Tak ada 'police line', begini kondisi rumah Susanah yang disebut Prabowo berpenghasilan Rp 700 Ribu per kg kupas bawang

Polisi memastikan tidak memasang police line di rumah Susanah (38), warga Cileungsi, Kabupaten Bogor, yang viral setelah disebut Presiden Prabowo Subianto sebagai buruh pengupas bawang bergaji Rp 700.000 per kilogram.
Kapolsek Cileungsi Kompol Edison mengatakan, pihaknya juga sudah mengecek langsung ke lokasi saat mendampingi Susanah dan suaminya, Didim (38), pulang dari Jakarta.
Saat itu, tak ada garis polisi yang terpasang di rumah Susanah.
"Di halaman rumahnya (Susanah) tidak ditemukan adanya garis police line," kata Edison dalam keterangannya, Selasa (18/8/2026).
Pada Selasa sore rumah Susanah tampak sepi dari aktivitas, hanya terlihat mesin jahit yang sehari-hari digunakan Susanah untuk menjahit kain lap majun dan tumpukan karung berisi bahan baku kain di depan rumah.
Tidak terlihat garis polisi ataupun aktivitas kepolisian di sekitar rumah Susanah.
Terpilih wakili Jawa Barat ke Jakarta
Edison menambahkan, Susanah sebelumnya terpilih sebagai perwakilan Jawa Barat untuk menghadiri acara HUT ke-81 RI di Istana Jakarta.
Susanah terpilih berdasarkan hasil seleksi Kementerian Sosial dengan mengacu pada data penerima Program Keluarga Harapan (PKH) dan survei rumah tidak layak huni.
Menurut Edison, data yang dilaporkan Kementerian Sosial juga sesuai dengan kondisi Susanah di lapangan.
Susanah diketahui bekerja sebagai pencuci ompreng salah satu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Klapanunggal sejak 2026 dan penjahit kain lap majun.
"Tanggal 12 Agustus 2026, dijemput tim dari BAKOM Istana untuk berangkat ke Istana mengikuti upacara," terangnya.
Viral setelah disebut Prabowo

Sosok Susanah menjadi perhatian publik setelah namanya disebut Prabowo dalam pidato kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR, DPR, dan DPD di Jakarta, Jumat (14/8/2026).
Saat itu, Prabowo memperkenalkan Susanah sebagai buruh harian pengupas bawang dengan upah sekitar Rp 700.000 per kilogram.
Namun, keluarga kemudian meluruskan informasi tersebut.
Susanah sebenarnya bekerja sebagai pencuci ompreng dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan penjahit kain lap majun.












