Bentrokan maut di Menteng berakhir damai, proses hukum tetap berjalan!

Bentrokan maut di Menteng berakhir damai, proses hukum tetap berjalan!
Foto: Garis polisi membentangi lahan kosong yang menjadi titik lokasi bentrokan antarwarga di kawasan Jalan Tambak, Pegangsaan, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (27/7/2026).
DAERAH
Selasa, 28 Jul 2026  13:33

Bentrokan yang melibatkan antar kelompok di Jalan Tambak Menteng, dan Matraman, berakhir damai. Hal tersebut terjadi setelah dilakukannya mediasi antara dua kelompok di Polda Metro Jaya.

"Kedua belah pihak sudah berdamai,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto kepada wartawan, Selasa (28/7/2026).

Namun kata Budi, proses hukum masih tetap berjalan di Polda Metro Jaya. Budi menjelaskan dalam bentrokan antar kelompok itu terdapat dua peristiwa tindak pidana yang terjadi yakni tindak pidana pengrusakan oleh kelompok tertentu dan penganiayaan yang menyebabkan seseorang meningal dunia.

Setelah terjadinya bentrokan tersebut, polisi memastikan tidak ada kegiatan susulan yang berpotensi terjadinya kericuhan susulan di lokasi kejadian.

"Tidak ada kegiatan-kegiatan susulan lainnya yang tadi sudah disampaikan langsung oleh pihak keluarga, ketua RT, termasuk dari pihak kuasa hukum dari korban," tutup Budi.

Sebagai informasi, polisi telah menetapkan tujuh orang sebagai tersangka yang terbagi menjadi dua kluster.

Sementara untuk pihak yang terlibat pengrusakan, polisi menetapkan inisial GNA, AJL, FAM, dan ELL. Kemudian tiga tersangka pelaku pengeroyokan yang diamankan inisial SA, AS, dan OR.

Sebelumnya, warga Kelurahan Pegangsaan dan keluarga korban meninggal dunia akibat bentrokan di Jalan Tambak, Pegangsaan Menteng, Jakarta Pusat sepakat berdamai dalam mediasi di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (27/7/2026).

Kedua belah pihak sepakat menyerahkan sepenuhnya proses penegakan hukum kepada kepolisian dan berkomitmen menjaga ketertiban lingkungan.

Ketua RT 08/04 Kelurahan Pegangsaan, Menteng, Ica Risanggeni, menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya korban bernama Paskalis dalam insiden ini.

"Kami ucapkan sedalam-dalamnya turut berduka cita atas meninggalnya rekan kita atas kejadian yang kemarin. Dan saya berharap pun juga untuk semua warga yang berada di lokasi Matraman sekitarnya mohon kita dapat menjaga kondusif daripada keamanan setempat," kata Ica di Mapolda Metro Jaya, Senin (27/7/2026).

Warga Kelurahan Pegangsaan dan keluarga korban meninggal dunia akibat bentrokan di Jalan Tambak, Pegangsaan Menteng, Jakarta Pusat sepakat berdamai dalam mediasi di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (27/7/2026).

Kedua belah pihak sepakat menyerahkan sepenuhnya proses penegakan hukum kepada kepolisian dan berkomitmen menjaga ketertiban lingkungan.

Ketua RT 08/04 Kelurahan Pegangsaan, Menteng, Ica Risanggeni, menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya korban bernama Paskalis dalam insiden ini.

"Kami ucapkan sedalam-dalamnya turut berduka cita atas meninggalnya rekan kita atas kejadian yang kemarin. Dan saya berharap pun juga untuk semua warga yang berada di lokasi Matraman sekitarnya mohon kita dapat menjaga kondusif daripada keamanan setempat," kata Ica di Mapolda Metro Jaya, Senin (27/7/2026).

TAG:
#bentrokan
#tawuran
#menteng
#jakpus
#jakarta
Berita Terkait
Berawal dari warung nasi uduk, bentrokan warga di Menteng makan korban 1 tewas
Berawal dari warung nasi uduk, bentrokan warga di Menteng makan korban 1 tewas
Berawal dari warung nasi uduk, bentrokan warga di Menteng makan korban 1 tewas
Berawal dari warung nasi uduk, bentrokan warga di Menteng makan korban 1 tewas
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
Dari Ojol hingga Buruh, Ribuan Elemen Masyarakat Deklarasikan Sabuk Kamtibmas Palembang
Eks Pangdam IV Diponegoro Widi Prasetijono didakwa gratifikasi di kasus lahan BUMD Cilacap
Rindu tak terbendung, bocah 10 tahun kayuh sepeda temui ayah di tahanan di Situbondo
Seusai antar orderan makanan malam-malam, driver ojol di Bandung hilang misterius
7 bulan tidak bertemu, istri ungkap pesan mengharukan dari korban main hakim sendiri di Morowali
Indeks Berita