Gunung Merapi meletus, awan panas guguran meluncur sejauh 2.000 meter

Gunung Merapi meletus, awan panas guguran meluncur sejauh 2.000 meter
 
PERISTIWA
Selasa, 09 Jun 2026  10:13

Gunung Merapi kembali mengeluarkan awan panas guguran pada Selasa (9/6/2026) pagi.

Berdasarkan laporan pengamatan Badan Geologi melalui Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), awan panas guguran terjadi pada pukul 08.59 WIB dengan jarak luncur sekitar 2.000 meter ke arah barat daya atau hulu Kali Sat/Putih.

Data kegempaan menunjukkan awan panas guguran tersebut terekam dengan amplitudo maksimum 26,96 mm dan durasi 136,83 detik.

Aktivitas ini menjadi bagian dari dinamika erupsi efusif yang masih berlangsung di Gunung Merapi. 

PVMBG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan tidak beraktivitas di kawasan rawan bencana.

"Masyarakat diimbau untuk menjauhi daerah bahaya dan alur sungai yang berhulu di Gunung Merapi serta mematuhi rekomendasi resmi," tulis PVMBG.

Saat ini, status aktivitas Gunung Merapi masih berada pada Level III (Siaga).

Dengan status tersebut, masyarakat diminta untuk terus mengikuti perkembangan informasi resmi dari PVMBG dan BPPTKG serta tidak mudah terpancing informasi yang belum terverifikasi.

PVMBG memastikan pemantauan aktivitas Gunung Merapi dilakukan secara intensif selama 24 jam.

"Masyarakat yang berada di wilayah sekitar gunung api diharapkan tetap tenang, namun waspada terhadap potensi bahaya awan panas guguran maupun aliran material vulkanik di sungai-sungai yang berhulu di puncak Merapi," imbaunya.

TAG:
#gunung merapi
#erupsi
#gunung berapi
Berita Terkait
Gunung Merapi "batuk", waspadai bahaya guguran lava dan awan panas!
Gunung Merapi "batuk", waspadai bahaya guguran lava dan awan panas!
Gunung Merapi "batuk", waspadai bahaya guguran lava dan awan panas!
Gunung Merapi "batuk", waspadai bahaya guguran lava dan awan panas!
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
Tuntut pembayaran yang macet, investor dapur MBG ngamuk dan blokade kantor BGN
OTT Bupati Muara Enim, KPK sudah tetapkan Edison tersangka
‎Lima Besar Kampus Terbaik di Riau Capaian Riset Versi Kemdiktisaintek 2026
2 bos travel langsung ditahan KPK dalam kasus kuota haji
AKDA Extra, asuransi dari mitra Lembaga Aliansi Indonesia yang sangat bermanfaat
Indeks Berita