Merusak lingkungan, warga tolak tambang di Desa Sumberrejo, Jepara

Merusak lingkungan, warga tolak tambang di Desa Sumberrejo, Jepara
 
JATENG-DIY
Sabtu, 30 Mei 2026  16:40

Puluhan warga dari Dukuh Toplek dan Dukuh Pendem, Desa Sumberrejo, Kecamatan Donorojo, bersama sejumlah aktivis lingkungan, melakukan kegiatan tilik sumber mata air di kawasan Pegunungan Mrico, Kamis (29/05/25).

Dalam kegiatan tersebut, para peserta mendaki Gunung Mrico untuk meninjau lanskap alam pegunungan serta lahan pertanian yang selama ini menjadi tumpuan hidup warga. 

Turut serta dalam kegiatan tersebut, persatuan wartawan Pati yg diketuai Mbah Kamto.

Mbah Kamto melihat secara langsung potensi kerusakan lingkungan akibat aktivitas pertambangan batuan andesit yang belakangan menjadi perhatian warga.

Dua dari empat sumber mata air utama di wilayah tersebut dilaporkan berada dalam kondisi terancam

Ia menyatakan keresahan yang dirasakan masyarakat sejak awal masuknya aktivitas tambang. Ia menyebut sejumlah dampak mulai terasa, di antaranya polusi suara, debu, serta ancaman bencana seperti longsor dan banjir yang mengintai permukiman serta lahan pertanian. 

“Di sini ada dua sumber mata air di dekat area tambang. Dua lainnya ada di Pendem Selatan dan Dukuh Tempur. Yang berada di dekat penambangan ini terancam hilang,” ungkapnya.

Sumber mata air yang dikunjungi warga dimanfaatkan untuk berbagai keperluan, seperti mandi, air minum, hingga irigasi sawah. Saiful menyebut, keberadaan tambang mengancam 57 kepala keluarga (KK) di RT 1/RW 3 serta 73 KK di RT 2/RW 3. 

Bahkan, jarak antara tambang dan rumah warga hanya sekitar 50 meter, dengan 11 rumah berada tepat di batas area tambang. “Ini rawan longsor,” ujarnya.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Jepara harus segera mempertimbangkan  paling tidak harus ada tindakan agar kondisi ini tidak semakin parah, pelestarian lingkungan harus segera di lakukan  langkah-langkah nyata agar masyarakat bisa memahami dan mendukung program pemerintah Jepara. 

TAG:
#jepara
#tambang
#jateng
Berita Terkait
Guru Agama yang Diduga  Hamili Janda di Jepara Tolak Hadiri Mediasi yang Difasilitasi Kades
Guru Agama yang Diduga  Hamili Janda di Jepara Tolak Hadiri Mediasi yang Difasilitasi Kades
Guru Agama yang Diduga  Hamili Janda di Jepara Tolak Hadiri Mediasi yang Difasilitasi Kades
Guru Agama yang Diduga  Hamili Janda di Jepara Tolak Hadiri Mediasi yang Difasilitasi Kades
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
Reaksi Cepat Polsek Semendo Menindaklanjuti Dugaan Pengeroyokan Terhadap Wartawan Selidik Kasus
Penemuan Janin Bayi di Kali Irigasi Kemang Bogor, Warga Digegerkan Temuan Dikira Boneka
Wartawan Media Selidik Kasus Dikeroyok Saat Liput Proyek Provinsi Sumatra Selatan Tanpa Papan Proyek Di Desa Karya Nyata
Dies Natalis ke-66, Unsri Tegaskan Komitmen Berdampak bagi Negeri dan Perkuat Kiprah Internasional
Setiap Hari Ada Berita KKN, Tapi Yang Paling Utama Adalah Endingnya! MAUNG: Berapa yang Dituntaskan
Indeks Berita