Cewek open BO tersangka tewasnya ASN BPN sindikat pemerasan, sudah berulang kali beraksi

Polisi menetapkan dua wanita menjadi tersangka karena memeras ASN Badan Pertanahan Nasional (BPN) Nias inisial AL (27) hingga berujung korban nekat melompat dari lantai 12 Apartemen Skyview Medan.
Kedua pelaku ini merupakan sindikat pemerasan yang sudah berulang kali beraksi.
Adapun kedua tersangka itu adalah FR (31) dan JS (29).
"Jadi, mereka ini salah satu bagian sindikat pemerasan dengan kedok seksual," kata Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Adrian Risky Lubis saat konferensi pers, Rabu (15/7/2026).
Adrian mengatakan para pelaku ini sudah bekerjasama sejak enam bulan terakhir.
Modusnya, jika salah satu dari mereka mendapatkan pelanggan lewat aplikasi MiChat itu, maka keduanya akan datang bersamaan.
"Kita sudah melakukan tes urine terhadap kedua tersangka itu, hasil tes urinenya negatif narkotika," sebutnya.
Kanit PPA Satreskrim Polrestabes Medan Iptu Dearma Sinaga mengatakan bahwa para pelaku ini melancarkan aksinya dengan memasang foto profil orang lain di aplikasi kencan itu.
Berdasarkan hasil pemeriksaan sejauh ini, para pelaku sudah tiga kali memeras pelanggannya.
Kejadian pertama dan kedua juga terjadi di hotel pada Maret dan April 2026 dengan nilai uang yang diperas sebesar Rp 1.000.000 dam Rp 2.500.000.
Sementara pemerasan ketiga terjadi kepada korban AL pada Juli 2026.
"Untuk perbuatan yang seperti ini, memeras, pelaku mengakui bahwa dia sudah beberapa kali melakukan pemerasan, dengan cara setelah dia melakukan deal-dealan, kemudian pada saat (pelayanan) tambahan dia (pelaku) minta biaya tambahan. Foto itu untuk nilai jual, biasanya dia (pelaku) ganti-ganti (fotonya)," pungkasnya.












