Jelang ekshumasi, Polisi jaga ketat makam Sutrimo di Banyumas

Makam Sutrimo di Banyumas, Jawa Tengah, akan dijaga ketat oleh jajaran Polresta Banyumas menjelang pelaksanaan ekshumasi yang akan dilakukan oleh Polda Metro Jaya.
Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Yuliyanto mengatakan penjagaan dilakukan karena makam tersebut menjadi bagian penting dalam penyelidikan untuk mengungkap penyebab kematian Sutrimo.
"Ini adalah bukti penting untuk bisa mengetahui kejelasan dari peristiwa tersebut, maka tentu saja Polresta Banyumas ini akan intensif untuk jaga makam," jelas Yuliyanto saat ditemui di Mapolda Jateng, Senin (10/8/2026).
Rencana ekshumasi dilakukan setelah keluarga Sutrimo melaporkan dugaan adanya kejanggalan dalam kematian almarhum ke Polresta Banyumas pada Sabtu (8/8/2026).
Keluarga meminta polisi melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti kematian Sutrimo.
Libatkan dokter ahli
Yuliyanto mengatakan proses ekshumasi nantinya akan melibatkan sejumlah dokter ahli yang memiliki kompetensi dalam melakukan pemeriksaan jenazah yang telah dimakamkan.
Setelah proses ekshumasi selesai, hasil pemeriksaan akan kembali diuji di laboratorium.
Pengujian tersebut akan melibatkan tim dari Polda Metro Jaya, Polda Jawa Tengah, serta Polresta Banyumas.
"(Ekshumasi akan dilakukan oleh) para dokter ahli, dokter-dokter yang memang sudah terbiasa dan mempunyai kompetensi untuk melaksanakan ekshumasi," ujarnya.
Yuliyanto menambahkan, setelah penanganan laporan polisi (LP) secara resmi diserahkan kepada Polda Metro Jaya, perkembangan dan hasil ekshumasi selanjutnya akan disampaikan oleh Polda Metro Jaya.
"Nanti ketika sudah sah penyerahan penanganan LP ini ke Polda Metro, nanti teman-teman bisa konfirmasi (hasil ekshumasi) ke Polda Metro," tutupnya.











