Pemkab Buleleng jamin pendidikan anak korban main hakim sendiri di Tabanan

Pemkab Buleleng jamin pendidikan anak korban main hakim sendiri di Tabanan
Foto: Pemkab Buleleng memberikan pendampingan kepada keluarga KD, korban dugaan pengeroyokan di Banjar Dinas Juwuk Legi, Kabupaten Tabanan, Bali, Minggu, 26 Juli 2026.
BALI
Senin, 27 Jul 2026  05:32

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng memberikan pendampingan kepada keluarga KD, korban dugaan pengeroyokan di Banjar Dinas Juwuk Legi, Desa Batunya, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan.

Pemerintah menyiapkan perlindungan sosial, jaminan pendidikan bagi anak-anak korban, hingga program pemberdayaan ekonomi untuk keluarga yang ditinggalkan.

Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Buleleng Putu Kariaman Putra menyampaikan, berdasarkan hasil pendataan, keluarga korban masih tergolong kurang mampu.

KD merupakan tulang punggung keluarga, sehingga kepergiannya berdampak langsung terhadap kondisi ekonomi istri dan kedua anaknya.

Sebagai langkah awal, Dinsos P3A memastikan keluarga tetap memperoleh akses terhadap berbagai program perlindungan sosial, termasuk bantuan pemerintah dan jaminan kesehatan.

Pemerintah juga memberikan perhatian khusus terhadap keberlanjutan pendidikan kedua anak korban yang kini masih duduk di bangku SMK dan SD.

Salah satu opsi yang ditawarkan adalah program sekolah rakyat apabila disetujui oleh keluarga.

"Melalui program tersebut, seluruh kebutuhan pendidikan, tempat tinggal di asrama, hingga kebutuhan hidup peserta didik akan ditanggung pemerintah, sehingga anak-anak korban tetap memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan tanpa terbebani persoalan ekonomi," kata Putu Kariaman Putra, Minggu (26/7/2026).

Selain itu, Pemkab Buleleng juga menyiapkan program pemberdayaan bagi istri korban, mulai dari penguatan ekonomi keluarga, peluang usaha, hingga kemungkinan bantuan perbaikan rumah berdasarkan hasil asesmen pemerintah.

Dinas Pendidikan Kabupaten Buleleng juga mengupayakan akses terhadap program Indonesia pintar (PIP), beasiswa, serta membuka peluang dukungan dari para donatur guna menjamin keberlangsungan pendidikan anak-anak korban.

"Kami yakin masyarakat Desa Sidetapa sangat berduka atas peristiwa ini. Banyak pihak yang telah memberikan bantuan untuk meringankan beban keluarga. Mari kita jaga kebersamaan, menjaga keamanan, dan menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada aparat yang berwenang," ujarnya.

TAG:
#tabanan
#buleleng
#bali
#penganiayaan
#pencurian
#main hakim sendiri
Berita Terkait
Pelaku main hakim sendiri terhadap terduga pencuri ayam di Tabanan kena pasal berlapis
Pelaku main hakim sendiri terhadap terduga pencuri ayam di Tabanan kena pasal berlapis
Pelaku main hakim sendiri terhadap terduga pencuri ayam di Tabanan kena pasal berlapis
Pelaku main hakim sendiri terhadap terduga pencuri ayam di Tabanan kena pasal berlapis
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
Hj. Trisyulwati Ivonne Makaminan: Warga Girian Indah Butuh Rasa Aman, Bukan Hanya Janji - Tindak Sekarang Juga
Polda Sumsel Masifkan Pencegahan Karhutla, 189 Patroli Digelar di Wilayah Rawan
Riset Kamseltibcarlantas Berbasis Edukasi dan Kemitraan, Polda Sumsel Dorong Keamanan Transportasi Berkelanjutan
Sekretaris Rajawali Purwakarta: Jangan Biarkan Revitalisasi Sekolah Hanya Menjadi Kegiatan Di Atas Kertas Saja
Tanggap Karhutla, Satgas Aman Nusa II Tuntaskan Pemadaman di Ogan Ilir
Indeks Berita