalam rangka Peringatan Hari Ibu ke-97 yang akan berlangsung pada Desember mendatang.
Dalam audiensi tersebut, Selvi menekankan pentingnya memastikan rangkaian kegiatan Hari Ibu tidak berhenti pada seremoni semata, melainkan memberikan dampak nyata bagi perempuan. Pesan ini disampaikan kembali oleh Menteri PPPA Arifatul Choiri Fauzi, atau yang akrab disapa Arifah, usai pertemuan.
“Arahan dari Ibu Selvi adalah bagaimana agar program kegiatan Hari Ibu ini tidak sekadar seremonial, tetapi menyentuh dan berkelanjutan,” ujarnya.
Menindaklanjuti arahan tersebut, Arifah menegaskan bahwa program pemberdayaan perempuan nelayan akan terus mendapatkan pendampingan setelah peringatan Hari Ibu berlangsung. Hal ini sejalan dengan fokus utama peringatan tahun ini, yakni menyapa dan melayani perempuan-perempuan nelayan.
“Di mana fokus kami untuk peringatan Hari Ibu tahun ini adalah menyapa dan melayani perempuan-perempuan nelayan,” ujar Arifah.
“Jadi sesuai dengan yang kami rencanakan, untuk [pemberdayaan] perempuan-perempuan nelayan ini tidak berhenti pada saat Hari Ibu, tetapi kita lakukan pendampingan secara khusus,” imbuhnya.
Selain itu, Selvi juga memberikan masukan terkait pengembangan potensi ekonomi lokal. Menurut Arifah, Ibu Selvi mendorong agar aktivitas perempuan nelayan, khususnya yang bekerja mengupas kerang, dapat dikembangkan menjadi produk-produk kreatif yang bernilai tambah.
“Bahkan beliau menyarankan, karena di sana sebagian besar adalah perempuan yang kerjaannya mengupas kerang, jadi kerangnya itu bisa di inovasi menjadi produk yang lebih kreatif,” ungkapnya.
Lebih jauh, Arifah menyebutkan bahwa peringatan ini akan diisi dengan berbagai kegiatan yang bertujuan menumbuhkan kepedulian dan penghargaan terhadap perjuangan perempuan dari berbagai latar belakang.
“Ada beberapa rangkaian yang akan kami lakukan. Yang pertama adalah bakti sosial, kemudian ada car free day. Kemudian ada ziarah di Taman Makam Pahlawan. Kemudian anjangsana dengan veteran perempuan,” tuturnya.
Kementerian PPPA pun akan memberikan apresiasi berupa penghargaan kepada perempuan-perempuan nelayan inspiratif pada puncak peringatan tanggal 22 Desember.
“Dan acara puncaknya tanggal 22 Desember, akan memberikan penghargaan kepada perempuan-perempuan nelayan inspiratif,” tandasnya.
Sebagai informasi, rangkaian kegiatan Peringatan Hari Ibu Ke-97 akan berlangsung di beberapa lokasi di Jakarta, dimulai dengan kegiatan pembuka di Senayan Park pada 30 November 2025, dilanjutkan dengan program pemberdayaan di Muara Angke pada 16 Desember 2025, ziarah dan anjangsana di TMP Kalibata pada 18 Desember 2025, kegiatan Car Free Day di area Sudirman pada 21 Desember 2025, hingga puncak peringatan pada 22 Desember 2025 di Balairung Soesilo Soedarman (Kementerian Pariwisata).
Turut hadir dalam audiensi tersebut Sekretaris Kementerian PPPA Titi Eko Rahayu, Deputi Bidang Perlindungan Hak Perempuan Desy Andriani, Staf Khusus Menteri Bidang Kualitas Hidup Perempuan Majdah Muhyiddin Zain, serta Sekretaris Deputi Bidang Perlindungan Hak Perempuan Nur Handayani. {Setwapres)












