Amankan demo 20 Oktober, Polda Metro Jaya kerahkan 9.505 personel gabungan

Amankan demo 20 Oktober, Polda Metro Jaya kerahkan 9.505 personel gabungan
Foto: Ilustrasi.
PERISTIWA
Selasa, 20 Okt 2026  10:12

Polda Metro Jaya bersama TNI dan unsur pemerintah daerah mengerahkan 9.505 personel gabungan untuk mengamankan 26 kegiatan penyampaian pendapat di muka umum atau demonstrasi serta 26 kegiatan masyarakat di wilayah hukum Polda Metro Jaya pada Selasa (20/10/2026).

Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Dadang Hartanto mengatakan, pengamanan dilakukan dengan mengedepankan pelayanan kepada masyarakat serta menghormati hak warga negara untuk menyampaikan pendapat.

"Konsep pengamanan kita hari ini adalah memberikan pelayanan kepada warga negara sebagai wujud bahwa negara kita adalah negara demokrasi," kata Dadang saat memimpin apel kesiapan di kawasan Monas, Jakarta Pusat.

Dadang menegaskan, penyampaian pendapat merupakan hak warga negara yang harus dihormati dan difasilitasi. Kehadiran personel gabungan bertujuan memastikan masyarakat dapat menyampaikan aspirasi dan menjalankan aktivitas sehari-hari dengan aman.

Ia mengingatkan seluruh personel agar menjaga profesionalisme, mengendalikan emosi, serta mengutamakan komunikasi dan pendekatan humanis dalam menghadapi dinamika di lapangan.

Menurut Dadang, setiap tindakan petugas harus dilakukan secara terukur, proporsional, dan sesuai dengan prosedur operasional standar (POS).

Sebanyak 9.505 personel gabungan terdiri atas unsur Polri, TNI, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dan pengamanan dalam (Pamdal).

Berikut perincian personel yang dikerahkan:

7.660 personel Polri.
1.540 personel TNI.
135 personel Pemda DKI Jakarta.
170 personel Pamdal.

Petugas ditempatkan di sejumlah titik kegiatan dengan mengedepankan pelayanan, komunikasi, dialog, serta pendekatan persuasif.

Dalam kesempatan yang sama, Pangdam Jaya Letjen TNI Deddy Suryadi menekankan pentingnya sinergi TNI-Polri untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat. Ia meminta petugas tetap memberikan ruang bagi warga yang ingin menyampaikan aspirasi secara tertib.

"Keberadaan aparat TNI-Polri yang ada di lapangan ini memberikan keamanan, kenyamanan, dan kesejukan untuk warga Jakarta," ujar Deddy.

Selain pengamanan demonstrasi, Polda Metro Jaya menyiapkan pelayanan lalu lintas untuk menjaga kelancaran mobilitas masyarakat. Rekayasa arus kendaraan akan diterapkan secara situasional sesuai kondisi di lapangan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengimbau masyarakat memantau informasi terbaru melalui akun media sosial resmi @poldametrojaya dan @tmcpoldametro.

Masyarakat yang membutuhkan bantuan kepolisian juga dapat menghubungi layanan Polisi 110.

"Melalui semangat `Polisi Bersama Masyarakat Saling Menjaga Ruang Publik sebagai Sarana Penyampaian Pendapat`, kami mengedepankan pelayanan agar aspirasi dapat disampaikan secara aman, tertib, dan damai, sekaligus menjaga aktivitas masyarakat lainnya," kata Budi.

Polda Metro Jaya mengajak masyarakat dan seluruh pihak yang terlibat untuk menjaga ketertiban selama kegiatan demonstrasi berlangsung agar penyampaian aspirasi dapat berjalan damai tanpa mengganggu keselamatan maupun aktivitas warga lainnya.

TAG:
#demo
#jakarta
#polda metro
Berita Terkait
Pedagang cermin korban kericuhan di Pejompongan meninggal, polisi ungkap kronologinya
Pedagang cermin korban kericuhan di Pejompongan meninggal, polisi ungkap kronologinya
Pedagang cermin korban kericuhan di Pejompongan meninggal, polisi ungkap kronologinya
Pedagang cermin korban kericuhan di Pejompongan meninggal, polisi ungkap kronologinya
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
Polda Sumsel Gelar Binrohtal Rutin Perkuat Keimanan dan Integritas Personel
Pemerintah Kabupaten Sukabumi Mengucapkan Selamat Hari Santri Nasional 22 Oktober 2026
Tim JaksaAgung Muda Pidana Militer  Audiensi dengan Pangdam I/BB di Medan
Korban Klaim Rugi Miliaran Rupiah, Terdakwa Kasus Dugaan Pemalsuan Surat Tak Ditahan, Kuasa Hukum Pertanyakan Keadilan
Budi Santoso Ikuti Bimtek Nasional PKS, Perkuat Wawasan Kepemimpinan dan Kebijakan Publik
Indeks Berita