Awas! Kampus reformasi Trisakti gelar aksi demo besar besok

Kepresidenan Mahasiswa Universitas Trisakti (Kepresma Usakti) secara resmi menyerukan aksi demonstrasi yang akan digelar pada Jumat, 19 Juni 2026.
Seruan bertajuk "Seruan Turun Aksi" ini diunggah melalui akun Instagram resmi mereka, @kepresmausakti, pada Kamis (18/6/2026).
Dalam unggahannya, pihak Kepresma Usakti menegaskan bahwa aksi ini merupakan bentuk tanggung jawab moral mahasiswa sebagai bagian dari elemen masyarakat sipil untuk mengawal jalannya pemerintahan serta memastikan setiap kebijakan berpihak kepada kepentingan rakyat.
Berdasarkan informasi resmi yang dibagikan, massa aksi dijadwalkan berkumpul pada pukul 10.00 WIB dengan titik kumpul di Tugu Luar Universitas Trisakti.
Para mahasiswa yang hadir juga diwajibkan untuk mengenakan jas almamater kampus.
“Berangkat dari semangat perjuangan dan kepedulian terhadap kondisi bangsa, Kepresidenan Mahasiswa Universitas Trisakti mengajak seluruh mahasiswa untuk turut hadir dalam aksi penyampaian aspirasi sebagai bentuk partisipasi aktif dalam kehidupan demokrasi,” tulis akun Instagram @kepresmausakti.
Selain memanggil massa untuk turun ke jalan, Kepresma Usakti membuka "Donasi Perjuangan" guna menyokong kebutuhan operasional selama aksi berlangsung, yang mereka sebut sebagai wujud solidaritas dan komitmen bersama dalam mengawal kepentingan masyarakat.
Unggahan tersebut langsung memicu dinamika percakapan yang hangat dan mendapatkan respons positif dari netizen di kolom komentar.
Julukan Trisakti sebagai "Kampus Reformasi" kembali bergaung seiring dengan banyaknya komentar yang mengaku rindu dan bangga melihat kampus ini kembali bergerak.
Akun @linggarratih mengekspresikan antusiasmenya dengan menulis bahwa akhirnya Trisakti turun gunung untuk berjuang, yang juga dipertegas oleh akun @pamungkasaji46 yang menyatakan bahwa sudah waktunya Kampus Reformasi untuk kembali turun aksi.
Dukungan tidak hanya datang dalam bentuk moril, tetapi juga materiil. Imbauan donasi dari Kepresma Usakti direspons cepat oleh masyarakat yang tidak bisa turun langsung ke lapangan.
Pengguna akun @noewijaya menyatakan telah mengirimkan bantuan dana sebagai bentuk panggilan hati nurani untuk membantu pergerakan mahasiswa, yang kemudian diikuti oleh komitmen serupa dari akun @teguh_ethnic dan @atmajulitra.
Pada sisi lain, para alumni dan masyarakat juga memberikan berbagai wejangan serta pengingat bagi para mahasiswa yang akan turun ke jalan besok.
Mengingat aksi dilaksanakan pada hari Jumat, akun @afijsudrajad_95 mengingatkan massa aksi laki-laki yang muslim untuk tidak melewatkan kewajiban salat Jumat di tengah perjuangan.
Sementara itu, seorang alumni dengan akun @eva.irvani turut mengungkapkan rasa bangganya sekaligus mengingatkan adik-adik tingkatnya untuk tetap menjaga keselamatan selama aksi berlangsung.
Menariknya, seruan aksi ini juga memantik perhatian dari elemen masyarakat di luar mahasiswa.
Akun @rjn_22 sempat melontarkan pertanyaan apakah masyarakat umum diperbolehkan untuk bergabung, menunjukkan bahwa isu yang dibawa berpotensi memicu solidaritas yang lebih luas.
Hingga saat ini, unggahan seruan aksi tersebut terus dibanjiri oleh simbol api dan pesan penyemangat dari netizen yang berharap agar aksi besok dapat berjalan dengan aman, tertib, dan mampu menyampaikan aspirasi rakyat secara efektif.










