Jembatan Bailey Sae Masuki Tahap Akhir, Warga Seko Barat Sambut Haru Berakhirnya Isolasi Puluhan Tahun

ALIANSINEWS.I.D. - LUWU UTARA- Progres pembangunan Jembatan Bailey Sae di KM 541+000, Desa Embonatana, Kecamatan Seko, Kabupaten Luwu Utara, menunjukkan perkembangan signifikan. Dari pantauan terbaru, struktur rangka baja Bailey telah terpasang kokoh membentang di atas sungai, dan saat ini memasuki fase pemantapan struktur lantai kayu serta penataan akses jalan di kedua sisi.
Menariknya, dalam foto terlihat jelas dua generasi jembatan berdampingan. Di sisi kanan adalah Jembatan Bailey konstruksi baja moderen yang baru dibangun oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, sementara di sisi kiri adalah jembatan kayu beratap seng yang selama ini menjadi akses darurat dan satu-satunya harapan warga Seko Barat.
Keberhasilan pembangunan jembatan vital ini oleh Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Sulawesi Selatan di bawah kepemimpinan Ir. H. Andi Ihsan, S.T., M.M., mendapat apresiasi mendalam dari masyarakat Seko Barat.
Aswar, Ketua Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Desa Embonatana, mengatakan pembangunan ini adalah jawaban atas keterisolasian yang selama puluhan tahun membelenggu warga.
"Dengan terpasangnya jembatan Bailey di Sae, benar-benar membuka keterisolasian bagi kami masyarakat yang tinggal di wilayah Seko Barat. Selama ini kami hanya bergantung pada jembatan kayu kecil di sebelahnya itu, mobil tidak bisa lewat," ujar Aswar.
Menurutnya, dampak ekonomi selama terisolir sangat terasa. "Hasil tani masyarakat cukup melimpah seperti kopi, kakao, tapi sulit kalau masyarakat ingin menjual ke kota karena akses tidak mendukung, akhirnya terpaksa dijual saja ke pedagang dengan harga murah. Alhamdulillah dengan adanya pembangunan jembatan Sae, masyarakat sudah bisa menjual hasil taninya ke kota," tuturnya.
Sementara itu, Kepala Desa Embonatana, Nirwan Rajab, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman dan Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Sulsel.
"Saya atas nama pemerintah desa menyampaikan terima kasih kepada Bapak Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman dan kepada Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Sulsel, Ir. H. Andi Ihsan, S.T., M.M., atas terealisasinya pembangunan jembatan Sae," kata Nirwan.
"Bantuan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat Seko Barat, dimana jembatan tersebut satu-satunya akses utama menuju Seko Barat untuk mobilisasi hasil pertanian maupun bahan sembako dari kota. Saya sebagai pemerintah desa sangat yakin dengan adanya pembangunan jembatan Sae, dipastikan akan melancarkan aktivitas warga dan bisa mendongkrak perekonomian masyarakat petani ke depan," pungkasnya.
Jika telah rampung 100 persen dan dapat dilalui kendaraan roda empat, Jembatan Bailey Sae akan menjadi nadi utama yang menggerakkan ekonomi, pendidikan, dan kesehatan bagi ribuan warga di 3 desa terisolir di Seko Barat. (Al)












