Tribun penonton Kejurnas Drift di Purwokerto ambruk, puluhan orang patah tulang

Tribun penonton Kejurnas Drift di Purwokerto ambruk, puluhan orang patah tulang
Foto: Pita barikade terpasang mengelilingi area tribun VIP Kejurnas Drift Speed Fest Seri 3 2026 yang ambruk, di GOR Satria Purwokerto, Minggu 26 Juli 2026.
PERISTIWA
Minggu, 26 Jul 2026  20:22

Tribun penonton VIP dalam ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Drift Speed Fest Seri 3 2026 di GOR Satria Purwokerto, Banyumas, Jawa Tengah, ambruk pada Minggu (26/7/2026).

Sejumlah penonton mengalami luka-luka, bahkan beberapa di antaranya diduga mengalami patah tulang. 

Peristiwa tersebut terjadi ketika tribun dipenuhi penonton. Insiden itu membuat penonton histeris dan panik. Aksi para drifter yang tengah berlangsung pun langsung dihentikan.

Salah seorang penonton, Bambang Septiono, mengatakan tribun ambruk saat dipadati pengunjung. 

"Tribun roboh karena penonton membeludak, banyak yang patah tulang," ujarnya.

Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono kemudian menghentikan sementara penyelenggaraan Kejurnas Drift Speed Fest.

Penghentian dilakukan hingga proses investigasi terkait robohnya tribun penonton selesai dilakukan. 

Sadewo menyampaikan keprihatinannya atas insiden tersebut.

Ia menyebut peristiwa itu merupakan musibah yang tidak diharapkan oleh semua pihak. 

"Pertama tentu ini kejadian yang tidak diinginkan oleh semua pihak. Beberapa hari itu aman-aman saja. Ini hari yang terakhir ya, tiba-tiba terjadi kejadian seperti ini. Sekarang sedang dalam proses penanganan investigasi oleh polresta," kata Sadewo kepada wartawan.

Menurutnya, prioritas pemerintah daerah saat ini adalah memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan medis secara maksimal.

Sadewo mengatakan akan mengunjungi korban yang dirawat di tiga rumah sakit, yakni RS DKT, RS Elisabeth, dan RS Ortopedi, bersama pihak penyelenggara.

"Dari pihak EO kemudian vendor, panitia. Jadi hari ini yang paling kita utamakan, saya akan menjenguk korban-korban yang ada di tiga rumah sakit. Rumah sakit DKT, Elisabeth dan di Ortopedi. Tentunya dengan pihak panitia penyelenggara ini," ujarnya. 

Sadewo mengatakan penanganan insiden selanjutnya berada di bawah koordinasi Polresta Banyumas.

Pemkab Banyumas juga akan membentuk command center dan menunjuk satu orang penanggung jawab informasi untuk mencegah simpang siur kabar di masyarakat.  

Ia juga mengimbau masyarakat tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi terkait insiden tersebut, terutama yang beredar di media sosial.

TAG:
#kejurnas drift
#tribun roboh
#purwokerto
#banyumas
#kecelakaan
Berita Terkait
Nahas, Suami Istri Tewas Tertimpa Truk Bermuatan Kayu di Banyumas
Nahas, Suami Istri Tewas Tertimpa Truk Bermuatan Kayu di Banyumas
Nahas, Suami Istri Tewas Tertimpa Truk Bermuatan Kayu di Banyumas
Nahas, Suami Istri Tewas Tertimpa Truk Bermuatan Kayu di Banyumas
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
Reaksi Cepat Polsek Semendo Menindaklanjuti Dugaan Pengeroyokan Terhadap Wartawan Selidik Kasus
Penemuan Janin Bayi di Kali Irigasi Kemang Bogor, Warga Digegerkan Temuan Dikira Boneka
Wartawan Media Selidik Kasus Dikeroyok Saat Liput Proyek Provinsi Sumatra Selatan Tanpa Papan Proyek Di Desa Karya Nyata
Dies Natalis ke-66, Unsri Tegaskan Komitmen Berdampak bagi Negeri dan Perkuat Kiprah Internasional
Setiap Hari Ada Berita KKN, Tapi Yang Paling Utama Adalah Endingnya! MAUNG: Berapa yang Dituntaskan
Indeks Berita